Tag Archives: asrama santri

Asrama PP Darunnajah 24 Serang

Luas bangunan : 2973 m2
Lokasi : PP Darunnajah 24 Serang
Tahun 2022

1. Konsep Estetika: “The Grand Archway”
– Bangunan ini menonjolkan deretan lengkungan (arch) yang berulang, menciptakan ritme visual yang megah dan religius.
– Simetri Sempurna: Desain fasad yang simetris memberikan kesan stabil, kokoh, dan disiplin, mencerminkan karakter kehidupan di dalam asrama.
– Identitas Warna: Penggunaan warna hijau tosca yang dipadukan dengan putih bersih memberikan kesan tenang, sejuk, dan identik dengan nuansa Islami modern.

2. Detail Arsitektural & Dekoratif
– Integrasi Menara & Kubah: Di kedua sisi ujung bangunan terdapat struktur menyerupai menara dengan kubah kecil berwarna biru, mempertegas fungsi bangunan sebagai bagian dari institusi pendidikan agama atau pondok pesantren.
– Ornamentasi Mashrabiya: Penggunaan panel dekoratif bermotif geometris (laser cut) pada bagian menara memberikan sentuhan seni Islam klasik sekaligus berfungsi sebagai penghalang panas matahari tanpa menutup sirkulasi udara.
– Lengkungan Pointed Arch: Bentuk jendela dan selasar yang meruncing ke atas merupakan adaptasi arsitektur gotik Islami yang memberikan kesan bangunan lebih tinggi dan elegan.

Tampak Depan

3. Aspek Fungsional
– Open Corridor System: Selasar yang terbuka di setiap lantai memastikan bangunan memiliki sirkulasi udara alami yang maksimal, sangat penting untuk kenyamanan hunian komunal seperti asrama.
– Multi-Storey Efficiency: Struktur tiga lantai dengan deretan kamar yang seragam memaksimalkan kapasitas lahan untuk menampung banyak penghuni dalam satu area terintegrasi.

Tampak Depan
Tampak Mata Burung
Tampak Depan Gerbang
Tampak Mata Burung Gerbang

Gedung Maryam PP Walisongo Ngabar

Luas bangunan : 845 m2
Lokasi : Pondok Pesantren Walisongo Ngabar Putri Ponorogo
Tahun 2022

Bangunan ini menampilkan desain arsitektur yang simetris dan monumental, memadukan estetika modern yang bersih dengan elemen dekoratif Islam tradisional. Fokus utamanya adalah pada pengulangan pola dan harmoni antara bentuk geometris dan warna yang cerah, menciptakan identitas visual yang unik.

Poin-Poin Utama Konsep:
1. Simetri dan Pengulangan yang Monumental: Desain fasad mengutamakan simetri yang sempurna dengan tujuh modul arsitektur yang berulang. Pengulangan ini menciptakan kesan teratur, stabil, dan agung. Pilar-pilar vertikal yang kokoh membingkai setiap modul, menekankan ketinggian dan karakter bangunan.
2. Arsitektur Islam Neo-Klasik: Bangunan ini menggabungkan bentuk lengkungan lancip (pointed arches) yang ikonik pada lantai atas dengan struktur geometris yang lebih modern pada lantai-lantai di bawahnya. Lengkungan ini tidak hanya dekoratif tetapi juga berfungsi untuk memberikan pandangan yang luas dan mengundang cahaya alami ke dalam.
3. Identitas Warna yang Berani: Penggunaan warna hijau limau (lime green) yang cerah dan menonjol pada elemen-elemen struktur utama memberikan karakter yang kuat dan menyegarkan. Warna ini kontras dengan warna putih bersih pada dinding dan pilar, serta warna cokelat alami pada pintu-pintu kayu, menciptakan komposisi visual yang dinamis dan seimbang.

Tampak Depan

4. Cahaya dan Zikir sebagai Elemen Fungsional dan Estetik:
– Cahaya Alami: Penggunaan jendela-jendela besar berbentuk lengkungan lancip di lantai atas dan panel kisi-kisi pada lantai-lantai di bawahnya memastikan masuknya cahaya alami yang maksimal ke dalam bangunan. Ini tidak hanya hemat energi tetapi juga menciptakan suasana yang terang, lapang, dan nyaman bagi pengguna.
– Panel Kisi-Kisi Mashrabiya: Panel kisi-kisi geometris yang rumit (terinspirasi dari mashrabiya) pada balkon dan lantai dasar memberikan privasi, menyaring cahaya matahari yang terik, serta memungkinkan sirkulasi udara alami.
– Pagar dengan Tulisan Zikir: Pagar balkon pada lantai tengah menampilkan detail yang sangat istimewa: bentuk tulisan zikir atau kaligrafi Arab yang dieksekusi dengan font modern yang bersih. Ini bukan sekadar dekorasi, melainkan pengingat spiritual yang menyatu dalam desain.
5. Identitas dan Penamaan yang Jelas: Penulisan nama bangunan “AL – DZIKRA” dengan huruf kapital di bagian paling atas fasad memastikan identitas bangunan dapat dikenali dengan jelas dan monumental dari kejauhan.

Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Samping
Tampak Mata Burung

MULTIDESAIN_ARSITEK CP/WA : 0811-3057-880

Asrama Khadijah PP Walisongo Ngabar

Luas bangunan : 932 m2
Lokasi : Pondok Pesantren Walisongo Ngabar Ponorogo
Tahun 2021

Desain gedung asrama putri ini mengusung tema Neo-Islamic Modernism. Bangunan ini dirancang untuk menciptakan lingkungan hunian yang tidak hanya fungsional sebagai tempat tinggal, tetapi juga menjadi ruang yang menginspirasi ketenangan, kedisiplinan, dan kemuliaan akhlak bagi para santriwati.
1. Identitas Visual “Khadijah”:
Penggunaan nama “Khadijah” pada fasad atas dengan tipografi kufi modern memberikan identitas yang kuat. Sosok Siti Khadijah disimbolkan melalui ketegasan struktur namun tetap memiliki kelembutan melalui detail ornamen, mencerminkan sosok wanita yang mandiri, cerdas, dan religius.
2. Fasad Geometris Islami (The Arch Rhythm):
Elemen dominan berupa deretan lengkungan lancip (pointed arches) yang berulang menciptakan ritme visual yang harmonis. Bentuk lengkungan ini mengadopsi arsitektur klasik Timur Tengah yang disederhanakan secara minimalis untuk memberikan kesan bersih dan kontemporer.

Tampak Depan

3. Aksen Menara Ornamen (Ornamental Totem):
Di kedua ujung bangunan terdapat elemen vertikal menyerupai menara pipih yang diisi dengan pola Arabesque/Mashrabiya. Detail ini berfungsi sebagai penyeimbang visual agar gedung tidak terlihat monoton, sekaligus memberikan tekstur artistik yang menawan saat terkena cahaya matahari.
4.Permainan Warna “Freshness & Purity”:
Warna hijau limau (lime green) yang dominan melambangkan kesegaran, pertumbuhan, dan kehidupan. Dipadukan dengan warna putih bersih pada bingkai struktur, kombinasi ini menciptakan atmosfer yang ceria dan energik, sangat cocok untuk psikologi remaja putri agar tetap semangat dalam menuntut ilmu.

Tampak Depan
Tampak Mata Burung

MULTIDESAIN_ARSITEK CP/WA : 0811-3057-880

Asrama Putri Siti Hajar 2 – PP Walisongo Ngabar

Client : Yayasan Majlisu Riyasatil Ma’had
Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar
Lokasi : Ngabar Kab. Ponorogo Jawa Timur
Tahun : 2016
Ukuran Lantai Dasar : 13 x 40 m (3 lantai)

1. Filosofi Desain
“Kesucian Karakter, Keteguhan Iman”
Bangunan ini dirancang untuk merepresentasikan sebuah wadah pendidikan bagi santriwati yang menjunjung tinggi akhlakul karimah dan kejernihan ilmu.
– Fasad Lengkungan Runcing (Pointed Arches): Bentuk lengkungan yang mengerucut ke atas melambangkan arah ketaatan dan doa yang terus dipanjatkan vertikal kepada Allah SWT (Hablum Minallah).
– Simbolisme Warna Hijau Terang: Mewakili kehidupan, kedamaian, kesegaran berpikir, dan keteduhan spiritual yang menjadi ciri khas lingkungan pesantren Nusantara.

2. Konsep Arsitektur
a. Modern Neo-Islamic Architecture
Bangunan ini mengambil pakem estetika arsitektur Islam klasik namun dieksekusi dengan garis-garis geometris modern yang bersih dan tegas.
– Gubahan Pengulangan (Rhythm of Arches): Pengulangan modul lengkungan di sepanjang fasad memberikan kesan bangunan yang monumental, anggun, dan berwibawa.
– Ornamen Krawangan (Geometric Mashrabiya): Panel bermotif geometri Islam di kedua sayap gedung bertindak sebagai ventilasi udara alami sekaligus perisai privasi bagi santriwati (hijab arsitektural).

b. Privasi dan Kenyamanan Berasrama (Privacy & Safety)
Sebagai asrama putri, desain bangunan sangat memperhatikan batas-batas privasi internal.
– Koridor Terbuka Lebar (Deep Verandas): Koridor di setiap lantai ditarik agak menjorok ke dalam dari muka bangunan. Hal ini berfungsi ganda: menghalau tampias hujan tropis dan terik matahari, serta melindungi pandangan luar langsung ke dalam area kamar tidur santriwati.
– Kaligrafi pada Fasad Dalam: Penempatan kaligrafi kufi/tsuluts di dinding dalam koridor memberikan pengingat zikir harian yang melekat secara visual bagi para penghuni.
c. Fungsionalitas Tropis Hemat Energi
Ventilasi Silang (Cross Ventilation): Bukaan arch yang tinggi dan kisi-kisi vertikal putih di sudut-sudut bangunan memaksimalkan sirkulasi udara bebas, menjaga kelembapan ruangan tanpa bergantung penuh pada pendingin udara buatan.

MULTIDESAIN_ARSITEK – WA: 0811-3057-880