Renovasi Tampak Depan Rumah Bpk Yayan Madiun

Client : Bpk. Yayan
Luas Bangunan : 200 m2
Lokasi : Kota Madiun
Tahun : 2018

1. Konsep Desain: Modern Tropical Minimalist
Konsep ini menggabungkan kepraktisan minimalis dengan adaptasi iklim tropis Indonesia. Berikut adalah elemen-elemen kunci pembentuk konsepnya:
a. The Statement Screen (Partisi Laser Cutting)
– Fungsi Estetik: Menjadi focal point (pusat perhatian) bangunan yang mengimbangi fasad kotak yang kaku.
– Fungsi Praktis: Berperan sebagai secondary skin (kulit kedua) untuk menyaring sinar matahari berlebih dan menjaga privasi balkon tanpa menutup aliran udara.
b. Tekstur Alami & Material Earthy
– Penggunaan batu alam susun sirih pada dinding memberikan tekstur kasar yang membumi.
– Dipadukan dengan pagar kayu horizontal yang memberikan kesan ramah dan hangat pada area masuk (entrance).
c. Komposisi Geometris yang Dinamis
– Bingkai putih besar membingkai lantai dua secara asimetris, memberikan kesan arsitektur yang modern, bersih, dan berani.
– Pagar balkon putih vertikal memberikan kesan ringan dan transparan.

Kondisi awal rumah
Desain Tampak Depan

Bangunan 2 Lantai dengan ukuran 7,9 x 15,8 m ini awalnya adalah sebuah ruko yang berfungsi sebagai kantor yayasan. Dikarekanan adanya kebutuhan bagi keluarga akan sebuah rumah tinggal, akhirnya klien meminta bangunan ini disulap menjadi rumah dengan tanpa banyak membongkar struktur dan bangunannya.

Lokasi rumah ini terletak di tengah – tengah sebuah perumahan, berada ditepi jalan arteri yang cukup ramai. Klien menginginkan rumah berkonsep modern modern tapi ada kesan unik. Untuk menjawab tantangan tersebut, langkah awal adalah menutup atap ruko dengan sebuah bentuk tertentu, memanfaatkan dak beton dengan struktur yang ada.

Permainan material mulai dari cat, batu alam, pagar minimalis, pagar kayu, hingga besi laser cutting diterapkan disini. Pola laser cutting memiliki pola unik yang menjadikan focal point tersendiri. Lantai 2 dibingkai dengan bentuk kotak segi empat. Sedangkan untuk lantai 1 tidak mengubah banyak, hanya saja bagian gerbang dibuatkan sebuah portal putih untuk memberikan kesan minimalis sekaligus sebagai gerbang. Bagian belakang rumah tidak mengalami perubahan signifikan, hanya pengalihan ruang makan dan dapur yang ditempatkan di taman indoor. Taman ini sebagai pencahayaan dan sirkulasi udara serta untuk melepas penat.

View mata burung
Desain Interior
Tampak Depan

MULTIDESAIN_ARSITEK – WA: 0811-3057-880

Desain Rumah Minimalis 1 Lantai Bu Dyah

Client : Ibu Dyah
Luas bangunan : 145 m2
Lokasi : Kab. Madiun
Tahun : 2017

View Mata Burung

Rumah ini dibangun di atas dengan lahan dengan ukuran terbatas yakni 11,2 x 12,9 m. Berada di perumahan yang padat, lahan ini dikelilingi oleh bangunan tetangga. Tantangannya bagaimana membuat denah dengan jumlah ruang yang cukup banyak namun semua ruang harus mendapatkan sirkulasi dan cahaya matahari. Tantangan kedua yaitu dengan ruang yang banyak namun masih terasa lega.

Dengan pertimbangan diatas, disini kami membuat sebuah ruangan tengah yang menyambung tanpa sekat menjadi titik simpul semua ruang, dimana terdapat taman indoor di 3 penjuru arah mata angin. Lahan yang sangat terbatas mendorong untuk membuat sebuah portal tepat diatas GSB yang berfungsi sebagai tampak depan sekaligus menjadi pagar. Penggunaan atap limas adalah sebagai jawaban dari konfigurasi denah dan taman indoor sekaligus menjadikan mahkota yang serasi dengan konsepnya yakni gaya modern minimalis.

Tampak Depan
Tampak Depan

MULTIDESAIN_ARSITEK – WA: 0811-3057-880

Rumah Minimalis Modern Bapak Adek

Client : Bpk. Adek
Luas Bangunan : 116 m2
Lokasi : Perumahan Kotabaru Residence Jambi
Tahun : 2017

1. Filosofi Bangunan: The Grand Balance (Keseimbangan yang Agung)
Filosofi desain ini adalah tentang mencapai Harmoni melalui Simetri, Kekuatan, dan Sentuhan Kemewahan Abadi. Bangunan ini tidak berusaha menjadi yang paling futuristik, tetapi menjadi yang paling mapan, stabil, dan berkelas.
– Fasad Simetris (hampir): Menunjukkan keteraturan, stabilitas hidup, dan prinsip yang kuat.
– Kolom-kolom Besar dan Profil Atap: Mewakili ketangguhan, perlindungan, dan kewibawaan penghuninya.
– Ornamen Tempa (Wrought Iron): Melambangkan kehalusan rasa, apresiasi terhadap seni klasik, dan warisan nilai
(legacy).
– Tekstur Batu Alam: Melambangkan kekokohan pada bangunan tersebut

2. Konsep Desain: Classic-Modern Prestige (Prestise Klasik Modern)
Desain ini dengan cerdas memadukan elemen arsitektur klasik yang megah dengan kepraktisan hidup modern.
a. Perpaduan Gaya: Klasik vs. Modern
– Klasik: Terlihat jelas pada profil lisplang atap yang tebal, pagar tempa dengan ukiran lengkung, dan pilar-pilar tebal yang membingkai area tertentu.
– Modern: Terlihat pada penggunaan jendela kaca panjang (ribbon window) di sisi kiri, garis-garis pagar horizontal pada balkon, dan penggunaan material batu alam modern.
b. Hierarki Material dan Warna (Monokromatik Mewah)
– Penggunaan palet warna monokrom (hitam, putih, abu-abu) memberikan kesan mewah, bersih, dan tak lekang oleh waktu.
– Batu Alam Hitam pada area carport memberikan kesan kokoh dan maskulin.
– Batu Alam Krem/Cokelat di fasad atas memberikan sentuhan kehangatan yang kontras.

Tampak Depan Siang Hari

c. Fungsionalitas yang Mewah (Premium Functionality)
– Carport Luas: Desain memastikan fungsi parkir (mobil mewah seperti Range Rover dan motor besar) diakomodasi dengan elegan di bawah naungan struktur yang solid.
– Privasi yang Terbuka: Pagar tempa memberikan batas yang jelas, namun tetap memberikan visibilitas yang indah (see-through), menciptakan keterbukaan tanpa mengorbankan privasi penuh.
d. Detail yang Bercerita (Storytelling in Detail)
Elemen pagar tempa di balkon lantai dua berinteraksi harmonis dengan pagar utama di lantai satu, menciptakan bahasa desain yang konsisten.

Tampak Depan Malam Hari
View Mata Burung

MULTIDESAIN_ARSITEK – WA: 0811-3057-880

Rumah Joglo Modern Bpk. Alvin

Client : Bpk. Alvin
Lokasi : Ponorogo
Luas Bangunan : 175 m2
Tahun : 2017

1. Filosofi
Filosofi utama dari desain ini adalah keseimbangan hidup yang menghormati akar budaya leluhur sembari menyambut modernitas. Bangunan ini tidak membuang identitas Jawa, melainkan merayakannya dalam konteks masa kini.
– Atap Joglo/Limasan Kayu: Melambangkan status, kehormatan, ketenangan, dan keterbukaan masyarakat Jawa dalam menerima tamu (keramahtamahan).
– Warna Merah Menyala: Melambangkan keberanian (kendel), semangat hidup yang dinamis, dan energi positif yang mengalir dalam hunian.
– Batu Alam : Representasi dualitas harmoni (rwa bhineda atau keseimbangan alam) yang stabil, kokoh, dan tenang.

Tampak Depan

2. Konsep Desain: Contemporary Ethnic Fusion
Konsep ini meleburkan dua massa bangunan yang kontras menjadi satu kesatuan visual yang estetis dan fungsional.
a. Dekonstruksi Massa Bangunan (Dualisme Desain)
– Massa Kiri (Etnik-Tradisional): Area gazebo/paviliun panggung dengan struktur kayu dan atap Joglo/Limasan yang
megah. Sangat cocok untuk area komunal, bersantai, atau ruang keluarga terbuka.
– Massa Kanan (Modern-Minimalis): Bangunan utama berbentuk kubisme dengan garis-garis tegas, dinding bergaris horizontal, dan jendela berbingkai tebal yang fungsional.
b. Aksen Geometris Dinamis
– Penggunaan pilar vertikal berwarna merah terang memecah kebosanan fasad monokrom. Ini berfungsi sebagai penegas visual (visual marker) yang membuat fasad terlihat hidup.
– Bingkai batu alam hitam pada area pintu masuk (entrance portico) memberikan kesan masif, kokoh, dan berwibawa.
c. Materialitas dan Tekstur yang Kaya
– Kayu Alami: Menghadirkan kesan hangat, tropis, dan ramah lingkungan.
– Batu Alam Bertekstur: Memberikan kesan modern urban yang maskulin.
– Lantai Paving Blok Terbuka: Area halaman luas yang mencerminkan konsep pekarangan rumah Jawa yang lapang untuk sirkulasi udara dan interaksi sosial.

Tampak Samping

Rumah ini tadinya adalah rumah peninggalan kakek. Sebuah rumah kuno dari kayu yang rencananya akan direnovasi total. Posisi rumah joglo dan rumah sebelahnya memiliki kontur tanah yang berbeda (split level), lantai 1 dengan yang lain saling bertingkat. Bagian joglo dibuat dengan memanfaatkan sisa kayu jati dari orang tua. Membangun struktur joglo di lantai 2 agak sulit dikarenakan beban kayu yang berat serta ruangan dibawahnya memiliki bentangan ruang 8 m. Pada lantai 1 terdapat garasi, taman, ruang santai dan perpustakaan sedangkan lantai atasnya (joglo) yakni ruang keluarga dan kamar tidur.

Tampak Depan
View Mata Burung

Ruangan ini memilki konsep taman-taman indoor serta bukaan jendela yang lebar untuk meningkatkan kenyamanan penghuni terhadap sirkulasi udara. Ruang perpustakaan, ruang garasi dan ruang santai tidak terdapat sekat sehingga menjadi ruangan yang mengalir. Joglo di lantai 2 dapat diakses dari luar untuk memberi privasi bagi penghuninya. Joglo yang ditempatkan di lantai 2 memberi kesan berkelas yang mengangkat status penghuninya di masyarakat.

Desain interior Ruang Santai

MULTIDESAIN_ARSITEK – WA: 0811-3057-880