Luas bangunan : 547 m2
Lokasi : Slahung Ponorogo
Tahun 2022
KONSEP DESAIN BANGUNAN : THE GRANDEUR OF MODERN CLASSIC
1. ELEGAN DALAM KEMEWAHAN MODERN
Desain ini adalah sebuah penghormatan terhadap estetika klasik yang tak lekang oleh waktu, dipadukan dengan garis desain modern yang bersih dan tegas. Pilar-pilar Korintus yang menjulang bukan sekedar penyangga, melainkan simbol kekuatan dan kemapanan. Dominasi warna putih gading memberikan kesan bersih dan tenang sementara pencahayaan warm light disetiap sudutnya menciptakan atmosfer rumah yang hangat, namun tetap penuh wibawa.
2. PROFESIONAL & ARSITEKTURAL
Konsep bangunan ini menitikberatkan pada proporsi dan simetri. Dengan fasad yang lebar dan megah, bangunan ini memaksimalkan penggunaan elemen klasik seperti molding dinding, kolom-kolom besar berornamen dan jendela vertikal yang tinggi.
– Atap Perisai atau Limas: Memberikan sentuhan modern klasik agar bangunan tidak terlihat megah dengan dikelilingi
Listplank beton yang besar.
– Material: Penggunaan batu alam pada bangunan memberikan kesan “grounded” atau kokoh, serta dengan adanya ornamen
klasik juga memberikan kesan mewah, megah dan kokoh.
– Ruang Terbuka: Carport luas dan area landscape minimalis memastikan fungsionalitas tetap terjaga tanpa mengurangi
nilai estetika visual klasiknya.
3. PENCAHAYAAN & SUASANA
Setiap detail molding dan tekstur dinding dihidupkan oleh tata cahaya warm white yang elegan. Pencahayaan ini tidak hanya berfungsi sebagai penerangan, tetapi sebagai elemen dekoratif yang mengubah rumah menjadi ‘istana bercahaya’ di malam hari, memberikan kesan hangat dan homey di balik fasadnya yang megah.
Tampak DepanTampak DepanTampak DepanTampak DepanTampak DepanTampak DepanTampak DepanTampak Mata BurungTampak Mata BurungTampak Mata BurungJalan naik ke Teras UtamaArea Teras Samping & Taman DepanKolam Renang
Lokasi : Kota Jayapura – Irian Jaya
Tahun Pekerjaan : 2016
Luas Bangunan : 600 m2
Luas Lahan : 1.200 m2
A. Filosofi utama dari bangunan ini adalah perayaan atas pencapaian hidup, kemapanan, dan kehormatan keluarga. Arsitektur klasik dipilih bukan sekadar tren sesaat, melainkan simbol nilai-nilai kemewahan yang tak lekang oleh waktu (timeless).
1. Pilar-Pilar Kolosal (The Giant Order): Barisan tiang tinggi tegak lurus melambangkan pilar kehidupan yang kokoh, integritas, perlindungan, dan kestabilan kepemimpinan sang pemilik rumah.
2. Pedimen Segitiga (Fronton/Tympanum): Melambangkan atap peradaban yang tinggi, cita-cita yang mulia, dan mahkota kejayaan.
3. Pencahayaan Hangat (Cinematic Warm Lighting): Pencahayaan lampu sorot dari bawah ke atas (up-lighting) melambangkan kehangatan batiniah rumah sebagai pelabuhan pulang yang damai dan agung.
B. Konsep Desain: Classical Mediterranean & Neo-Palladian Estate
Konsep ini menitikberatkan pada kemewahan simetri proporsional dan adaptasi bangunan masif di kontur lahan perbukitan tropis.
1. Simetri Sempurna dan Proporsi Klasik (Classical Symmetry)
Mengadopsi prinsip arsitektur Palladian, fasad rumah ini ditarik secara simetris dari poros tengah (pedimen dan pintu utama). Desain simetris ini secara psikologis memberikan kesan visual yang stabil, tenang, dan berwibawa.
2. Kolom Dorik-Tuscan Kolosal
Penggunaan tiang-tiang bulat dengan kepala profil bertingkat (bergaya ordo klasik) yang menjulang langsung dari lantai dasar hingga menopang atap lantai dua. Ini memberikan ilusi bangunan yang jauh lebih tinggi dan megah.
3. Ornamen Besi Tempa Artistik (Wrought Iron Balustrade)
Untuk mengimbangi dinding dan tiang putih yang masif, pagar balkon menggunakan besi tempa bermotif floral lengkung yang rumit. Ini memberikan sentuhan keanggunan (softness) di antara struktur beton yang kaku.
4. Pondasi Batu Alam Topografi (Stone Bastion Foundation)
Karena dibangun di wilayah Jayapura yang cenderung berbukit, bangunan ini menggunakan dinding penahan tanah (retaining wall) dari susunan batu kali yang diekspos kasar. Ini sangat cerdas secara arsitektural untuk memberikan dasar yang kokoh, maskulin, dan menyatu dengan alam perbukitan Papua.
Lahan eksisting memiliki view yang memukau. Berada di atas bukit dengan pemandangan ke laut lepas Samudera PasificBentuk kontur lahan sangat curam namun menjadi sangat potensial karena memungkinkan lantai basement dan lantai utama mendapat view yang optimal
FINAL DESIGN :
Entrance Masuk. Ruang tamu dan kamar tamu dibuat terpisah untuk membedakan Zona Publik dan Zona PrivatView Mata Burung. Kondisi lahan yang menurun dimanfaatkan untuk membuat ruang basement sekaligus lantai bertingkatFasade Belakang yang malah menjadi Fasade utama dari jalan raya. Konsep mediteran klasik dengan semua ruangan menghadap lautView dari Carport sekaligus Ruang Santai Terbuka, langsung menghadap Samudera Pasific
Lokasi : Kabupaten Nabire – Papua
Tahun Pekerjaan : 2017
Luas Bangunan : 229 m2
A. Filosofi Bangunan
1. Keabadian dan Warisan (Timelessness & Heritage): Penggunaan pilar-pilar masif, ukiran (frieze) yang rumit di atas pintu masuk, dan bentuk lengkungan (arch) pada jendela dan pintu adalah simbol kuat dari arsitektur Klasik. Hal ini menunjukkan aspirasi akan keabadian, stabilitas, dan penghargaan terhadap warisan estetika yang agung, seolah bangunan ini memiliki sejarah panjang yang terus hidup.
2. Keseimbangan dan Harmoni (Balance & Harmony): Meskipun tidak sepenuhnya simetris secara sempurna (karena garasi di satu sisi), bangunan ini memancarkan kesan keseimbangan yang kuat. Pintu masuk utama yang megah menjadi pusat perhatian, dan proporsi antara elemen bangunan terlihat diatur dengan cermat. Hal ini mencerminkan pencarian keharmonisan antara estetika kuno dan kebutuhan modern.
3. Pencapaian dan Prestise (Success & Prestige): Skala bangunan yang besar, ornamen yang detail, dan warna putih yang mendominasi (simbol kemurnian dan status) memberikan aura kemewahan. Kehadiran dua mobil mewah (Ferarri dan Range Rover) semakin memperkuat filosofi tentang pencapaian material dan status sosial yang mapan.
B. Konsep Bangunan
1. Neoklasik Modern (Modern Neoclassical): Ini adalah konsep utama. Bangunan ini mengambil elemen-elemen kunci dari arsitektur Yunani dan Romawi kuno (seperti pilar, frieze, dan pedimen yang disederhanakan) tetapi diterapkan dengan pendekatan modern yang lebih bersih dan fungsional.
2. Integrasi Tekstur (Textural Integration): Penggunaan batu alam (cladding) pada dinding luar memberikan tekstur dan kehangatan yang kontras dengan kehalusan pilar dan ornamen putih. Ini menciptakan kedalaman visual dan kesan ‘membumi’ yang menyeimbangkan formalitas gaya klasik.
3. Konsep ‘Tropical-Neoclassical’ (Neoklasik Tropis): Ini adalah sentuhan penting untuk konteks tropis. Meskipun gayanya klasik Eropa, atap genteng merah bergaya ‘hip’ (perisai) yang curam, tanaman hijau (palem, semak) di halaman depan, dan jendela-jendela besar (casement windows) menunjukkan adaptasi terhadap iklim tropis yang membutuhkan pencahayaan alami dan sirkulasi udara yang baik.
Client : CEO of NGK Group
Lokasi : Kompleks Liverpool Estate Blok G1-2 Jambi
Tahun Pekerjaan : 2010
Luas Bangunan : 1.280 m2
Luas Lahan : 2.500 m2
3 Dimensi Konsep Awal. Penggunaan tiang-tiang setinggi 11 m mengelilingi rumah untuk memberikan kesan mewah. Drop off di bagian depan rumah untuk menurunkan penumpang.Posisi rumah di sudut/ hook disikapi dengan penggunaan kaca lengkung raksasa. Bagian samping adalah ruang garasi untuk 4 mobilDari depan rumah terlihat simetris dan kokoh dengan pemakaian tiang bulat berdiameter lebih dari 1 meter. Lantai rumah ditinggikan 1,5 m dari jalan untuk memberikan kesan gagah.Denah Lantai 1Denah Lantai 2
Rumah mewah ini milik pengusaha property di Jambi. Dengan luas bangunan 1280 m2, rumah ini memiliki 5 kamar tidur dan 5 kamar mandi. Berdiri di atas tanah seluas 2500 m2 dengan lebar depan 40 m. Konsep mediteran diaplikasikan melalui banyaknya profil dan tiang bercat marmer di sekeliling rumah, hingga pemakaian pohon serut sebagai tanaman depan rumah. Posisinya sebagai rumah Hook, disikapi dengan penggunaan kaca melengkung besar di sudut tangga.
Tiang utama di depan rumah memiliki diameter 1,2 m, membuat rumah ini berkesan megah dan gagah. Drop off untuk menurunkan penumpang memiliki lebar 6 m, cukup untuk 2 mobil. Bagian dalam rumah dengan teras pun terpisah oleh foyer berupa dinding yang diprofil dan diberi hiasan guci dari cina. Setiap anak tangga dalam rumah ini dihitung berdasarkan Feng Shui, yakni angka terakhir harus sisa 1 atau 2 yang melambangkan lahir dan hidup. Misalnya seperti anak tangga utama yang berjumlah 27 step. 27 jika dibagi 5 tersisa 2. Demikian juga step teras depan ada 2 dan step teras belakang ada 6. Tangga melingkar selebar 2 meter ini sepenuhnya terbuat dari granit impor. Sedangkan lantai rumah termasuk kamar mandi menggunakan Niro granite 80×80 agar mudah dalam perawatan.
Progress Pekerjaan 50%Proses pembuatan Tangga MelingkarPemasangan Drop Ceiling di atas Tangga MelingkarFinishing Handrail MarmerDetail Finishing TanggaSudut melengkung untuk merespons posisi tanah Hook. Siap dipasang kacaTangga Melingkar progress 100%Progress 100%. Rumah Mewah Desain Klasik MediteranSetting tata lampu, proses terakhir pembangunanRumah finish 100%. Rumah didesain, diawasi dan dikerjakan oleh arsitek Multi DesainTaman depan menggunakan serut, sejenis tanaman kurma untuk menambah kesan MediteranArsitek Multi DesainEntrance MasukProfil dan Jendela SudutTangga putar dengan finishing marmer dan railing besi tempaView void dengan lampu gantung yang artistikDapur dan Kitchen SetProgress 100%. Rumah Mewah Desain Klasik Mediteran
This luxury home owned by businessman properties in Jambi. With a building area of 1280 m2, this house has 5 bedrooms and 5 bathrooms. Standing on 2500 m2 of land with a front width of 40 m. Mediterranean concept is applied through the many profiles and painted marble pillars around the house, to the use of trees as a crop drawstring front of the house. Its position as home Hook, addressed with the use of a large curved glass in the corner of the stairs.
The main pole in front of the house has a diameter of 1.2 m, making it memorable stately homes and dashing. Drop off to disembark passengers have a width of 6 m, enough for two cars. The inside of the house with a porch was separated by a wall. Each dimentions scale in this house are calculated based on Feng Shui, the last digit must be a remainder of 1 or 2 which symbolizes birth and life. For example, as the main stairs totaling 27 steps. If the remaining 27 divided by 5 step 2. Likewise, there are two front porch and back porch step No 6. A circular staircase width of 2 meters is entirely made of granite imported. While the floor of the house including the bathroom using granite 80×80 to be easy to maintain.