Tag Archives: arsitek madiun

Rumah Joglo Modern Bpk. Alvin

Client : Bpk. Alvin
Lokasi : Ponorogo
Luas Bangunan : 175 m2
Tahun : 2017

1. Filosofi
Filosofi utama dari desain ini adalah keseimbangan hidup yang menghormati akar budaya leluhur sembari menyambut modernitas. Bangunan ini tidak membuang identitas Jawa, melainkan merayakannya dalam konteks masa kini.
– Atap Joglo/Limasan Kayu: Melambangkan status, kehormatan, ketenangan, dan keterbukaan masyarakat Jawa dalam menerima tamu (keramahtamahan).
– Warna Merah Menyala: Melambangkan keberanian (kendel), semangat hidup yang dinamis, dan energi positif yang mengalir dalam hunian.
– Batu Alam : Representasi dualitas harmoni (rwa bhineda atau keseimbangan alam) yang stabil, kokoh, dan tenang.

Tampak Depan

2. Konsep Desain: Contemporary Ethnic Fusion
Konsep ini meleburkan dua massa bangunan yang kontras menjadi satu kesatuan visual yang estetis dan fungsional.
a. Dekonstruksi Massa Bangunan (Dualisme Desain)
– Massa Kiri (Etnik-Tradisional): Area gazebo/paviliun panggung dengan struktur kayu dan atap Joglo/Limasan yang
megah. Sangat cocok untuk area komunal, bersantai, atau ruang keluarga terbuka.
– Massa Kanan (Modern-Minimalis): Bangunan utama berbentuk kubisme dengan garis-garis tegas, dinding bergaris horizontal, dan jendela berbingkai tebal yang fungsional.
b. Aksen Geometris Dinamis
– Penggunaan pilar vertikal berwarna merah terang memecah kebosanan fasad monokrom. Ini berfungsi sebagai penegas visual (visual marker) yang membuat fasad terlihat hidup.
– Bingkai batu alam hitam pada area pintu masuk (entrance portico) memberikan kesan masif, kokoh, dan berwibawa.
c. Materialitas dan Tekstur yang Kaya
– Kayu Alami: Menghadirkan kesan hangat, tropis, dan ramah lingkungan.
– Batu Alam Bertekstur: Memberikan kesan modern urban yang maskulin.
– Lantai Paving Blok Terbuka: Area halaman luas yang mencerminkan konsep pekarangan rumah Jawa yang lapang untuk sirkulasi udara dan interaksi sosial.

Tampak Samping

Rumah ini tadinya adalah rumah peninggalan kakek. Sebuah rumah kuno dari kayu yang rencananya akan direnovasi total. Posisi rumah joglo dan rumah sebelahnya memiliki kontur tanah yang berbeda (split level), lantai 1 dengan yang lain saling bertingkat. Bagian joglo dibuat dengan memanfaatkan sisa kayu jati dari orang tua. Membangun struktur joglo di lantai 2 agak sulit dikarenakan beban kayu yang berat serta ruangan dibawahnya memiliki bentangan ruang 8 m. Pada lantai 1 terdapat garasi, taman, ruang santai dan perpustakaan sedangkan lantai atasnya (joglo) yakni ruang keluarga dan kamar tidur.

Tampak Depan
View Mata Burung

Ruangan ini memilki konsep taman-taman indoor serta bukaan jendela yang lebar untuk meningkatkan kenyamanan penghuni terhadap sirkulasi udara. Ruang perpustakaan, ruang garasi dan ruang santai tidak terdapat sekat sehingga menjadi ruangan yang mengalir. Joglo di lantai 2 dapat diakses dari luar untuk memberi privasi bagi penghuninya. Joglo yang ditempatkan di lantai 2 memberi kesan berkelas yang mengangkat status penghuninya di masyarakat.

Desain interior Ruang Santai

MULTIDESAIN_ARSITEK – WA: 0811-3057-880

Rumah Sakit Hadi Medika Bekasi

RUMAH SAKIT HADI MEDIKA BEKASI
(PROPOSAL DESIGN)

Lokasi : Bekasi
Tahun Pekerjaan : 2018
Luas Bangunan : 3.900 m2

1. Filosofi Bangunan: Healing and Hope (Kesembuhan dan Harapan)
Filosofi utama dari desain rumah sakit ini adalah mengubah stigma fasilitas medis dari tempat yang menakutkan menjadi tempat pemulihan yang menenangkan dan optimis.
– Palet Warna Hijau dan Jingga/Oranye: * Hijau: Melambangkan kehidupan, pertumbuhan, kesegaran alam, dan kedamaian (ketenangan psikologis pasien).
– Jingga/Oranye: Melambangkan kehangatan, keramahan, optimisme, dan energi kesembuhan yang aktif.
– Bukaan Kaca Besar di Fasad Depan: Melambangkan transparansi, kejujuran pelayanan medis, serta keterbukaan terhadap cahaya matahari sebagai sumber kehidupan alami.
– Kanopi Tiang Penyangga Berbentuk Huruf ‘V’ (Diagonal): Melambangkan dukungan (support system), stabilitas, dinamisme gerak cepat dalam pelayanan darurat.

View Mata Burung

2. Konsep Desain: Contemporary Healing Environment (Lingkungan Penyembuhan Kontemporer)
Konsep ini menitikberatkan pada arsitektur modern yang fungsional sekaligus ramah secara psikologis bagi pasien dan staf medis.
a. Fasad Geometris Ekspresif (Dynamic Geometric Facade)
Elemen jendela trapesium besar yang menjorok keluar memberikan identitas arsitektur modern yang kuat. Ini tidak hanya estetis, tetapi juga berfungsi mengoptimalkan pencahayaan alami (daylighting) ke area lobi atau ruang tunggu utama.
b. Efisiensi Sirkulasi Area Luar (Emergency and Drop-off Flow)
Desain area bawah kanopi (drop-off) dibuat luas dan terbuka tanpa dinding masif. Hal ini memudahkan manuver armada ambulans dan mempercepat akses penurunan pasien kritis.
Terpencar jalur yang jelas antara area lobi utama dan jalur penunjang di samping bangunan.
c. Arsitektur Ramah Iklim Tropis (Tropical Sustainable Design)
– Kanopi Panjang (Overhang/Cantilever): Melindungi area pedestrian dan pintu masuk dari tempias hujan dan terik matahari langsung yang ekstrem di iklim Indonesia.
– Rongga Jendela Teratur: Ventilasi visual dan cahaya alami pada sayap bangunan menjaga ruangan di dalam tetap terang tanpa harus bergantung penuh pada pencahayaan buatan di siang hari.
d. Penanda Visual yang Jelas (Clear Wayfinding/Signage)
Menara pilar bertuliskan “HADI MEDIKA” menjulang vertikal dengan kontras warna oranye-hijau. Ini sangat fungsional di dunia medis agar fasilitas mudah dikenali dari kejauhan oleh masyarakat yang membutuhkan pertolongan cepat.

View Tampak Depan

MULTIDESAIN_ARSITEK – WA: 0811-3057-880

Rumah Minimalis Modern 2 Lantai Bpk Puryadi

Lokasi : Kota Madiun – Jawa Timur
Tahun Pekerjaan : 2018
Luas Bangunan : 99 m2
Luas Lahan : 99 m2

1. Filosofi Bangunan: The Modern Sanctuary (Tempat Bernaung yang Modern)
Filosofi utama dari bangunan ini adalah menciptakan ketenangan di tengah dinamika perkotaan melalui kesederhanaan bentuk dan kejujuran material. Rumah ini dirancang sebagai tempat pulang yang menenangkan, stabil, dan melindungi.
– Bentuk Kubisme (Kotak Geometris): Melambangkan keteraturan, kejujuran berpikir, dan stabilitas hidup penghuninya.
– Elemen Batu Alam (Cokelat dan Hitam): Melambangkan kekuatan yang membumi (grounded), ketahanan terhadap waktu, dan koneksi dengan alam.
– Palet Warna Netral (Putih, Abu-abu, Krem): Melambangkan kejernihan pikiran, kesederhanaan, dan kelapangan jiwa.

View Tampak Depan

2. Konsep Desain: Geometric Tropical Modernism
Konsep ini meleburkan kepraktisan gaya hidup modern yang fungsional dengan adaptasi lingkungan tropis yang nyaman.
a. Komposisi Massa dan Bingkai Geometris (Framing)
Desain ini menggunakan teknik framing (pembingkaian) kotak putih tebal pada lantai dua dan area pintu masuk (entrance). Pembingkaian ini memberikan kedalaman visual (depth) dan bayangan peneduh yang estetik.
b. Kolase Tekstur Material (Material Collage)
Fasad ini adalah permainan tekstur yang kaya:
– Halus: Dinding plester putih dan abu-abu yang bersih.
– Kasar Ringan: Batu alam susun sirih cokelat hangat pada pilar kiri.
– Kasar Berat: Tempelan batu alam tekstur tebal (batu palimanan/karang) di sisi kanan yang menjulang tinggi, serta aksen batu hitam di tengah.
Kombinasi ini mencegah bangunan terlihat monoton meski bentuk dasarnya adalah kotak minimalis.
c. Bukaan Vertikal Maksimal (Light & Air)
Penggunaan jendela kaca sudut (corner window) dan jendela vertikal tinggi memastikan cahaya alami masuk secara melimpah ke dalam rumah, menciptakan kesan interior yang luas dan sehat.
d. Lanskap yang Menyatu (Integrated Greenery)
Keberadaan taman mungil di depan dan pohon palem di sudut memberikan kontras warna hijau yang menyegarkan, melembutkan ketegasan garis-garis arsitektur bangunan.

View Mata Burung

Rumah ini berada di lahan dengan ukuran terbatas, yakni 9 x 11 m dengan sisi kanan kiri dan belakang diapit oleh bangunan tetangga. Tantangan yang dihadapi adalah bagaimana agar rumah ini tetap nyaman, tidak terasa sempit ketika dihuni serta tetap mendapatkan sirkulasi udara dan pencahayaan.

Rumah ini berkonsep minimalis modern, menggunakan genteng beton flat minimalis dengan atap limas dan tonjolan dinding yang vertikal dan horizontal. Aplikasi cat dinding ekseterior warna putih, abu–abu, coklat muda yang dikombinasikan dengan batu alam menjadikan rumah terlihat natural dan modern. Untuk sirkulasi dan pencahayaan dibuatkan taman indoor di bagian belakang.

View Tampak Depan

MULTIDESAIN_ARSITEK – WA: 0811-3057-880

Masjid akhsan d’lon karanganyar

Luas Bangunan : 540 m2
Lokasi : Kab. Karanganyar
Tahun 2018

A. Filosofi Bangunan: Hablum Minallah Wa Hablum Minannas
Filosofi utama dari rumah ibadah ini adalah merayakan hubungan vertikal yang khusyuk dengan Sang Pencipta, sekaligus menciptakan ruang horizontal yang ramah bagi sesama manusia.
1. Kubah Utama Bermotif Ketupat Geometris: Melambangkan keesaan Allah (Tauhid) yang menjadi pusat dari segala kehidupan. Pola anyaman geometris melambangkan keterikatan dan persatuan umat.
2. Serambi Terbuka yang Luas (Arcade): Melambangkan keterbukaan Islam dalam menyambut siapa saja (Rahmatan lil ‘Alamin), serta menjadi ruang peneduh sosial bagi masyarakat sekitar.
3. Menara Tinggi yang Ramping: Melambangkan seruan azan yang mengangkasa, pengingat waktu, dan mercusuar spiritual bagi lingkungan sekitarnya.

B. Konsep Desain: Neo-Vernacular Islamic Architecture
Konsep desain ini menggabungkan pakem arsitektur masjid nusantara dan Timur Tengah, lalu disederhanakan dengan pendekatan modern kontemporer yang bersih.
1. Reinterpretasi Lengkungan Klasik (Modern Arch)
Masjid ini menggunakan deretan lengkungan (arches) khas arsitektur Islam klasik pada area selasar/teritisan luar. Lengkungan ini tidak kaku, melainkan dibuat mulus dan bersih tanpa ukiran yang terlalu rumit, memberikan kesan modern namun tetap khidmat.
2. Atap Tumpang Nusantara & Kubah Hibrida
Menggunakan atap limasan tumpang (khas Nusantara) yang adaptif terhadap curah hujan tropis tinggi, yang kemudian di mahkotai oleh kubah bawang modern di puncaknya. Kombinasi ini sangat kontekstual untuk wilayah Karanganyar/Solo.

Tampak Depan

3. Palet Warna Bumi yang Menenangkan (Earthy & Warm Palette)
– Pemilihan warna cokelat mocha, krem hangat, dan putih bersih memberikan suasana tenang, teduh, dan khusyuk yang sangat dibutuhkan untuk area beribadah.
– Penambahan ornamen roster/krawangan berpola bintang segi delapan (Islamic pattern) pada dinding samping memberikan detail bayangan estetik sekaligus sirkulasi udara alami.
4. Batas Visual yang Ramah (Low Boundary Fencing)
Desain pagar depan dibuat rendah dengan ritme garis vertikal modern. Pagar ini memberikan fungsi pengamanan area halaman masjid, namun tidak menutup keindahan bangunan dari jalan raya utama.

Tampak Samping
View Mata Burung

MULTIDESAIN_ARSITEK – WA: 0811-3057-880

Rumah Minimalis Modern Bpk Jahid di Madiun

Lokasi : Kota Madiun – Jawa Timur
Tahun Pekerjaan : 2018
Luas Bangunan : 129 m2
Luas Lahan : 72 m2

A. Filosofi
Filosofi utama dari desain ini adalah menciptakan rumah sebagai oase kehangatan keluarga di tengah dinamika aktivitas urban yang padat. Rumah ini dirancang untuk menyambut kepulangan penghuninya dengan atmosfer yang menenangkan dan ceria.
1. Atap Pelana Bertingkat (Layered Gable Roof): Melambangkan perlindungan yang kokoh terhadap cuaca tropis, sekaligus penghormatan terhadap bentuk atap tradisional nusantara yang tak lekang oleh waktu.
2. Palet Warna Kuning Mustard, Krem, dan Putih: Melambangkan kegembiraan, optimisme, kecerahan pikiran, dan energi positif di dalam rumah.
3. Pilar Vertikal Cokelat: Melambangkan pohon-pohon di alam—tegak, kuat, menopang, dan memberikan kestabilan bagi seluruh struktur bangunan.

B. Konsep Desain: Dynamic Tropical Minimalism
Konsep ini menggabungkan efisiensi tata ruang minimalis dengan ekspresi fasad yang dinamis untuk merespons iklim tropis.
1. Geometri Fasad yang Dinamis & Ekspresif
– Rumah ini tidak kaku. Adanya permainan sudut serong (bevel/angled corner) pada kanopi lantai dua di atas balkon memberikan karakter arsitektur yang unik dan tidak monoton.
– Kotak jendela menjorok (protruding window box) di sisi kanan lantai dua memberikan aksen visual modern yang tegas.
2. Kolase Tekstur dan Aksen Komposisi
Fasad ini memadukan berbagai bahasa visual yang kaya:
– Batu Alam Susun Sirih: Memberikan tekstur alami yang membumi di tengah dinding plesteran halus.
– Roster Beton: Memberikan aksen bayangan dan ventilasi udara pasif.
– Panel Pola Catur (Checkered Wall): Bidang dekoratif kotak-kotak di atas garasi samping sebagai elemen kejutan (surprise element) modern yang memecah kebosanan dinding masif.

3. Adaptasi Iklim Tropis (Climate Responsive)
Teritisan atap yang cukup lebar melindungi dinding dari paparan panas matahari langsung dan tempias hujan.
Bukaan jendela yang tinggi dan balkon luas di lantai dua dirancang untuk menangkap angin alami (cross ventilation) secara optimal.
4. Zonasi Fungsional Kompak
Pagar depan yang simpel menjaga privasi taman mungil tanpa memutus koneksi visual dengan tetangga.
Desain pintu lipat garasi putih yang praktis untuk kemudahan mobilitas harian kendaraan roda empat maupun roda dua di lahan perkotaan.

desain rumah minimalis modern bpk jahid di madiun oleh multi desain arsitek madiun

MULTIDESAIN_ARSITEK – WA: 0811-3057-880

Gedung Aula Putri PP Walisongo Ponorogo

Lokasi : Pondok Pesantren Walisongo Ngabar Ponorogo
Luas Bangunan : 600 m2
Tahun Pekerjaan : 2016

A. Filosofi Bangunan
1. Keabadian dan Warisan (Timelessness & Heritage): Penggunaan pilar-pilar masif (order Korintus) dan pedimen (segitiga di atas pilar) adalah simbol kuat dari arsitektur klasik (seperti di Roma dan Yunani kuno). Hal ini menunjukkan keinginan agar bangunan ini tidak lekang dimakan waktu, memancarkan aura keabadian, dan menghargai nilai-nilai warisan sejarah yang agung.
2. Keberhasilan dan Prestise (Success & Prestige): Skala bangunan yang masif, tinggi, dan ornamen yang rumit melambangkan pencapaian dan status sosial pemiliknya. Pencahayaan emas yang hangat mempertegas kesan kemewahan dan kesuksesan yang ingin ditampilkan kepada publik.
3. Cahaya dan Pencerahan (Light & Enlightenment): Kubah kuning menyala di puncaknya bukan sekadar penutup atap, tetapi simbol ‘Mahkota’ atau ‘Puncak Pencerahan’. Ini menunjukkan aspirasi pemilik untuk mencapai tingkat pemahaman atau pencapaian tertinggi, baik secara spiritual maupun material.

Kaca Jendela yang menerus ke atas dan menghadap Timur ini berfungsi memaksimalkan pencahayaan siang hari

B. Konsep Bangunan
1. Neo-Klasik yang Megah (Grand Neo-Classical): Ini adalah konsep utama. Bangunan ini mengambil elemen-elemen klasik (pilar, pedimen, kubah) tetapi diterapkan pada konteks hunian atau gedung modern yang besar. Gaya ini menciptakan kesan formal, simetris, dan ‘berkuasa’.
2. Integrasi Kehidupan Mewah Modern (Integration of Modern Luxury):
– Elemen Hunian: Atap genteng merah yang terlihat di samping pilar menunjukkan bahwa ini adalah bangunan fungsional (kemungkinan hunian mewah atau kantor) dan bukan sekadar monumen atau museum.
– Kenyamanan Modern: Kehadiran mobil mewah (sedan perak) yang terparkir di depan, taman yang tertata rapi, dan pencahayaan eksterior yang canggih menunjukkan konsep kehidupan modern yang berkelas tinggi.
3. Konsep ‘Sintesis Langit dan Bumi’ (Celestial-Terrestrial Synthesis):
– Langit: Latar belakang langit malam berbintang yang sangat dramatis dan luas adalah elemen konsep yang kuat. Ini menghubungkan kemegahan buatan manusia (bangunan) dengan kemegahan alam semesta (kosmos).
– Bumi: Taman di bagian depan dengan tanaman hijau dan bunga-bunga berwarna-warni menjaga bangunan agar tetap membumi, memberikan sentuhan kehangatan alam yang kontras dengan formalitas batu bangunan.

Perspektif Tampak Depan. Aula dengan Gaya Klasik Timur Tengah
View Mata Burung

MULTIDESAIN_ARSITEK – WA: 0811-3057-880