Tag Archives: pondok pesantren walisongo ngabar

Warehouse Ponpes Walisongo Ngabar Ponorogo

Luas bangunan : 267 m2
Lokasi : Ponorogo
Tahun 2022

“The Dynamic Hub: Efisiensi dalam Balutan Ekspresi Modern”
Konsep utama bangunan ini adalah Industrial Kontemporer yang mengedepankan fungsionalitas ruang kerja namun tetap memiliki identitas visual yang kuat dan dinamis.
1. Atap Lengkung (Aerodynamic Roof):
Berbeda dengan gudang konvensional, penggunaan struktur atap melengkung memberikan kesan dinamis dan modern. Secara fungsional, bentuk ini membantu aliran udara internal yang lebih baik dan memberikan volume ruang yang lebih tinggi di bagian tengah.
2. Fasad Geometris & Reflektif:
Adanya detail kaca dekoratif dengan pola segitiga (diamond cut) di bagian atas fasad tidak hanya berfungsi sebagai sumber pencahayaan alami, tetapi juga memberikan sentuhan artistik yang futuristik pada bangunan.

Tampak Depan

3. Struktur Kanopi “Cantilever” Minimalis:
Penggunaan kanopi dengan penyangga miring (V-shape column) menciptakan area bongkar muat dan parkir yang luas tanpa banyak hambatan tiang, sekaligus memberikan karakter desain yang ringan namun kuat.
4. Palet Warna Industrial Maskulin:
Dominasi warna Dark Grey (Abu-abu Tua) memberikan kesan profesional, bersih, dan tangguh. Warna ini sangat praktis untuk bangunan komersial karena lebih tahan terhadap debu dan cuaca, namun tetap terlihat elegan.

Tampak Samping
Tampak Depan
Detail Depan
Detail Depan

Sekolah bergaya Modern Kontemporer di Ponorogo

Luas bangunan : 809 m2
Lokasi : MI Mambaul Huda PP Walisongo Ngabar Ponorogo
Tahun 2022

1. Fasad Geometris: “The Pattern of Knowledge”
– Elemen paling menonjol dari bangunan ini adalah permainan pola segitiga pada fasad lantai atas.
– Komposisi Mozaik: Penggunaan panel kaca dan dinding berbentuk segitiga dengan gradasi warna biru, kuning, dan putih menciptakan tampilan visual yang dinamis dan energik, mencerminkan semangat belajar siswa.
– Ornamen Arabesque: Di dalam pola-pola segitiga tersebut terdapat detail laser cut bermotif bintang/geometris Islami yang memberikan identitas religius secara halus dan modern.

Tampak Depan

2. Tipografi Arsitektural & Identitas
– Kalligrafi Kufi: Pada dinding lantai dasar, terdapat deretan kaligrafi bergaya Kufi yang diintegrasikan sebagai elemen dekoratif fasad. Hal ini mempertegas fungsi gedung sebagai tempat menimba ilmu agama.
– Branding yang Terintegrasi: Pemasangan logo dan nama madrasah dilakukan dengan gaya minimalis menggunakan channel letter yang bersih, memberikan kesan profesional dan rapi.

Tampak Depan

3. Struktur Modern & Terbuka
– Konsep Cantilever: Lantai atas yang tampak sedikit menjorok keluar memberikan perlindungan (teritisan) alami bagi selasar di lantai bawah dari panas matahari dan hujan.
– Flat Roof Design: Penggunaan atap datar (dak beton) dengan aksen warna oranye di bagian bawahnya memperkuat kesan arsitektur kontemporer yang sedang tren saat ini.
– Open Ground Floor: Area lantai bawah didesain dengan banyak bukaan dan pilar-pilar putih, menciptakan ruang sirkulasi yang luas untuk interaksi siswa di luar kelas.

Tampak Mata Burung
Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Samping

Gedung Kelas Bergaya Mediteran di Ponorogo

Luas bangunan : 1317 m2
Lokasi : Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar Putri Ponorogo
Tahun 2022

1. Gedung Pendidikan Al-Kautsar 2 (GEDUNG-ZAENAB2.jpg)
– Bangunan ini mengusung konsep “Luminous Islamic Modernism”, yang menonjolkan kecerahan dan pertumbuhan.
– Vibrant Identity: Penggunaan warna hijau limau (lime green) yang dominan melambangkan kesegaran, pertumbuhan, dan energi muda yang positif di lingkungan pendidikan.
– Vertical Ornamentation: Panel dekoratif laser-cut bermotif bintang geometris yang menjulang vertikal memberikan aksen estetika Islami sekaligus mempertegas ketinggian gedung.
– Efficient Multistory: Struktur empat lantai dengan koridor terbuka memastikan kapasitas ruang kelas yang maksimal dengan sirkulasi udara yang lancar bagi para siswa.

Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Samping
Tampak Mata Burung

MULTIDESAIN_ARSITEK WA: 0811-3057-880

Gd Kelas PP Darul Abidin Lombok

Luas bangunan : 1176 m2
Lokasi : Pondok Pesantren Darul Abidin Lombok
Tahun 2022

Bangunan berlantai empat yang memadukan keindahan arsitektur Islam dengan sentuhan modern. Warna hijau yang dominan melambangkan kesegaran, pertumbuhan, dan kedamaian, menciptakan suasana yang menyejukkan.

Jendela-jendela besar dengan motif ornamen Islam yang rumit memberikan kesan elegan dan memancarkan cahaya alami yang melimpah ke dalam ruangan. Dua menara di kedua sisi dengan puncak kubah yang indah menambah kemegahan dan keagungan bangunan ini.

Halaman depan yang luas dengan hamparan paving block menciptakan ruang terbuka yang ramah dan mengundang. Suasana sekitar yang tenang dan asri menambah kenyamanan bagi penghuni bangunan.

Darul Abidin, sebuah perwujudan keindahan dan fungsi yang selaras, siap menjadi rumah yang nyaman dan penuh inspirasi bagi mereka yang bernaung di dalamnya.

Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Mata Burung

Gedung Kelas Bergaya Kontemporer Bermotif Sarang Lebah

Luas bangunan : 1018 m2
Lokasi : Pondok Pesantren Wali Songo Ngabar Putra Ponorogo
Tahun 2022

Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Mata Burung
Tampak Mata Burung

Gedung Makan Putri Bergaya Modern

Luas bangunan : 688 m2
Lokasi : Pondok Pesantren Walisongo Ngabar Putri Ponorogo
Tahun 2022

1. Arsitektur:
Desain bangunan ini menonjolkan gaya arsitektur industrial yang fungsional dengan sentuhan estetika kontemporer. Fasad bangunan didominasi oleh perpaduan material bata merah ekspos yang memberikan kesan hangat dan autentik, serta struktur beton putih yang kokoh dan modern. Atap berbentuk kubah memberikan identitas visual yang kuat dan memungkinkan sirkulasi udara yang lebih baik di dalam ruangan.
2. Konsep Terbuka:
Lantai bawah restoran ini didesain dengan konsep terbuka sepenuhnya, menghilangkan batasan antara ruang dalam dan ruang luar. Hal ini memberikan kebebasan bagi para tamu untuk menikmati suasana alam sekitar sambil bersantap, menciptakan suasana yang terang dan nyaman.

Tampak Depan

3. Sentuhan Alam:
Adanya tanaman hijau yang ditempatkan di area balkon dan taman kecil di depan restoran memberikan kesan asri dan menyegarkan. Hal ini juga membantu menciptakan suasana yang lebih damai dan santai bagi para tamu.
4. Area Duduk Bervariasi:
Bangunan restoran ini menawarkan berbagai jenis area duduk, mulai dari area komunal yang santai di lantai bawah hingga area makan yang lebih pribadi di lantai atas. Hal ini memberikan fleksibilitas bagi para tamu untuk memilih tempat duduk yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Tampak Samping
Tampak Mata Burung

MULTIDESAIN_ARSITEK CP/WA : 0811-3057-880

Gedung Maryam PP Walisongo Ngabar

Luas bangunan : 845 m2
Lokasi : Pondok Pesantren Walisongo Ngabar Putri Ponorogo
Tahun 2022

Bangunan ini menampilkan desain arsitektur yang simetris dan monumental, memadukan estetika modern yang bersih dengan elemen dekoratif Islam tradisional. Fokus utamanya adalah pada pengulangan pola dan harmoni antara bentuk geometris dan warna yang cerah, menciptakan identitas visual yang unik.

Poin-Poin Utama Konsep:
1. Simetri dan Pengulangan yang Monumental: Desain fasad mengutamakan simetri yang sempurna dengan tujuh modul arsitektur yang berulang. Pengulangan ini menciptakan kesan teratur, stabil, dan agung. Pilar-pilar vertikal yang kokoh membingkai setiap modul, menekankan ketinggian dan karakter bangunan.
2. Arsitektur Islam Neo-Klasik: Bangunan ini menggabungkan bentuk lengkungan lancip (pointed arches) yang ikonik pada lantai atas dengan struktur geometris yang lebih modern pada lantai-lantai di bawahnya. Lengkungan ini tidak hanya dekoratif tetapi juga berfungsi untuk memberikan pandangan yang luas dan mengundang cahaya alami ke dalam.
3. Identitas Warna yang Berani: Penggunaan warna hijau limau (lime green) yang cerah dan menonjol pada elemen-elemen struktur utama memberikan karakter yang kuat dan menyegarkan. Warna ini kontras dengan warna putih bersih pada dinding dan pilar, serta warna cokelat alami pada pintu-pintu kayu, menciptakan komposisi visual yang dinamis dan seimbang.

Tampak Depan

4. Cahaya dan Zikir sebagai Elemen Fungsional dan Estetik:
– Cahaya Alami: Penggunaan jendela-jendela besar berbentuk lengkungan lancip di lantai atas dan panel kisi-kisi pada lantai-lantai di bawahnya memastikan masuknya cahaya alami yang maksimal ke dalam bangunan. Ini tidak hanya hemat energi tetapi juga menciptakan suasana yang terang, lapang, dan nyaman bagi pengguna.
– Panel Kisi-Kisi Mashrabiya: Panel kisi-kisi geometris yang rumit (terinspirasi dari mashrabiya) pada balkon dan lantai dasar memberikan privasi, menyaring cahaya matahari yang terik, serta memungkinkan sirkulasi udara alami.
– Pagar dengan Tulisan Zikir: Pagar balkon pada lantai tengah menampilkan detail yang sangat istimewa: bentuk tulisan zikir atau kaligrafi Arab yang dieksekusi dengan font modern yang bersih. Ini bukan sekadar dekorasi, melainkan pengingat spiritual yang menyatu dalam desain.
5. Identitas dan Penamaan yang Jelas: Penulisan nama bangunan “AL – DZIKRA” dengan huruf kapital di bagian paling atas fasad memastikan identitas bangunan dapat dikenali dengan jelas dan monumental dari kejauhan.

Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Samping
Tampak Mata Burung

MULTIDESAIN_ARSITEK CP/WA : 0811-3057-880

Gerbang Utama PP Walisongo Ngabar Putri

Luas bangunan : – m2
Lokasi : Pondok Pesantren Walisongo Ngabar Putri Ponorogo
Tahun 2021

Desain gerbang Pondok Pesantren Ngabar Putri ini tampil berani dengan pendekatan arsitektur kontemporer metaforis. Gerbang ini tidak hanya berfungsi sebagai pembatas fisik, tetapi juga sebagai simbol transisi menuju dunia pendidikan yang modern namun tetap memegang teguh nilai-nilai keislaman.

Poin-Poin Utama Konsep:
1. Metafora “Bambu dan Pertumbuhan”:
Elemen vertikal berwarna hijau yang menyerupai batang bambu di sisi kiri dan kanan melambangkan proses pertumbuhan para santriwati. Bambu dikenal sebagai tanaman yang memiliki akar kuat namun tetap fleksibel, mencerminkan karakter santri yang teguh prinsip tetapi adaptif terhadap perubahan zaman.
2. Struktur Atap Melengkung yang Dinamis :
Bentuk lengkungan putih raksasa yang saling bersilangan (cross-arch) menciptakan kesan futuristik dan dinamis. Lengkungan ini melambangkan keterbukaan wawasan dan perlindungan bagi siapa pun yang menuntut ilmu di dalamnya. Bentuk ini juga memberikan vocal point yang sangat kuat secara visual.
3. Palet Warna “Eco-Islamic”:
Dominasi warna hijau limau dan putih menciptakan kesan segar, bersih, dan asri. Warna hijau secara tradisional identik dengan Islam dan alam, sementara putih melambangkan kesucian niat dalam belajar.

Tampak Depan

4. Integrasi Ornamen Geometris dan Floral:
Pada dinding pagar, terdapat panel cutting laser dengan pola floral dan lengkungan khas arsitektur Islam. Perpaduan ini memberikan sentuhan feminin yang elegan, selaras dengan identitas pondok “Putri”, sekaligus menjaga kesinambungan dengan desain gedung utama di latar belakang.
5. Tipografi yang Megah:
Penempatan tulisan “NGABAR PUTRI” dengan warna emas di atas lengkungan utama memberikan penegasan identitas yang prestisius. Warna emas dipilih untuk memberikan kesan kemuliaan ilmu pengetahuan.
6. Lanskap Tropis yang Harmonis:
Kehadiran tanaman perdu dan pohon palem di sekitar struktur gerbang melembutkan kesan kaku dari beton dan besi, menciptakan lingkungan masuk yang ramah (welcoming) dan menyejukkan mata.

Tampak Samping
Tampak Mata Burung

MULTIDESAIN_ARSITEK CP/WA : 0811-3057-880

Asrama Khadijah PP Walisongo Ngabar

Luas bangunan : 932 m2
Lokasi : Pondok Pesantren Walisongo Ngabar Ponorogo
Tahun 2021

Desain gedung asrama putri ini mengusung tema Neo-Islamic Modernism. Bangunan ini dirancang untuk menciptakan lingkungan hunian yang tidak hanya fungsional sebagai tempat tinggal, tetapi juga menjadi ruang yang menginspirasi ketenangan, kedisiplinan, dan kemuliaan akhlak bagi para santriwati.
1. Identitas Visual “Khadijah”:
Penggunaan nama “Khadijah” pada fasad atas dengan tipografi kufi modern memberikan identitas yang kuat. Sosok Siti Khadijah disimbolkan melalui ketegasan struktur namun tetap memiliki kelembutan melalui detail ornamen, mencerminkan sosok wanita yang mandiri, cerdas, dan religius.
2. Fasad Geometris Islami (The Arch Rhythm):
Elemen dominan berupa deretan lengkungan lancip (pointed arches) yang berulang menciptakan ritme visual yang harmonis. Bentuk lengkungan ini mengadopsi arsitektur klasik Timur Tengah yang disederhanakan secara minimalis untuk memberikan kesan bersih dan kontemporer.

Tampak Depan

3. Aksen Menara Ornamen (Ornamental Totem):
Di kedua ujung bangunan terdapat elemen vertikal menyerupai menara pipih yang diisi dengan pola Arabesque/Mashrabiya. Detail ini berfungsi sebagai penyeimbang visual agar gedung tidak terlihat monoton, sekaligus memberikan tekstur artistik yang menawan saat terkena cahaya matahari.
4.Permainan Warna “Freshness & Purity”:
Warna hijau limau (lime green) yang dominan melambangkan kesegaran, pertumbuhan, dan kehidupan. Dipadukan dengan warna putih bersih pada bingkai struktur, kombinasi ini menciptakan atmosfer yang ceria dan energik, sangat cocok untuk psikologi remaja putri agar tetap semangat dalam menuntut ilmu.

Tampak Depan
Tampak Mata Burung

MULTIDESAIN_ARSITEK CP/WA : 0811-3057-880

Gedung Asrama Pondok Pesantren di Ponorogo

Luas bangunan : 1018 m2
Lokasi : Pondok Pesantren Walisongo Ngabar Ponorogo
Tahun 2020

1. Filosofi Fasad: Luminous Integrity
Warna hijau muda yang dominan melambangkan kesegaran, pertumbuhan, dan ketenangan jiwa. Dikombinasikan dengan panel putih bersih, fasad ini mencerminkan integritas santri yang haus akan ilmu namun tetap berpijak pada kesucian hati.
2. Ornamen Mashrabiya Modern
Penggunaan panel vertikal bermotif geometris islami (Islamic pattern) bukan sekadar dekorasi, melainkan berfungsi sebagai:
– Second Skin: Melindungi bangunan dari panas matahari langsung tanpa menutup sirkulasi udara.
– Privasi: Menjaga area balkon santri agar tetap privat namun tetap terlihat estetis dari luar.
– Identitas: Menegaskan karakter religius melalui detail ornamen yang repetitif dan presisi.

Tampak Depan

3. Tipografi sebagai Landmark
Tulisan “MADINAH” yang besar di bagian tengah bukan hanya penanda nama gedung, tetapi simbol doa. Madinah bermakna “Kota”, merujuk pada pusat peradaban Islam. Penempatannya yang sentral menjadikannya titik fokus (vocal point) yang membanggakan bagi penghuninya.
4. Sirkulasi dan Keterbukaan
Desain ini mengutamakan Open Corridor System, di mana setiap lantai memiliki selasar terbuka. Hal ini memastikan:
– Cross Ventilation: Udara alami masuk dengan bebas ke setiap kamar, menciptakan lingkungan belajar yang sehat.
– Konektivitas Sosial: Ruang selasar memungkinkan interaksi antar santri terjalin lebih erat secara visual maupun sosial.
5. Struktur Kokoh dan Berulang
Penggunaan kolom-kolom vertikal yang tegas memberikan kesan Wibawa dan Stabilitas. Repetisi (pengulangan) elemen arsitektur dari ujung ke ujung menciptakan harmoni dan keteraturan, mencerminkan kedisiplinan hidup di dalam pondok pesantren.

Tampak Depan
Tampak Mata Burung
Tampak Depan
Tampak Depan