Luas bangunan : 193 m2
Lokasi : Jl. Salak Madiun
Tahun 2022
1. Filosofi: “Transparansi & Kedalaman”
– Filosofi utama rumah ini adalah keterbukaan jiwa yang tetap memiliki ruang refleksi pribadi. Penggunaan kaca besar
yang mendominasi fasad mencerminkan gaya hidup yang transparan dan jujur.
– Visi yang Jelas: Jendela berbentuk pelana (pitched roof) yang sepenuhnya kaca melambangkan kejernihan pandangan dan
keterhubungan antara penghuni dengan alam (langit dan cahaya).
– Kehangatan di Tengah Modernitas: Penggunaan material bata merah yang membingkai area beton melambangkan bahwa di
balik kemajuan teknologi dan desain modern, kehangatan keluarga (simbol bata tradisional) tetap menjadi inti dari
rumah.
2. Konsep Arsitektur
Rumah ini menggunakan pendekatan Neo-Vernakular Modern, di mana bentuk atap tradisional disederhanakan menjadi garis-garis geometris yang bersih.
A. Tipologi “A Frame” Modern
– Atap: Bentuk segitiga pada lantai atas adalah interpretasi modern dari atap pelana. Dengan menghilangkan teritisan
(overstek), bangunan terlihat lebih sleek, minimalis, dan sangat khas gaya Nordik/Skandinavia.
– Dinding Trapezoide: Permainan sudut miring pada bingkai dinding di sebelah kiri memberikan efek kedalaman (depth) dan
perspektif yang unik, menciptakan bayangan yang berubah-ubah sepanjang hari.

B. Materialitas Kontras
– Bata Ekspos & Tekstur Semen: Kombinasi bata merah yang kasar dengan dinding semen bertekstur menciptakan palet warna
bumi yang maskulin namun tetap terasa akrab.
– Grid Hitam pada Kaca: Bingkai jendela berwarna hitam memberikan garis penegas (kontur) yang kuat, memastikan bangunan
terlihat kokoh meski didominasi elemen kaca.

C. Privasi Berlapis
– Pagar Wood-Plastic Composite (WPC): Penggunaan pagar dengan elemen kayu horizontal memberikan privasi pada lantai
dasar tanpa membuat rumah terlihat tertutup sepenuhnya.
– Pencahayaan Fasad: Lampu dinding (sconce) yang menyorot ke atas dan ke bawah pada panel semen memberikan dimensi
tekstur yang dramatis saat senja
