Tag Archives: arsitek ponorogo

Rumah Mewah Klasik Modern di Ponorogo

Luas bangunan : 547 m2
Lokasi : Slahung Ponorogo
Tahun 2022

KONSEP DESAIN BANGUNAN : THE GRANDEUR OF MODERN CLASSIC
1. ELEGAN DALAM KEMEWAHAN MODERN
Desain ini adalah sebuah penghormatan terhadap estetika klasik yang tak lekang oleh waktu, dipadukan dengan garis desain modern yang bersih dan tegas. Pilar-pilar Korintus yang menjulang bukan sekedar penyangga, melainkan simbol kekuatan dan kemapanan. Dominasi warna putih gading memberikan kesan bersih dan tenang sementara pencahayaan warm light disetiap sudutnya menciptakan atmosfer rumah yang hangat, namun tetap penuh wibawa.
2. PROFESIONAL & ARSITEKTURAL
Konsep bangunan ini menitikberatkan pada proporsi dan simetri. Dengan fasad yang lebar dan megah, bangunan ini memaksimalkan penggunaan elemen klasik seperti molding dinding, kolom-kolom besar berornamen dan jendela vertikal yang tinggi.
– Atap Perisai atau Limas: Memberikan sentuhan modern klasik agar bangunan tidak terlihat megah dengan dikelilingi
Listplank beton yang besar.
– Material: Penggunaan batu alam pada bangunan memberikan kesan “grounded” atau kokoh, serta dengan adanya ornamen
klasik juga memberikan kesan mewah, megah dan kokoh.
– Ruang Terbuka: Carport luas dan area landscape minimalis memastikan fungsionalitas tetap terjaga tanpa mengurangi
nilai estetika visual klasiknya.
3. PENCAHAYAAN & SUASANA
Setiap detail molding dan tekstur dinding dihidupkan oleh tata cahaya warm white yang elegan. Pencahayaan ini tidak hanya berfungsi sebagai penerangan, tetapi sebagai elemen dekoratif yang mengubah rumah menjadi ‘istana bercahaya’ di malam hari, memberikan kesan hangat dan homey di balik fasadnya yang megah.

Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Mata Burung
Tampak Mata Burung
Tampak Mata Burung
Jalan naik ke Teras Utama
Area Teras Samping & Taman Depan
Kolam Renang

Contact Desain & Bangun Hub. 0811-3057-880

Masjid Klasik Bernuansa Timur Tengah

Luas bangunan : 2498 m2
Lokasi : Riau
Tahun 2020

Filosofi & Konsep Desain: “Cahaya Sang Pembela”
Nama Zubair Bin Awam diambil dari salah satu sepupu Nabi Muhammad SAW yang dijuluki Hawari (pembela) menjadikan inspirasi utama dalam membangun karakter visual yang gagah, berani di masjid ini.
Masjid ini mengusung konsep Mediterania Modern dengan mengadopsi sebagian ornamen dari masjid Nabawi. Masjid ini bisa menampung lebih dari 4.000 jemaah dalam sekali sholat.
1. Menara Utama: Poros Tauhid yang Menjulang
Menara yang dirancang sangat tinggi dengan detail geometri yang kompleks melambangkan tegaknya kalimat Tauhid. Bentuknya yang bertingkat mencerminkan derajat keimanan dan konsistensi seorang Muslim dalam menjunjung tinggi nilai-nilai agama.

Tampak Depan

2. Lengkungan Pointed Arch: Gerbang Menuju Rahmat
Penggunaan deretan lengkungan lancip (pointed arches) yang bercahaya di sepanjang fasad melambangkan keterbukaan dan rendah hati.
– Warna Emas & Hijau: Aksen cahaya hijau dan emas pada lengkungan menciptakan atmosfer surgawi yang menenangkan,
melambangkan kehidupan dan kemuliaan ibadah.
– Simetri: Menunjukkan keteraturan dan keseimbangan hidup duniawi dan akhirat.

Tampak Depan

3. Kubah Sentral: Wadah Persatuan Umat
Kubah berbentuk setengah bola di bagian tengah merupakan simbol perlindungan dan persatuan. Ukurannya yang proporsional di antara menara-menara melambangkan fungsi masjid sebagai pusat perlindungan spiritual bagi umat, di mana semua perbedaan melebur dalam satu sujud di bawah naungan doa yang sama.

Tampak Depan Area Wudhu

4. Payung Peneduh: Estetika Mediteran
Adanya elemen payung terbuka di sisi samping serupa dengan arsitektur Masjid Nabawi yang menonjolkan konsep pelayanan dan kenyamanan. Ini melambangkan bahwa masjid adalah tempat yang ramah bagi musafir dan jemaah, memberikan keteduhan dari panasnya dunia baik secara harfiah maupun kiasan.

Tampak Mata Burung

5. Material & Cahaya: Modernitas dalam Tradisi
Perpaduan dinding putih bersih dengan sistem pencahayaan fasad yang dramatis mencerminkan filosofi bahwa Islam selalu relevan dengan zaman. Penggunaan elemen klasik (ornamen islami) yang dikemas dengan teknologi modern (LED & struktur beton) melambangkan jati diri Muslim moder yang berwawasan maju namun tetap berpijak kuat pada akar sejarah dan syariat.

Interior Mihrab
Interior Ruang Jamaah
Interior Tempat Wudhu lt. 1
Interior Tempat Wudhu lt. 2

Kontak (WA) Desain & Bangun Hub. 0811-3057-880

Gedung Kelas Al-Azhar. Pesantren Walisongo Ngabar

Luas bangunan : 1632 m2
Lokasi : Ponpes Walisongo Ngabar – Kabupaten Ponorogo
Tahun 2023

Bangunan ini mengusung konsep “Modern-Futuristic Connectivity” dengan sentuhan arsitektur biomimikri yang sangat kuat. Desainnya bukan sekadar estetika, tapi juga bercerita tentang filosofi pendidikan yang dinamis.
Bangunan Al Azhar mereprentasikan pondok pesantren Walisongo Ngabar sebagai pondok pesantren modern. Konsep desain bergaya modern kontemporer. Garis-garis horizontal pada bagian belakang dan gerbang depan berbahan ACP (aluminium composite panel) yg asimetris, menggambarkan dinamika, efisiensi, dan kecepatan sebagai ciri era revolusi industri 4.0.
Perubahan yg radikal akibat banyaknya terobosan teknologi mulai robotika, AI hingga nano teknologi dan aerospace. Diharapkan wajah baru Al Azhar menjadi semangat baru para santri, asatidz, alumni untuk berkarya, memiliki daya saing di era digital yg tumbuh dg cepat saat ini, memiliki jiwa kepemimpinan dan akhlakul karimah. Bentuk sarang lebah pada tampak depan bangunan, menggambarkan Gedung Al Azhar sebagai tempat digodoknya para santri yg kelak akan bermanfaat, bukan hanya untuk manusia namun juga seluruh makhluk Allah dan alam semesta.

1. Filosofi Fasad: The Golden Hive (Sarang Lebah)
Penggunaan motif hexagonal (segi enam) yang dominan terinspirasi dari struktur sarang lebah. Dalam dunia pendidikan ini melambangkan:
a. Kolaborasi & Kerja Keras: Lebah dikenal sebagai makhluk yang bekerja sama secara harmonis untuk membangun
sesuatu yang besar.
b. Efisiensi Ruang: Secara geometris, hexagon adalah bentuk paling efisien di alam semesta untuk menyimpan
kekuatan dan ruang.
c. Keberagaman yang Terpadu: Kombinasi warna kuning, abu-abu, dan putih menunjukkan bahwa perbedaan latar belakang
siswa dapat membentuk satu kesatuan yang indah.
2. Karakter Visual: Kontemporer & Enerjik
Warna kuning cerah yang dipadukan dengan hitam/abu-abu gelap memberikan kesan psikologis yang kuat:
a. Kuning: Menstimulasi kreativitas, optimisme, dan semangat belajar bagi para siswa.
b. Hitam/Abu: Memberikan kesan kokoh, modern, dan profesional sebagai penyeimbang visual agar gedung tetap terlihat
elegan.
3. Aksen Arsitektural: Portal Hijau yang Ikonik
Pintu masuk utama berbentuk portal miring berwarna hijau limau berfungsi sebagai:
a. Vocal Point: Mengarahkan pandangan secara instan ke area akses utama.
b. Simbol Pertumbuhan: Warna hijau melambangkan kehidupan, pertumbuhan intelektual, dan kesegaran pikiran
(freshmind).
c. Dinamisme: Bentuk yang asimetris memberikan kesan bahwa sekolah ini adalah institusi yang adaptif terhadap
perubahan zaman.
4. Struktur & Fungsi
Atap Flat Lebar: Memberikan kesan “sleek” dan modern, sekaligus berfungsi sebagai pelindung fasad dari cuaca tropis (panas dan hujan).
Jendela Berbingkai Kuning: Penempatan jendela yang teratur memastikan pencahayaan alami masuk ke ruang kelas secara maksimal, mendukung konsep gedung hemat energi.

Tampak Depan 1
Tampak Depan 2
Tampak Belakang 1
Tampak Belakang 2
Perspektif Mata Burung 1
Perspektif Mata Burung 2
Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Samping
Tampak Samping
Tampak Belakang & Samping
Tampak Belakang & Samping

Kontak/WA Desain & Bangun Hub. 0811-3057-880

TA Walisongo Ngabar. Gedung SD serasa Kampus

Luas bangunan : 586 m2
Lokasi : Ponorogo
Tahun 2023

1. Filosofi : “Taman Bermain di Balik Huruf Hijaiyah”
– Huruf Hijaiyah sebagai Fasad. Penempatan panel-panel warna-warni berisi huruf hijaiyah (Alif, Ba, Ta, dst.) di area balkon bukan sekadar dekorasi. Ini melambangkan bahwa fondasi utama pendidikan disini adalah pengenalan terhadap
Al-Qur’an sejak dini.
– Warna-Warni (Psikologi Anak). Penggunaan warna primer dan sekunder (pink, kuning, biru, hijau) mencerminkan dunia anak yang penuh imajinasi, kegembiraan, dan energi. Hal ini bertujuan agar anak-anak merasa senang dan tidak takut saat berangkat ke sekolah.
– Keterbukaan (Transparansi). Banyaknya jendela dan area balkon yang terbuka melambangkan keterbukaan pikiran dan lingkungan belajar yang sehat dengan sirkulasi udara alami yang baik.

2. Konsep TA Al Manaar :
Bagian muka bangunan ini menampilkan 30 huruf hijaiyah sebagai identitas TA yg umumnya menjadi fase awal bagi seorang anak dalam belajar dan membaca Qur’an.
Bangunan TA ini dibuat berwarna warni untuk merangsang otak anak yg sedang berkembang. Dengan melihat warna warna yang banyak itu, otak anak menjadi hidup, bersemangat dan memiliki rasa ingin tahu yg lebih.
Perilaku anak TA yg aktif bahkan hiperaktif diakomodasi dengan penggunaan pagar yg tinggi, jendela geser untuk menghindari terantuk nya wajah atau kepala, dan pintu pembatas pada tangga.
Bangunan seluas 586 m2 ini terdiri atas ruang kelas, ruang kepala, kantor guru, mushola, uks, kantin, gudang, dan aula yg juga berfungsi sebagai kelas, serta kamar mandi di tiap lantai nya.

Tampak Depan 1
Tampak Depan 2
Tampak Depan 3
Perspektif Mata Burung 1
Perspektif Mata Burung 2
Desain Pagar 1
Desain Pagar 2

Kontak (WA) Desain & Bangun Hub. 0811-3057-880

GOR Badminton & Gedung Serbaguna

Luas bangunan : 1672 m2
Lokasi : Palembang – Sumatera Selatan
Tahun 2020

1. Filosofi: “Energy in Motion” (Energi dalam Gerak)
Sesuai fungsinya sebagai fasilitas olahraga, bangunan ini merepresentasikan pergerakan dan vitalitas.
– Pola Segitiga (Parametrik) : Penggunaan elemen segitiga pada fasad melambangkan kekuatan, arah, dan progresivitas. Dalam psikologi bentuk, segitiga yang mengarah ke berbagai sisi menciptakan kesan energi yang tidak diam, mewakili semangat sportivitas dan kompetisi.
– Aksen Warna Kuning / Oranye : Warna ini dipilih untuk memicu antusiasme, kegembiraan, dan optimisme. Ditengah panel abu-abu dan hitam yang maskulin ada warna kuning yang memberikan “ledakan” visual yang menarik perhatian pengunjung dari kejauhan.
– Dualitas Fungsi (Work Play Balance): Kehadiran “d’smart” (retail) di lantai bawah dan “d’sport” (area olahraga) di atas menunjukkan filosofi gaya hidup modern yang seimbang antara kebutuhan harian dan kesehatan fisik.

2. Konsep Arsitektur: “Geometric Shell”
Bangunan ini menggunakan pendekatan fasad sebagai “kulit” kedua yang fungsional dan estetis. Sebuah kotak dinamis yang membungkus aktivitas produktif dan sehat di dalamnya. Desain ini mengubah tipologi GOR yang biasanya kaku menjadi sebuah landmark urban yang artistik dan penuh energi.
A. Fasad Parametrik 3D
– Secondary Skin: Panel segitiga tersebut bukan sekadar tempelan, melainkan secondary skin yang memiliki kedalaman
(3D). Beberapa panel dibuat berlubang (perforated) untuk memberikan sirkulasi udara alami ke dalam area GOR tanpa
membiarkan tampias hujan masuk secara langsung.
– Permainan Gradasi: Penggabungan panel solid dan berlubang dengan warna yang kontras menciptakan gradasi visual yang
rumit namun teratur, memberikan identitas ikonik pada kawasan tersebut.

Tampak Samping

B. Aksesibilitas dan Aliran (Flow)
– Tangga Ikonik: Adanya tangga luar yang tertutup dengan elemen kaca dan warna oranye terang berfungsi sebagai jalur
sirkulasi utama yang ekspresif. Ini memisahkan alur pengunjung retail di lantai dasar dengan pengunjung olahraga di
lantai atas secara jelas dan efisien.
– Transparansi Lantai Dasar: Berbeda dengan lantai atas yang tertutup panel, lantai dasar menggunakan dinding kaca luas
(curtain wall) untuk menciptakan kesan mengundang (welcoming) bagi area komersial/supermarket.

Tampak Depan

C. Struktur dan Material
– Bentuk Kotak (Massive Block): Bentuk dasar bangunan tetap kotak sederhana untuk memaksimalkan volume ruang internal
yang luas (diperlukan untuk lapangan badminton/olahraga tanpa sekat kolom tengah).
– Material Modern: Penggunaan panel metal (ACP) dan kaca memberikan kesan bangunan yang higienis, profesional, dan
mudah dalam perawatan jangka panjang.

Tampak Mata Burung

Kontak (WA) Desain & Bangun Hub. 0811-3057-880

Rumah Modern Minimalis 2 Lantai di Madiun

Luas bangunan : 346 m2
Lokasi : Kota Madiun
Tahun 2022

Konsep Desain Rumah : The Harmony of Textures

Rumah ini adalah perpaduan antara gaya modern / kekinian dengan sentuhan tropis, adanya tekstur batu alam, serta kisi kisi menyerupai kayu. Permainan tekstur dan pola pada fasadnya menciptakan karakter hunian yang tidak hanya estetik, tapi juga terlihat sangat personal dan hidup.
“Rumah bukan sekedar tempat berteduh, tapi kanvas tempat kita melukis mimpi. Di balik detail laser-cut yang rumit dan kokohnya batu alam, tersimpan kehangatan, modern di luar, serta penuh cerita.”
1. Fokus pada Keunikan Desain
Bermain dengan tekstur, berdamai dengan alam. Hunian ini adalah bukti bahwa elemen modern dan sentuhan tropis bisa bersatu dalam harmoni yang sempurna. Setiap sudutnya bicara tentang selera dan kenyamanan.
2. Singkat & Berkesan
Simfoni dalam Arsitektur, perpaduan garis tegas dan pola organik yang menciptakan kenyamanan tanpa batas.

Tampak Depan

3. Elemen Utama
Rumah ini menggunakan pendekatan seimbang. Berikut elemen utamanya:
• Fasad Laser Cutting : Panel putih dengan motif sulur tanaman ini adalah vocal point yang memberikan kesan artistik sekaligus menjaga privasi penghuni tanpa menutup aliran udara dan cahaya matahari.
• Secondary Skin (Kisi-kisi Kayu) : Garis-garis vertikal berwarna cokelat memberikan kesan kayu, hangat dan mempertegas dimensi tinggi bangunan.
• Material Alam (Batu Alam) : Penggunaan batu alam pada dinding pagar dan lantai memberikan kesan kokoh, membumi, dan eksklusif.
• Keseimbangan Modern : Penggunaan jendela kaca besar di lantai 1 & 2 memastikan rumah tetap terlihat modern dan mendapatkan pencahayaan alami yang maksimal.

Tampak Depan
Tampak Mata Burung
Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Depan View Malam Hari
Tampak Depan View Malam Hari
Tampak Depan View Malam Hari
Tampak Depan View Malam Hari
Interior Ruang Tamu
Interior Ruang Tidur Utama
Interior Ruang Tidur Utama
Interior Ruang Tidur Anak
Tangga

Rumah Scandinavia / Kontemporer Modern di Ponorogo

Luas bangunan : 87 m2
Lokasi : Ponorogo
Tahun 2022

1. Filosofi: “Simfoni Tekstur dalam Kesederhanaan”
Meskipun memiliki massa bangunan yang simpel (bentuk A-frame atau pelana modern), rumah ini berbicara melalui kekayaan materialnya.
– Keberagaman dalam Kesatuan: Perpaduan antara bata roster merah, panel 3D putih, dan batu alam melambangkan harmoni
dari berbagai elemen yang berbeda. Ini mencerminkan karakter penghuni yang dinamis, menghargai seni, namun tetap
membumi.
– Pencahayaan sebagai Nyawa: Penggunaan lampu sorot (up-light) pada dinding batu dan area roster menciptakan efek
dramatis di malam hari. Ini melambangkan kehangatan dan keterbukaan, memberikan kesan rumah yang “hidup” dan
menyambut siapa pun yang datang.

2. Konsep Arsitektur: “The Breathable Facade”
Sebuah rumah yang mengambil bentuk dasar tradisional (pelana) namun dieksekusi dengan teknik dan material kontemporer. Hunian ini membuktikan bahwa keterbatasan lahan dapat diatasi dengan permainan vertikalitas dan tekstur fasad yang cerdas.
A. Fasad Roster dan Sirkulasi Udara
– Dinding Roster Terakota: Penggunaan roster pada bagian atas bukan sekadar hiasan, melainkan berfungsi sebagai
ventilasi alami. Ini memungkinkan udara dan cahaya matahari tersaring masuk ke dalam ruangan, menjaga suhu rumah
tetap sejuk di iklim tropis Indonesia.
– Panel Dinding 3D: Di samping roster, terdapat panel dinding dengan pola geometris yang memberikan dimensi dan
bayangan yang berubah-ubah sepanjang hari, menambah nilai artistik bangunan secara dinamis.

Tampak Depan

B. Materialitas yang Kontras
– Sentuhan Alami: Penggunaan batu alam pada sisi kanan bangunan memberikan keseimbangan visual terhadap material
fabrikasi modern seperti kaca dan kusen hitam.
– Skema Warna Earth Tone: Perpaduan warna putih, abu-abu, dan merah bata menciptakan palet warna yang hangat dan abadi
(timeless).

Tampak Depan

C. Keterbukaan dan Privasi
– Pintu dan Jendela Kaca Besar: Lantai dasar menggunakan bukaan kaca yang luas untuk menciptakan kesan ruang yang lebih
lega dan transparan, menghubungkan area interior dengan lingkungan luar secara visual.
– Zonasi Fungsional: Area bawah dirancang untuk aktivitas publik/sosial, sementara lantai atas dengan penutup roster
memberikan privasi tambahan bagi area yang lebih personal tanpa menutup akses udara segar.

Tampak Samping
Tampak Mata Burung
Tampak Mata Burung

MULTIDESAIN ARSITEK. WA: 0811-3057-880

Rumah Modern Kontemporer Bpk SP di Madiun

Luas bangunan : 327 m2
Lokasi : Kota Madiun
Tahun 2021

1. Filosofi: “Harmoni Kontras”
Filosofi utama rumah ini adalah keseimbangan antara dua dunia. Penggunaan massa bangunan yang kaku dan maskulin
(modern) disandingkan dengan elemen organik dan tradisional (gazebo & tanaman tropis).
– Ketegasan & Perlindungan: Bentuk kubus yang dominan melambangkan kekuatan, privasi, dan perlindungan bagi penghuninya
ditengah dunia yang dinamis.
– Akar Budaya: Kehadiran gazebo kayu dengan atap limasan tradisional menunjukkan bahwa meski penghuninya berpikiran
maju dan modern, mereka tetap menghargai akar budaya dan interaksi sosial yang santai.

2. Konsep Arsitektur
Rumah ini mengusung gaya Minimalis Kontemporer.
A. Komposisi Bentuk & Material
– Geometri Dinamis: Penggunaan dua massa utama dengan warna kontras (Hitam/Abu-abu gelap dan Abu-abu tekstur
semen/batu) menciptakan kedalaman visual agar bangunan tidak terlihat monoton.
– Material Ekspos: Tekstur dinding pada bagian depan memberikan kesan industrial namun alami, memberikan karakter
“jujur” pada bangunan.

Tampak Depan

B. Bukaan & Cahaya (Fenestrasi)
– Jendela Vertikal Tinggi: Penggunaan jendela yang ramping dan memanjang ke atas bertujuan untuk memberikan privasi
(karena posisi rumah di sudut/hook) sekaligus memaksimalkan cahaya alami tanpa mengekspos seluruh isi ruangan ke
jalan raya.
C. Konsep Lansekap “Tropical Urban”
– Oase Sudut: Memanfaatkan lahan pojok (hook) sebagai taman hijau yang rimbun. Ini berfungsi sebagai penyaring debu dan
suara dari jalan raya, sekaligus memberikan nilai estetika bagi lingkungan sekitar.
– Gazebo sebagai Focal Point: Penempatan elemen kayu di luar bangunan utama melunakkan kesan kaku dari beton dan cat]
gelap.

Tampak Depan
Tampak Samping
Tampak Samping
Tampak Samping
Tampak Mata Burung
Interior 1
Interior 2

MULTIDESAIN ARSITEK. WA: 0811-3057-880

Masjid Jami Darunnajah 2 Cipining Bogor

Luas bangunan : 4500 m2
Lokasi : Bogor
Tahun 2023

Desain masjid ini mengusung gaya arsitektur Islam Modern dengan sentuhan kontemporer. Hal ini mencerminkan sistem pendidikan modern yg diterapkan di ponpes ini. Yakni perpaduan kurikulum Kemenag, Kemendikbud, dan kurikulum lokal (pesantren).
Gerbang depan yang berbentuk seperti Ujung Pena, melambangkan ilmu pengetahuan, ketajaman berpikir, intelektualitas, dan kreativitas. Ujung pena yang tajam ke atas merepresentasikan optimisme, aspirasi tinggi, dan peran penting santri dalam menuliskan masa depan. 
Masjid ini dibuat terbuka tanpa AC, dengan menggunakan metode ventilasi silang untuk mendukung Eco Pesantren dengan menghemat energi secara signifikan. Atap yang tinggi serta pencahayaan alami, selaras dengan prinsip Green Mosque yang memaksimalkan efisiensi energi, mengurangi jejak karbon, dan menjaga kelestarian lingkungan.
Struktur nya dibuat bentang lebar tanpa kolom satupun di tengah karena fungsinya selain sebagai tempat sholat, juga digunakan sebagai ruang pertemuan dan pengajian Akbar.

Filosofi Desain: “Gerbang Ilmu dan Cahaya”
Desain masjid ini tidak hanya berdiri sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai simbol pusat peradaban dan pendidikan (Pondok Pesantren) yang kokoh namun terbuka.
1. Fasad Melengkung: Dekapan Ukhuwah
Bentuk fasad utama yang melengkung lebar (busur) melambangkan keterbukaan dan perlindungan. Ini menggambarkan bahwa
masjid adalah tempat yang inklusif, merangkul seluruh santri dan jemaah dalam satu dekapan ukhuwah islamiyah yang
hangat.
2. Menara Kembar: Keseimbangan Ilmu dan Amal
– Dua menara kokoh di sisi kanan dan kiri yang mengapit bangunan utama melambangkan keseimbangan (tawazun).
– Satu sisi merepresentasikan Ilmu Pengetahuan, dan sisi lainnya merepresentasikan Amal Ibadah.
– Kubah kecil di atas menara dengan aksen pola geometris emas menunjukkan bahwa ilmu dan amal harus selalu bermuara
pada kemuliaan nilai-nilai ketuhanan.
3. Deretan Lengkungan Geometris: Langkah Menuju Kesucian
Penggunaan pola lengkungan lancip yang repetitif pada dinding bangunan melambangkan konsistensi dan istiqomah. Pola ini membimbing mata menuju pintu utama, filosofinya adalah setiap langkah yang diambil di lingkungan pesantren merupakan proses pembersihan jiwa menuju kedekatan dengan Sang Pencipta.
4. Warna Terakota dan Krem: Keteduhan Bumi
Pemilihan warna-warna tanah (earthy tones) seperti krem dan cokelat terakota melambangkan kerendahhatian (tawadhu). Meskipun bangunan tampil megah secara visual, penggunaan warna ini mengingatkan bahwa manusia berasal dari tanah dan harus selalu berpijak pada nilai-nilai kemanusiaan yang rendah hati.
5. Ornamen Mashrabiya: Transparansi Spiritual
Detail pola bintang dan geometri pada bagian menara berfungsi sebagai jalur cahaya dan udara. Secara filosofis, ini menggambarkan transparansi dan kejujuran intelektual yang menjadi dasar pendidikan di Darunnajah; di mana cahaya kebenaran harus dibiarkan masuk dan menyinari setiap relung hati manusia.

Tampak Depan 1
Tampak Samping
Perspektif Mata Burung
Tampak Depan 1
Tampak Depan 2
Tampak Samping
Interior Mihrab Masjid 1
Interior Mihrab Masjid 2
Interior Mihrab Masjid 3
Interior Mihrab Masjid 3
Perspektif Mata Burung
Interior Tempat Wudhu 2
Interior Tempat Wudhu 3
Tampak Depan Tempat Wudhu VIP
Tampak Samping Tempat Wudhu VIP
Perspektif Mata Burung Tempat Wudhu VIP

MULTIDESAIN ARSITEK. WA: 0811-3057-880

Rumah Kontemporer Modern di Madiun

Luas bangunan : 208 m2
Lokasi : Madiun
Tahun 2019

1. Filosofi: “The Canvas of Light” (Kanvas Cahaya)
Filosofi utama rumah ini adalah menjadikan bangunan sebagai media seni yang dinamis. Fasad atas yang putih bersih berfungsi seperti kanvas kosong yang “dilukis” oleh cahaya.
– Abstraksi & Ekspresi: Bukaan jendela berbentuk garis miring yang asimetris melambangkan pemikiran yang out-of-the
box, dinamis, dan tidak kaku.
– Keberanian dalam Kontras: Perpaduan warna putih masif di atas dan merah bata (terakota) di bawah melambangkan
hubungan antara idealisme dan realitas.

2. Konsep Arsitektur
Rumah ini menggunakan pendekatan Geometris Abstrak dengan elemen dekoratif fungsional.
A. Dominasi Fasad “Layar”
– Massa Atas yang Masif: Lantai dua didominasi oleh dinding putih besar tanpa jendela konvensional. Ini menciptakan
privasi total sekaligus menjadi ikon visual yang kuat di lingkungan sekitar.
– Bukaan Linear (Slit Windows): Alih-alih jendela kotak biasa, rumah ini menggunakan celah cahaya miring yang artistik.
Pada malam hari, lampu dari dalam interior akan membuat garis-garis ini tampak menyala, memberikan efek futuristik.

Tampak Depan

B. Tekstur & Material (Brutalisme Halus)
– Bata Ekspos/Roster Merah: Bagian bawah menggunakan material terakota yang disusun dengan pola berlubang (roster). Ini
berfungsi sebagai ventilasi alami sekaligus memberikan tekstur yang kontras dengan dinding lantai atas yang mulus.
– Finishing Acian: Pagar pembatas menggunakan panel beton ekspos dengan detail lubang baut yang khas, memperkuat kesan
industrial modern yang rapi.

Tampak Samping

C. Permainan Cahaya (Lighting Design)
– Up lighting: Lampu sorot dari bawah ke arah pagar beton menciptakan kedalaman visual dan kesan megah di malam hari.
– Backlit Effect: Pencahayaan dari dalam celah jendela lantai dua memberikan identitas unik yang berbeda antara
tampilan siang dan malam.

Tampak Mata Burung

MULTIDESAIN ARSITEK. WA: 0811-3057-880