Rumah Mewah Klasik Modern di Ponorogo

Luas bangunan : 547 m2
Lokasi : Slahung Ponorogo
Tahun 2022

KONSEP DESAIN BANGUNAN : THE GRANDEUR OF MODERN CLASSIC
1. ELEGAN DALAM KEMEWAHAN MODERN
Desain ini adalah sebuah penghormatan terhadap estetika klasik yang tak lekang oleh waktu, dipadukan dengan garis desain modern yang bersih dan tegas. Pilar-pilar Korintus yang menjulang bukan sekedar penyangga, melainkan simbol kekuatan dan kemapanan. Dominasi warna putih gading memberikan kesan bersih dan tenang sementara pencahayaan warm light disetiap sudutnya menciptakan atmosfer rumah yang hangat, namun tetap penuh wibawa.
2. PROFESIONAL & ARSITEKTURAL
Konsep bangunan ini menitikberatkan pada proporsi dan simetri. Dengan fasad yang lebar dan megah, bangunan ini memaksimalkan penggunaan elemen klasik seperti molding dinding, kolom-kolom besar berornamen dan jendela vertikal yang tinggi.
– Atap Perisai atau Limas: Memberikan sentuhan modern klasik agar bangunan tidak terlihat megah dengan dikelilingi
Listplank beton yang besar.
– Material: Penggunaan batu alam pada bangunan memberikan kesan “grounded” atau kokoh, serta dengan adanya ornamen
klasik juga memberikan kesan mewah, megah dan kokoh.
– Ruang Terbuka: Carport luas dan area landscape minimalis memastikan fungsionalitas tetap terjaga tanpa mengurangi
nilai estetika visual klasiknya.
3. PENCAHAYAAN & SUASANA
Setiap detail molding dan tekstur dinding dihidupkan oleh tata cahaya warm white yang elegan. Pencahayaan ini tidak hanya berfungsi sebagai penerangan, tetapi sebagai elemen dekoratif yang mengubah rumah menjadi ‘istana bercahaya’ di malam hari, memberikan kesan hangat dan homey di balik fasadnya yang megah.

Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Mata Burung
Tampak Mata Burung
Tampak Mata Burung
Jalan naik ke Teras Utama
Area Teras Samping & Taman Depan
Kolam Renang

Contact Desain & Bangun Hub. 0811-3057-880

Masjid Klasik Bernuansa Timur Tengah

Luas bangunan : 2498 m2
Lokasi : Riau
Tahun 2020

Filosofi & Konsep Desain: “Cahaya Sang Pembela”
Nama Zubair Bin Awam diambil dari salah satu sepupu Nabi Muhammad SAW yang dijuluki Hawari (pembela) menjadikan inspirasi utama dalam membangun karakter visual yang gagah, berani di masjid ini.
Masjid ini mengusung konsep Mediterania Modern dengan mengadopsi sebagian ornamen dari masjid Nabawi. Masjid ini bisa menampung lebih dari 4.000 jemaah dalam sekali sholat.
1. Menara Utama: Poros Tauhid yang Menjulang
Menara yang dirancang sangat tinggi dengan detail geometri yang kompleks melambangkan tegaknya kalimat Tauhid. Bentuknya yang bertingkat mencerminkan derajat keimanan dan konsistensi seorang Muslim dalam menjunjung tinggi nilai-nilai agama.

Tampak Depan

2. Lengkungan Pointed Arch: Gerbang Menuju Rahmat
Penggunaan deretan lengkungan lancip (pointed arches) yang bercahaya di sepanjang fasad melambangkan keterbukaan dan rendah hati.
– Warna Emas & Hijau: Aksen cahaya hijau dan emas pada lengkungan menciptakan atmosfer surgawi yang menenangkan,
melambangkan kehidupan dan kemuliaan ibadah.
– Simetri: Menunjukkan keteraturan dan keseimbangan hidup duniawi dan akhirat.

Tampak Depan

3. Kubah Sentral: Wadah Persatuan Umat
Kubah berbentuk setengah bola di bagian tengah merupakan simbol perlindungan dan persatuan. Ukurannya yang proporsional di antara menara-menara melambangkan fungsi masjid sebagai pusat perlindungan spiritual bagi umat, di mana semua perbedaan melebur dalam satu sujud di bawah naungan doa yang sama.

Tampak Depan Area Wudhu

4. Payung Peneduh: Estetika Mediteran
Adanya elemen payung terbuka di sisi samping serupa dengan arsitektur Masjid Nabawi yang menonjolkan konsep pelayanan dan kenyamanan. Ini melambangkan bahwa masjid adalah tempat yang ramah bagi musafir dan jemaah, memberikan keteduhan dari panasnya dunia baik secara harfiah maupun kiasan.

Tampak Mata Burung

5. Material & Cahaya: Modernitas dalam Tradisi
Perpaduan dinding putih bersih dengan sistem pencahayaan fasad yang dramatis mencerminkan filosofi bahwa Islam selalu relevan dengan zaman. Penggunaan elemen klasik (ornamen islami) yang dikemas dengan teknologi modern (LED & struktur beton) melambangkan jati diri Muslim moder yang berwawasan maju namun tetap berpijak kuat pada akar sejarah dan syariat.

Interior Mihrab
Interior Ruang Jamaah
Interior Tempat Wudhu lt. 1
Interior Tempat Wudhu lt. 2

Kontak (WA) Desain & Bangun Hub. 0811-3057-880

Gedung Kelas Al-Azhar. Pesantren Walisongo Ngabar

Luas bangunan : 1632 m2
Lokasi : Ponpes Walisongo Ngabar – Kabupaten Ponorogo
Tahun 2023

Bangunan ini mengusung konsep “Modern-Futuristic Connectivity” dengan sentuhan arsitektur biomimikri yang sangat kuat. Desainnya bukan sekadar estetika, tapi juga bercerita tentang filosofi pendidikan yang dinamis.
Bangunan Al Azhar mereprentasikan pondok pesantren Walisongo Ngabar sebagai pondok pesantren modern. Konsep desain bergaya modern kontemporer. Garis-garis horizontal pada bagian belakang dan gerbang depan berbahan ACP (aluminium composite panel) yg asimetris, menggambarkan dinamika, efisiensi, dan kecepatan sebagai ciri era revolusi industri 4.0.
Perubahan yg radikal akibat banyaknya terobosan teknologi mulai robotika, AI hingga nano teknologi dan aerospace. Diharapkan wajah baru Al Azhar menjadi semangat baru para santri, asatidz, alumni untuk berkarya, memiliki daya saing di era digital yg tumbuh dg cepat saat ini, memiliki jiwa kepemimpinan dan akhlakul karimah. Bentuk sarang lebah pada tampak depan bangunan, menggambarkan Gedung Al Azhar sebagai tempat digodoknya para santri yg kelak akan bermanfaat, bukan hanya untuk manusia namun juga seluruh makhluk Allah dan alam semesta.

1. Filosofi Fasad: The Golden Hive (Sarang Lebah)
Penggunaan motif hexagonal (segi enam) yang dominan terinspirasi dari struktur sarang lebah. Dalam dunia pendidikan ini melambangkan:
a. Kolaborasi & Kerja Keras: Lebah dikenal sebagai makhluk yang bekerja sama secara harmonis untuk membangun
sesuatu yang besar.
b. Efisiensi Ruang: Secara geometris, hexagon adalah bentuk paling efisien di alam semesta untuk menyimpan
kekuatan dan ruang.
c. Keberagaman yang Terpadu: Kombinasi warna kuning, abu-abu, dan putih menunjukkan bahwa perbedaan latar belakang
siswa dapat membentuk satu kesatuan yang indah.
2. Karakter Visual: Kontemporer & Enerjik
Warna kuning cerah yang dipadukan dengan hitam/abu-abu gelap memberikan kesan psikologis yang kuat:
a. Kuning: Menstimulasi kreativitas, optimisme, dan semangat belajar bagi para siswa.
b. Hitam/Abu: Memberikan kesan kokoh, modern, dan profesional sebagai penyeimbang visual agar gedung tetap terlihat
elegan.
3. Aksen Arsitektural: Portal Hijau yang Ikonik
Pintu masuk utama berbentuk portal miring berwarna hijau limau berfungsi sebagai:
a. Vocal Point: Mengarahkan pandangan secara instan ke area akses utama.
b. Simbol Pertumbuhan: Warna hijau melambangkan kehidupan, pertumbuhan intelektual, dan kesegaran pikiran
(freshmind).
c. Dinamisme: Bentuk yang asimetris memberikan kesan bahwa sekolah ini adalah institusi yang adaptif terhadap
perubahan zaman.
4. Struktur & Fungsi
Atap Flat Lebar: Memberikan kesan “sleek” dan modern, sekaligus berfungsi sebagai pelindung fasad dari cuaca tropis (panas dan hujan).
Jendela Berbingkai Kuning: Penempatan jendela yang teratur memastikan pencahayaan alami masuk ke ruang kelas secara maksimal, mendukung konsep gedung hemat energi.

Tampak Depan 1
Tampak Depan 2
Tampak Belakang 1
Tampak Belakang 2
Perspektif Mata Burung 1
Perspektif Mata Burung 2
Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Samping
Tampak Samping
Tampak Belakang & Samping
Tampak Belakang & Samping

Kontak/WA Desain & Bangun Hub. 0811-3057-880

Klinik Graha Medika Caruban – Madiun

Lokasi : Caruban Kab. Madiun
Luas Bangunan : 368 m2
Tahun 2018

1. Filosofi Warna dan Bentuk
Bangunan ini tidak hanya sekadar estetika, tapi juga membawa pesan psikologis bagi pengunjungnya.
Dominasi Hijau (Aspek Penyembuhan) dalam dunia medis, hijau melambangkan kesegaran, ketenangan, dan pemulihan. Secara psikologis, warna ini membantu menurunkan tingkat stres pasien yang datang untuk berobat.
Bentuk Kubus (Solid & Terpercaya) penggunaan fasad berbentuk kotak (box) memberikan kesan institusi yang kokoh, stabil, dan profesional. Ini penting untuk membangun kepercayaan (trust) pasien terhadap kualitas layanan klinik.
2. Konsep Arsitektur: “Modern Islamic Geometric”
Klinik ini menggabungkan efisiensi bangunan modern dengan detail dekoratif yang kaya makna.
a. Fasad ACP: Penggunaan panel kotak-kotak memberikan kesan futuristik dan bersih (higienis), mencerminkan standar fasilitas kesehatan modern.
b. Ornamen Laser Cutting: Pola bintang segi delapan (Islamic geometric pattern) pada bagian tengah fasad berfungsi sebagai:
– Identitas Budaya : Memberikan sentuhan religius dan lokal yang hangat.
– Secondary Skin : Berfungsi sebagai penyaring sinar matahari agar tidak langsung masuk ke dalam ruangan
(mengurangi panas), namun tetap menjaga sirkulasi udara dan cahaya alami.
– Permainan Cahaya : Penggunaan up-light di bagian bawah dan backlit pada tulisan “Graha Medika” memberikan kesan mewah
dan ramah di malam hari, memudahkan pasien menemukan lokasi dalam kondisi darurat.
3. Tata Ruang dan Aksesibilitas
Konsep ini mengedepankan fungsionalitas di atas lahan yang terbatas (urban klinis).
– Drop-off Area yang Efisien : Adanya kanopi kaca/transparan memungkinkan pasien turun dari kendaraan tanpa terkena
hujan/panas tanpa menutupi keindahan fasad utama.
– Transparansi Lantai Dasar : Penggunaan pintu dan jendela kaca besar di lantai bawah menciptakan kesan terbuka dan
menghilangkan kesan kaku atau menyeramkan yang sering melekat pada fasilitas kesehatan.

Tampak Depan
View Mata Burung
Tampak Depan

Kontak (WA) Desain & Bangun Hub. 0811-3057-880
klinik graha medika caruban, desain klinik rawat jalan, desain fasilitas kesehatan, desain rumah sakit, desain puskesmas, arsitek madiun

TA Walisongo Ngabar. Gedung SD serasa Kampus

Luas bangunan : 586 m2
Lokasi : Ponorogo
Tahun 2023

1. Filosofi : “Taman Bermain di Balik Huruf Hijaiyah”
– Huruf Hijaiyah sebagai Fasad. Penempatan panel-panel warna-warni berisi huruf hijaiyah (Alif, Ba, Ta, dst.) di area balkon bukan sekadar dekorasi. Ini melambangkan bahwa fondasi utama pendidikan disini adalah pengenalan terhadap
Al-Qur’an sejak dini.
– Warna-Warni (Psikologi Anak). Penggunaan warna primer dan sekunder (pink, kuning, biru, hijau) mencerminkan dunia anak yang penuh imajinasi, kegembiraan, dan energi. Hal ini bertujuan agar anak-anak merasa senang dan tidak takut saat berangkat ke sekolah.
– Keterbukaan (Transparansi). Banyaknya jendela dan area balkon yang terbuka melambangkan keterbukaan pikiran dan lingkungan belajar yang sehat dengan sirkulasi udara alami yang baik.

2. Konsep TA Al Manaar :
Bagian muka bangunan ini menampilkan 30 huruf hijaiyah sebagai identitas TA yg umumnya menjadi fase awal bagi seorang anak dalam belajar dan membaca Qur’an.
Bangunan TA ini dibuat berwarna warni untuk merangsang otak anak yg sedang berkembang. Dengan melihat warna warna yang banyak itu, otak anak menjadi hidup, bersemangat dan memiliki rasa ingin tahu yg lebih.
Perilaku anak TA yg aktif bahkan hiperaktif diakomodasi dengan penggunaan pagar yg tinggi, jendela geser untuk menghindari terantuk nya wajah atau kepala, dan pintu pembatas pada tangga.
Bangunan seluas 586 m2 ini terdiri atas ruang kelas, ruang kepala, kantor guru, mushola, uks, kantin, gudang, dan aula yg juga berfungsi sebagai kelas, serta kamar mandi di tiap lantai nya.

Tampak Depan 1
Tampak Depan 2
Tampak Depan 3
Perspektif Mata Burung 1
Perspektif Mata Burung 2
Desain Pagar 1
Desain Pagar 2

Kontak (WA) Desain & Bangun Hub. 0811-3057-880

Rumah Bohemian di Surabaya

Luas bangunan : 343 m2
Lokasi : Surabaya
Tahun 2024

1. Filosofi: “Harmony in Freedom”
Gaya Bohemian identik dengan kebebasan, ekspresi diri, dan kedekatan dengan alam.
– Lengkungan (Arch) yang Dominan: Penggunaan bentuk lengkung pada jendela dan fasad melambangkan keluwesan dan kelembutan. Berbeda dengan sudut tajam yang kaku, lengkungan ini menciptakan suasana hunian yang lebih rileks dan tidak formal.
– Keberagaman Tekstur: Penggabungan berbagai material (batu alam, bata ekspos, kayu, dan besi) mencerminkan filosofi Bohemian tentang keberagaman. Ini melambangkan penghuni yang berjiwa petualang dan menghargai nilai seni dari berbagai elemen kehidupan.
– Koneksi Alam: Adanya tanaman rambat di lantai 2 dan area hijau di lantai 1 menunjukkan filosofi hidup yang selaras dengan alam, memberikan kesegaran visual di tengah lingkungan perkotaan.

2. Konsep Arsitektur: “Modern Bohemian Tropis”
Secara teknis, bangunan ini mengadaptasi estetika bohemian ke dalam struktur urban yang fungsional. Hunian ini dirancang sebagai tempat pelarian dari hiruk-pikuk kota. Dengan menggabungkan elemen lengkung yang artistik dan material organik, bangunan ini menciptakan ruang pribadi yang penuh karakter, hangat, dan kebebasan.

Tampak Depan 1

A. Estetika Fasad
– Palet Warna Bumi : Penggunaan warna putih bersih sebagai kanvas utama dipadukan dengan aksen terakota
dari bata dan abu-abu dari batu alam menciptakan kesan hangat namun tetap elegan.
– Geometri yang Dinamis: Permainan volume bangunan yang tidak simetris memberikan karakter yang unik dan tidak
membosankan, mencerminkan gaya hidup yang dinamis.

Tampak Depan 2

B. Material dan Detail
– Industrial Touches: Penggunaan pagar besi hitam minimalis dan bingkai jendela kotak memberikan sentuhan modern
industrial yang menyeimbangkan kelembutan bentuk lengkung di lantai atas.
– Material Alami: Dinding batu alam di lantai bawah memberikan kesan kokoh dan membumi, sementara aksen bata susun
di lantai 2 memberikan tekstur dan pola yang menarik secara visual.

Tampak Depan 3

C. Pencahayaan dan Ruang
– Bukaan Besar : Jendela lengkung berukuran besar tidak hanya sebagai elemen estetika, tetapi juga berfungsi sebagai akses cahaya alami maksimal untuk menciptakan ruang dalam yang terang dan sehat.
– Penerangan Aksen (Hidden Lighting): Lampu dinding pada pagar dan balkon dirancang untuk menonjolkan tekstur material di malam hari, memberikan kesan dramatis namun nyaman.

Tampak Mata Burung

Kontak (WA) Desain & Bangun Hub. 0811-3057-880

GOR Badminton & Gedung Serbaguna

Luas bangunan : 1672 m2
Lokasi : Palembang – Sumatera Selatan
Tahun 2020

1. Filosofi: “Energy in Motion” (Energi dalam Gerak)
Sesuai fungsinya sebagai fasilitas olahraga, bangunan ini merepresentasikan pergerakan dan vitalitas.
– Pola Segitiga (Parametrik) : Penggunaan elemen segitiga pada fasad melambangkan kekuatan, arah, dan progresivitas. Dalam psikologi bentuk, segitiga yang mengarah ke berbagai sisi menciptakan kesan energi yang tidak diam, mewakili semangat sportivitas dan kompetisi.
– Aksen Warna Kuning / Oranye : Warna ini dipilih untuk memicu antusiasme, kegembiraan, dan optimisme. Ditengah panel abu-abu dan hitam yang maskulin ada warna kuning yang memberikan “ledakan” visual yang menarik perhatian pengunjung dari kejauhan.
– Dualitas Fungsi (Work Play Balance): Kehadiran “d’smart” (retail) di lantai bawah dan “d’sport” (area olahraga) di atas menunjukkan filosofi gaya hidup modern yang seimbang antara kebutuhan harian dan kesehatan fisik.

2. Konsep Arsitektur: “Geometric Shell”
Bangunan ini menggunakan pendekatan fasad sebagai “kulit” kedua yang fungsional dan estetis. Sebuah kotak dinamis yang membungkus aktivitas produktif dan sehat di dalamnya. Desain ini mengubah tipologi GOR yang biasanya kaku menjadi sebuah landmark urban yang artistik dan penuh energi.
A. Fasad Parametrik 3D
– Secondary Skin: Panel segitiga tersebut bukan sekadar tempelan, melainkan secondary skin yang memiliki kedalaman
(3D). Beberapa panel dibuat berlubang (perforated) untuk memberikan sirkulasi udara alami ke dalam area GOR tanpa
membiarkan tampias hujan masuk secara langsung.
– Permainan Gradasi: Penggabungan panel solid dan berlubang dengan warna yang kontras menciptakan gradasi visual yang
rumit namun teratur, memberikan identitas ikonik pada kawasan tersebut.

Tampak Samping

B. Aksesibilitas dan Aliran (Flow)
– Tangga Ikonik: Adanya tangga luar yang tertutup dengan elemen kaca dan warna oranye terang berfungsi sebagai jalur
sirkulasi utama yang ekspresif. Ini memisahkan alur pengunjung retail di lantai dasar dengan pengunjung olahraga di
lantai atas secara jelas dan efisien.
– Transparansi Lantai Dasar: Berbeda dengan lantai atas yang tertutup panel, lantai dasar menggunakan dinding kaca luas
(curtain wall) untuk menciptakan kesan mengundang (welcoming) bagi area komersial/supermarket.

Tampak Depan

C. Struktur dan Material
– Bentuk Kotak (Massive Block): Bentuk dasar bangunan tetap kotak sederhana untuk memaksimalkan volume ruang internal
yang luas (diperlukan untuk lapangan badminton/olahraga tanpa sekat kolom tengah).
– Material Modern: Penggunaan panel metal (ACP) dan kaca memberikan kesan bangunan yang higienis, profesional, dan
mudah dalam perawatan jangka panjang.

Tampak Mata Burung

Kontak (WA) Desain & Bangun Hub. 0811-3057-880

Desain Kos-kosan bergaya Tropis Natural Kontemporer

Luas bangunan : 511 m2
Lokasi : Surakarta / Solo
Tahun 2023

1. Filosofi: “The Breathing Red Box”
Desain ini tidak hanya menonjolkan estetika, tetapi juga keberlanjutan dan kenyamanan penghuninya.
– Bata Merah (Kehangatan & Membumi): Penggunaan bata merah tanpa plester melambangkan kejujuran material dan sifat yang
membumi. Warna terakota memberikan kesan hangat dan homey, sangat cocok untuk fungsi kos agar penghuni merasa seperti
rumah sendiri.
– Soliditas dan Privasi : Bentuk kotak yang masif memberikan rasa aman dan terlindungi. Di tengah lingkungan perkotaan
yang bising, bangunan ini berdiri sebagai benteng pribadi yang tenang bagi para penghuninya.
– Kehidupan dalam Keteraturan: Susunan bata yang repetitif melambangkan keteraturan dan kedisiplinan, namun hadirnya
tanaman hijau yang merambat memberikan sentuhan kehidupan dan fleksibilitas.

2. Konsep Arsitektur: “Contemporary Tropical Brick”
Secara teknis, bangunan ini mengadopsi prinsip arsitektur tropis modern yang cerdas. Sebuah bangunan yang menggunakan material lokal tradisional (bata merah) namun dikemas dengan teknik konstruksi dan estetika modern yang fungsional untuk memenuhi kebutuhan hunian vertikal yang sehat dan estetik.
A. Fasad Berpori
– Roster Bata Custom: Bagian tengah fasad menggunakan teknik susun bata berongga atau roster. Konsep ini berfungsi
sebagai ventilasi alami raksasa, memungkinkan udara mengalir masuk ke selasar dalam gedung sehingga area kos tetap
sejuk tanpa ketergantungan penuh pada AC.
– Permainan Cahaya: Pada siang hari, rongga bata menciptakan pola bayangan artistik di dalam ruangan. Pada malam hari,
cahaya lampu dari dalam yang menembus celah bata membuat bangunan tampak seperti lentera raksasa yang cantik.

Tampak Depan 1

B. Integrasi Alam
– Softscape pada Fasad: Penempatan tanaman menjuntai pada jendela-jendela kecil berfungsi sebagai filter udara alami
dan penyejuk visual. Warna hijau tanaman memberikan kontras yang sempurna terhadap warna merah bata.

Tampak Depan 2

C. Efisiensi Lahan dan Fungsi
– Konsep Stilt House (Rumah Panggung Modern): Lantai dasar dibiarkan terbuka sebagai area parkir yang luas dan
sirkulasi masuk kendaraan. Ini adalah solusi cerdas untuk memaksimalkan lahan terbatas di area perkotaan seperti
Solo.
– Privasi Jendela: Jendela dibuat tidak terlalu besar dan menjorok ke dalam (recessed window) untuk menjaga privasi
penghuni kamar agar tidak langsung terlihat dari jalan raya, sekaligus mengurangi panas matahari langsung.

Perspektif Mata Burung
Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Depan

rumah gaya tropis bali tipe 400

Luas bangunan : 400 m2
Lokasi : Jiwan – Madiun
Tahun 2020

1. Filosofi: “Harmoni Alam dan Tradisi”
Desain ini berpegang pada prinsip keseimbangan yang menjadi ciri khas hunian tropis Indonesia.
– Identitas Kultural (Atap Limasan & Mahkota): Bentuk atap dengan ornamen khas di puncaknya melambangkan penghormatan
terhadap nilai luhur dan tradisi lokal. Ini memberikan karakter “rumah” yang kuat, bukan sekadar kotak hunian modern.
– Kejujuran Material: Penggunaan batu alam (paras jogja dan batu kali) pada fasad melambangkan kedekatan dengan bumi.
Tekstur kasar dari batu ini memberikan kesan yang kokoh namun tetap hangat dan ramah.
– Koneksi Spiritual & Ketenangan: Pencahayaan hangat (warm white) yang menyorot dinding batu menciptakan suasana tenang
(zen) di malam hari, memberikan efek relaksasi bagi penghuninya setelah beraktivitas.

2. Konsep Arsitektur: “Tropical Resort Living”
Secara teknis, hunian di Jiwan, Madiun ini dirancang untuk memaksimalkan kenyamanan di iklim tropis.
A. Zonasi dan Massa Bangunan
– Permainan Ketinggian (Split Level/Massing): Bangunan ini tidak terlihat monoton karena adanya variasi tinggi antara
area carport, pintu masuk utama, dan balkon di lantai atas. Hal ini menciptakan dinamika visual yang menarik.
– Area Terbuka yang Luas: Halaman depan yang ditata dengan tanaman tropis (seperti pohon kamboja dan lili paris)
berfungsi sebagai area resapan sekaligus filter udara alami sebelum masuk ke dalam rumah.

Tampak Depan

B. Material dan Tekstur
– Dualisme Batu Alam: Perpaduan batu alam berwarna krem yang halus dengan susunan batu kali yang lebih organik
menciptakan kontras tekstur yang artistik.
– Aksen Kayu: Pintu kayu besar dan detail plafon pada area carport memberikan sentuhan mewah dan elegan yang konsisten
dengan tema Bali Modern.

Tampak Depan

C. Adaptasi Iklim Tropis
– Overstek Atap: Teritisan atap yang cukup lebar melindungi dinding dari panas matahari langsung dan tampias hujan,
menjaga suhu dalam ruangan tetap sejuk.
– Ventilasi Alami: Adanya celah-celah kecil (lubang angin) di bagian atas fasad memastikan sirkulasi udara terus
mengalir, sehingga rumah tidak terasa pengap.

Tampak Samping
view mata burung
Kolam Renang
Kolam Renang
Kolam Renang
Kolam Renang
Teras Rumah
Teras Rumah

MULTIDESAIN ARSITEK. WA: 0811-3057-880

Rumah Modern Minimalis 2 Lantai di Madiun

Luas bangunan : 346 m2
Lokasi : Kota Madiun
Tahun 2022

Konsep Desain Rumah : The Harmony of Textures

Rumah ini adalah perpaduan antara gaya modern / kekinian dengan sentuhan tropis, adanya tekstur batu alam, serta kisi kisi menyerupai kayu. Permainan tekstur dan pola pada fasadnya menciptakan karakter hunian yang tidak hanya estetik, tapi juga terlihat sangat personal dan hidup.
“Rumah bukan sekedar tempat berteduh, tapi kanvas tempat kita melukis mimpi. Di balik detail laser-cut yang rumit dan kokohnya batu alam, tersimpan kehangatan, modern di luar, serta penuh cerita.”
1. Fokus pada Keunikan Desain
Bermain dengan tekstur, berdamai dengan alam. Hunian ini adalah bukti bahwa elemen modern dan sentuhan tropis bisa bersatu dalam harmoni yang sempurna. Setiap sudutnya bicara tentang selera dan kenyamanan.
2. Singkat & Berkesan
Simfoni dalam Arsitektur, perpaduan garis tegas dan pola organik yang menciptakan kenyamanan tanpa batas.

Tampak Depan

3. Elemen Utama
Rumah ini menggunakan pendekatan seimbang. Berikut elemen utamanya:
• Fasad Laser Cutting : Panel putih dengan motif sulur tanaman ini adalah vocal point yang memberikan kesan artistik sekaligus menjaga privasi penghuni tanpa menutup aliran udara dan cahaya matahari.
• Secondary Skin (Kisi-kisi Kayu) : Garis-garis vertikal berwarna cokelat memberikan kesan kayu, hangat dan mempertegas dimensi tinggi bangunan.
• Material Alam (Batu Alam) : Penggunaan batu alam pada dinding pagar dan lantai memberikan kesan kokoh, membumi, dan eksklusif.
• Keseimbangan Modern : Penggunaan jendela kaca besar di lantai 1 & 2 memastikan rumah tetap terlihat modern dan mendapatkan pencahayaan alami yang maksimal.

Tampak Depan
Tampak Mata Burung
Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Depan View Malam Hari
Tampak Depan View Malam Hari
Tampak Depan View Malam Hari
Tampak Depan View Malam Hari
Interior Ruang Tamu
Interior Ruang Tidur Utama
Interior Ruang Tidur Utama
Interior Ruang Tidur Anak
Tangga

Telp/ WA: 0811 3057 880