Tag Archives: modern mediteran

Masjid Jami Darunnajah 2 Cipining Bogor

Luas bangunan : 4500 m2
Lokasi : Bogor
Tahun 2023

Desain masjid ini mengusung gaya arsitektur Islam Modern dengan sentuhan kontemporer. Hal ini mencerminkan sistem pendidikan modern yg diterapkan di ponpes ini. Yakni perpaduan kurikulum Kemenag, Kemendikbud, dan kurikulum lokal (pesantren).
Gerbang depan yang berbentuk seperti Ujung Pena, melambangkan ilmu pengetahuan, ketajaman berpikir, intelektualitas, dan kreativitas. Ujung pena yang tajam ke atas merepresentasikan optimisme, aspirasi tinggi, dan peran penting santri dalam menuliskan masa depan. 
Masjid ini dibuat terbuka tanpa AC, dengan menggunakan metode ventilasi silang untuk mendukung Eco Pesantren dengan menghemat energi secara signifikan. Atap yang tinggi serta pencahayaan alami, selaras dengan prinsip Green Mosque yang memaksimalkan efisiensi energi, mengurangi jejak karbon, dan menjaga kelestarian lingkungan.
Struktur nya dibuat bentang lebar tanpa kolom satupun di tengah karena fungsinya selain sebagai tempat sholat, juga digunakan sebagai ruang pertemuan dan pengajian Akbar.

Filosofi Desain: “Gerbang Ilmu dan Cahaya”
Desain masjid ini tidak hanya berdiri sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai simbol pusat peradaban dan pendidikan (Pondok Pesantren) yang kokoh namun terbuka.
1. Fasad Melengkung: Dekapan Ukhuwah
Bentuk fasad utama yang melengkung lebar (busur) melambangkan keterbukaan dan perlindungan. Ini menggambarkan bahwa
masjid adalah tempat yang inklusif, merangkul seluruh santri dan jemaah dalam satu dekapan ukhuwah islamiyah yang
hangat.
2. Menara Kembar: Keseimbangan Ilmu dan Amal
– Dua menara kokoh di sisi kanan dan kiri yang mengapit bangunan utama melambangkan keseimbangan (tawazun).
– Satu sisi merepresentasikan Ilmu Pengetahuan, dan sisi lainnya merepresentasikan Amal Ibadah.
– Kubah kecil di atas menara dengan aksen pola geometris emas menunjukkan bahwa ilmu dan amal harus selalu bermuara
pada kemuliaan nilai-nilai ketuhanan.
3. Deretan Lengkungan Geometris: Langkah Menuju Kesucian
Penggunaan pola lengkungan lancip yang repetitif pada dinding bangunan melambangkan konsistensi dan istiqomah. Pola ini membimbing mata menuju pintu utama, filosofinya adalah setiap langkah yang diambil di lingkungan pesantren merupakan proses pembersihan jiwa menuju kedekatan dengan Sang Pencipta.
4. Warna Terakota dan Krem: Keteduhan Bumi
Pemilihan warna-warna tanah (earthy tones) seperti krem dan cokelat terakota melambangkan kerendahhatian (tawadhu). Meskipun bangunan tampil megah secara visual, penggunaan warna ini mengingatkan bahwa manusia berasal dari tanah dan harus selalu berpijak pada nilai-nilai kemanusiaan yang rendah hati.
5. Ornamen Mashrabiya: Transparansi Spiritual
Detail pola bintang dan geometri pada bagian menara berfungsi sebagai jalur cahaya dan udara. Secara filosofis, ini menggambarkan transparansi dan kejujuran intelektual yang menjadi dasar pendidikan di Darunnajah; di mana cahaya kebenaran harus dibiarkan masuk dan menyinari setiap relung hati manusia.

Tampak Depan 1
Tampak Samping
Perspektif Mata Burung
Tampak Depan 1
Tampak Depan 2
Tampak Samping
Interior Mihrab Masjid 1
Interior Mihrab Masjid 2
Interior Mihrab Masjid 3
Interior Mihrab Masjid 3
Perspektif Mata Burung
Interior Tempat Wudhu 2
Interior Tempat Wudhu 3
Tampak Depan Tempat Wudhu VIP
Tampak Samping Tempat Wudhu VIP
Perspektif Mata Burung Tempat Wudhu VIP

MULTIDESAIN ARSITEK. WA: 0811-3057-880

Asrama Tahfidz & Kantin Ngabar Putra

Luas bangunan : 328 m2
Lokasi : Ponpes Walisongo Ngabar – Ponorogo
Tahun 2024

1. Filosofi: “Gerbang Ilmu dan Adab”
Filosofi utama bangunan ini adalah sebagai wadah pembentukan karakter dan spiritualitas. Desainnya mencerminkan transisi dari kehidupan duniawi menuju fokus ukhrawi dalam menghafal Al-Qur’an.
– Lengkungan Ikonik: Bentuk pelengkung lancip (pointed arch) pada fasad samping melambangkan aspirasi tinggi para
santri untuk mencapai ridha Allah dan derajat mulia sebagai penghafal Al-Qur’an.
– Warna Tawadhu: Penggunaan palet warna krem, putih, dan cokelat tanah memberikan kesan tenang, rendah hati (tawadhu),
dan bersih, menciptakan atmosfer yang mendukung konsentrasi hafalan.

Tampak 1

2. Konsep Arsitektur
Bangunan ini menggunakan tipologi memanjang yang memaksimalkan efisiensi lahan untuk kebutuhan komunal.
– Zonasi Aktivitas (Split-Level Function):
– Lantai Dasar (Area Publik, Kantin & Tempat Wudhu): Dirancang dengan konsep terbuka menggunakan kolom-kolom penyangga,
memungkinkan sirkulasi udara yang maksimal dan kemudahan akses untuk kegiatan makan atau interaksi sosial santri.
– Lantai Atas (Area Privat/Asrama): Diletakkan di lantai dua untuk menjaga privasi dan ketenangan santri saat
beristirahat atau muraja’ah (mengulang hafalan).
– Fasad Kerawang GRC: Kerawang GRC warna cokelat dengan pola ukiran geometris di lantai atas berfungsi sebagai elemen
estetika islami sekaligus memberikan sirkulasi udara alami dan privasi tambahan bagi penghuni asrama.
– Selasar Panjang (Balkon Komunal): Kehadiran selasar yang panjang dengan railing putih memungkinkan area ini menjadi
ruang transisi sekaligus tempat santri duduk santai sambil menghafal dengan pemandangan ke luar.

Tampak 2
Tampak 4
Tampak Mata Burung

MULTIDESAIN ARSITEK. WA: 0811-3057-880

Masjid Pesantren Al Iman Putri Babadan Ponorogo

Luas bangunan : 1357 m2
Lokasi : Ponpes Al Iman – Kabupaten Ponorogo
Tahun 2023

1. Konsep “The Golden Oasis of Serenity” (Oase Ketenangan Nan Keemasan)
“Sebuah manifestasi spiritual yang memadukan keagungan tradisi Timur Tengah dengan estetika modern. Dengan fasad yang didominasi warna sandstone hangat dan pencahayaan golden glow, masjid ini dirancang untuk menjadi ‘oase’ yang menenangkan jiwa. Lengkungan khas Moor yang megah mengundang setiap jamaah untuk merasakan kedalaman ibadah dalam ruang yang penuh kemuliaan.”

2. Konsep “Majestic Middle Eastern Symmetry”
“Menghadirkan harmoni visual melalui simetri yang sempurna. Dua menara tinggi yang menjulang melambangkan doa yang tak putus ke langit, sementara detail ornamen geometris dan kaligrafi pada fasad mempertegas identitas arsitektur Islam yang kaya. Penggunaan lampu indirect memberikan dimensi kemewahan yang lembut pada malam hari, menciptakan siluet yang ikonik.”

Tampak Depan 1

3. Konsep “Modern Mediterania: Spiritualitas dalam Cahaya”
“Konsep ini menitikberatkan pada interaksi antara bentuk bangunan yang kokoh dan permainan cahaya. Gerbang utama yang tinggi dengan bentuk lengkung runcing memberikan kesan transisi dari dunia luar ke dalam ruang suci yang khusyuk. Desain ini membuktikan bahwa elemen klasik Mediterania dapat tampil relevan dan elegan di masa kini melalui pemilihan material dan teknik pencahayaan yang cerdas.”

Tampak Depan 2
Tampak Samping 1
Tampak Samping 2
Perspektif Mata Burung 1

Asrama PP Darunnajah 24 Serang

Luas bangunan : 2973 m2
Lokasi : PP Darunnajah 24 Serang
Tahun 2022

1. Konsep Estetika: “The Grand Archway”
– Bangunan ini menonjolkan deretan lengkungan (arch) yang berulang, menciptakan ritme visual yang megah dan religius.
– Simetri Sempurna: Desain fasad yang simetris memberikan kesan stabil, kokoh, dan disiplin, mencerminkan karakter kehidupan di dalam asrama.
– Identitas Warna: Penggunaan warna hijau tosca yang dipadukan dengan putih bersih memberikan kesan tenang, sejuk, dan identik dengan nuansa Islami modern.

2. Detail Arsitektural & Dekoratif
– Integrasi Menara & Kubah: Di kedua sisi ujung bangunan terdapat struktur menyerupai menara dengan kubah kecil berwarna biru, mempertegas fungsi bangunan sebagai bagian dari institusi pendidikan agama atau pondok pesantren.
– Ornamentasi Mashrabiya: Penggunaan panel dekoratif bermotif geometris (laser cut) pada bagian menara memberikan sentuhan seni Islam klasik sekaligus berfungsi sebagai penghalang panas matahari tanpa menutup sirkulasi udara.
– Lengkungan Pointed Arch: Bentuk jendela dan selasar yang meruncing ke atas merupakan adaptasi arsitektur gotik Islami yang memberikan kesan bangunan lebih tinggi dan elegan.

Tampak Depan

3. Aspek Fungsional
– Open Corridor System: Selasar yang terbuka di setiap lantai memastikan bangunan memiliki sirkulasi udara alami yang maksimal, sangat penting untuk kenyamanan hunian komunal seperti asrama.
– Multi-Storey Efficiency: Struktur tiga lantai dengan deretan kamar yang seragam memaksimalkan kapasitas lahan untuk menampung banyak penghuni dalam satu area terintegrasi.

Tampak Depan
Tampak Mata Burung
Tampak Depan Gerbang
Tampak Mata Burung Gerbang

Sekolah bergaya Modern Kontemporer di Ponorogo

Luas bangunan : 809 m2
Lokasi : MI Mambaul Huda PP Walisongo Ngabar Ponorogo
Tahun 2022

1. Fasad Geometris: “The Pattern of Knowledge”
– Elemen paling menonjol dari bangunan ini adalah permainan pola segitiga pada fasad lantai atas.
– Komposisi Mozaik: Penggunaan panel kaca dan dinding berbentuk segitiga dengan gradasi warna biru, kuning, dan putih menciptakan tampilan visual yang dinamis dan energik, mencerminkan semangat belajar siswa.
– Ornamen Arabesque: Di dalam pola-pola segitiga tersebut terdapat detail laser cut bermotif bintang/geometris Islami yang memberikan identitas religius secara halus dan modern.

Tampak Depan

2. Tipografi Arsitektural & Identitas
– Kalligrafi Kufi: Pada dinding lantai dasar, terdapat deretan kaligrafi bergaya Kufi yang diintegrasikan sebagai elemen dekoratif fasad. Hal ini mempertegas fungsi gedung sebagai tempat menimba ilmu agama.
– Branding yang Terintegrasi: Pemasangan logo dan nama madrasah dilakukan dengan gaya minimalis menggunakan channel letter yang bersih, memberikan kesan profesional dan rapi.

Tampak Depan

3. Struktur Modern & Terbuka
– Konsep Cantilever: Lantai atas yang tampak sedikit menjorok keluar memberikan perlindungan (teritisan) alami bagi selasar di lantai bawah dari panas matahari dan hujan.
– Flat Roof Design: Penggunaan atap datar (dak beton) dengan aksen warna oranye di bagian bawahnya memperkuat kesan arsitektur kontemporer yang sedang tren saat ini.
– Open Ground Floor: Area lantai bawah didesain dengan banyak bukaan dan pilar-pilar putih, menciptakan ruang sirkulasi yang luas untuk interaksi siswa di luar kelas.

Tampak Mata Burung
Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Samping

Masjid Al-Ikhlas Karang Ploso Malang

Luas bangunan : 267 m2
Lokasi : SMPN 1 Karangploso Malang
Tahun 2022

Konsep Arsitektur: “Harmoni Tradisi dan Modernitas dalam Cahaya Kebajikan”
Desain masjid ini mengusung pendekatan modern-kontemporer yang dipadukan dengan elemen ornamen Islam klasik, menciptakan tampilan yang elegan, bersih, dan mengundang. Konsep utamanya berfokus pada keseimbangan antara bentuk geometris yang tegas dan detail dekoratif yang rumit.

Poin-Poin Utama Konsep:
1. Fasad Simetris yang Ikonik: Masjid ini memiliki struktur fasad yang sangat simetris, memberikan kesan stabil, agung, dan formal. Bagian tengah yang menonjol (portal utama) menjadi fokus visual, dipertegas oleh pola geometris segi delapan (bintang) yang besar dengan kaligrafi “Allah” di pusatnya, melambangkan keesaan dan pusat keimanan.
2. Harmoni Material dan Warna: Penggunaan skema warna netral dan hangat—seperti warna krem/putih tulang pada dinding utama yang kontras dengan warna cokelat tanah/terakota pada menara dan bingkai portal—memberikan kesan tenang, bersahabat, namun tetap berwibawa. Tekstur dinding dibuat halus untuk menonjolkan detail mashrabiya.

Tampak Depan

3. Filosofi “Cahaya Menembus Ruang”: Bagian paling menonjol dari desain ini adalah penggunaan panel kisi-kisi ukiran laser (mashrabiya) yang luas di sisi kiri dan kanan portal utama, serta pada dinding pagar samping. Panel-panel ini bukan hanya dekoratif, tetapi memiliki fungsi:
4. Pencahayaan Alami (Siang): Di siang hari, panel ini memungkinkan cahaya matahari masuk ke area selasar, menciptakan pola bayangan yang artistik dan dinamis di lantai dan dinding, sekaligus memberikan penghawaan alami.
5. Pencahayaan Estetik (Malam/Senja): Seperti terlihat dalam visual, di senja hari, pencahayaan dari dalam menembus keluar melalui panel kisi-kisi ini, menciptakan efek “lentera” yang hangat dan mengundang. Ini menyimbolkan bahwa masjid adalah sumber cahaya spiritual bagi lingkungan sekitarnya.

Tampak Depan

6. Menara Kembar yang Proporsional: Dua menara ramping di bagian atas dirancang dengan elemen tradisional seperti pilar-pilar kecil (arcades) dan kubah kerucut kecil yang serasi dengan skema warna cokelat. Menara ini tidak hanya berfungsi sebagai penanda visual masjid dari kejauhan, tetapi juga secara estetika membingkai portal utama di tengah.
7. Gerbang Terbuka dan Ramah: Pintu masuk utama yang terang benderang dan terbuka lebar mencerminkan konsep masjid yang inklusif dan ramah bagi siapa saja yang ingin beribadah. Kehadiran figur manusia dalam visual menekankan skala bangunan yang monumental namun tetap dalam jangkauan manusiawi.

Tampak Mata Burung
Tampak Mata Burung

Gedung Maryam PP Walisongo Ngabar

Luas bangunan : 845 m2
Lokasi : Pondok Pesantren Walisongo Ngabar Putri Ponorogo
Tahun 2022

Bangunan ini menampilkan desain arsitektur yang simetris dan monumental, memadukan estetika modern yang bersih dengan elemen dekoratif Islam tradisional. Fokus utamanya adalah pada pengulangan pola dan harmoni antara bentuk geometris dan warna yang cerah, menciptakan identitas visual yang unik.

Poin-Poin Utama Konsep:
1. Simetri dan Pengulangan yang Monumental: Desain fasad mengutamakan simetri yang sempurna dengan tujuh modul arsitektur yang berulang. Pengulangan ini menciptakan kesan teratur, stabil, dan agung. Pilar-pilar vertikal yang kokoh membingkai setiap modul, menekankan ketinggian dan karakter bangunan.
2. Arsitektur Islam Neo-Klasik: Bangunan ini menggabungkan bentuk lengkungan lancip (pointed arches) yang ikonik pada lantai atas dengan struktur geometris yang lebih modern pada lantai-lantai di bawahnya. Lengkungan ini tidak hanya dekoratif tetapi juga berfungsi untuk memberikan pandangan yang luas dan mengundang cahaya alami ke dalam.
3. Identitas Warna yang Berani: Penggunaan warna hijau limau (lime green) yang cerah dan menonjol pada elemen-elemen struktur utama memberikan karakter yang kuat dan menyegarkan. Warna ini kontras dengan warna putih bersih pada dinding dan pilar, serta warna cokelat alami pada pintu-pintu kayu, menciptakan komposisi visual yang dinamis dan seimbang.

Tampak Depan

4. Cahaya dan Zikir sebagai Elemen Fungsional dan Estetik:
– Cahaya Alami: Penggunaan jendela-jendela besar berbentuk lengkungan lancip di lantai atas dan panel kisi-kisi pada lantai-lantai di bawahnya memastikan masuknya cahaya alami yang maksimal ke dalam bangunan. Ini tidak hanya hemat energi tetapi juga menciptakan suasana yang terang, lapang, dan nyaman bagi pengguna.
– Panel Kisi-Kisi Mashrabiya: Panel kisi-kisi geometris yang rumit (terinspirasi dari mashrabiya) pada balkon dan lantai dasar memberikan privasi, menyaring cahaya matahari yang terik, serta memungkinkan sirkulasi udara alami.
– Pagar dengan Tulisan Zikir: Pagar balkon pada lantai tengah menampilkan detail yang sangat istimewa: bentuk tulisan zikir atau kaligrafi Arab yang dieksekusi dengan font modern yang bersih. Ini bukan sekadar dekorasi, melainkan pengingat spiritual yang menyatu dalam desain.
5. Identitas dan Penamaan yang Jelas: Penulisan nama bangunan “AL – DZIKRA” dengan huruf kapital di bagian paling atas fasad memastikan identitas bangunan dapat dikenali dengan jelas dan monumental dari kejauhan.

Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Samping
Tampak Mata Burung

MULTIDESAIN_ARSITEK CP/WA : 0811-3057-880

Asrama Khadijah PP Walisongo Ngabar

Luas bangunan : 932 m2
Lokasi : Pondok Pesantren Walisongo Ngabar Ponorogo
Tahun 2021

Desain gedung asrama putri ini mengusung tema Neo-Islamic Modernism. Bangunan ini dirancang untuk menciptakan lingkungan hunian yang tidak hanya fungsional sebagai tempat tinggal, tetapi juga menjadi ruang yang menginspirasi ketenangan, kedisiplinan, dan kemuliaan akhlak bagi para santriwati.
1. Identitas Visual “Khadijah”:
Penggunaan nama “Khadijah” pada fasad atas dengan tipografi kufi modern memberikan identitas yang kuat. Sosok Siti Khadijah disimbolkan melalui ketegasan struktur namun tetap memiliki kelembutan melalui detail ornamen, mencerminkan sosok wanita yang mandiri, cerdas, dan religius.
2. Fasad Geometris Islami (The Arch Rhythm):
Elemen dominan berupa deretan lengkungan lancip (pointed arches) yang berulang menciptakan ritme visual yang harmonis. Bentuk lengkungan ini mengadopsi arsitektur klasik Timur Tengah yang disederhanakan secara minimalis untuk memberikan kesan bersih dan kontemporer.

Tampak Depan

3. Aksen Menara Ornamen (Ornamental Totem):
Di kedua ujung bangunan terdapat elemen vertikal menyerupai menara pipih yang diisi dengan pola Arabesque/Mashrabiya. Detail ini berfungsi sebagai penyeimbang visual agar gedung tidak terlihat monoton, sekaligus memberikan tekstur artistik yang menawan saat terkena cahaya matahari.
4.Permainan Warna “Freshness & Purity”:
Warna hijau limau (lime green) yang dominan melambangkan kesegaran, pertumbuhan, dan kehidupan. Dipadukan dengan warna putih bersih pada bingkai struktur, kombinasi ini menciptakan atmosfer yang ceria dan energik, sangat cocok untuk psikologi remaja putri agar tetap semangat dalam menuntut ilmu.

Tampak Depan
Tampak Mata Burung

MULTIDESAIN_ARSITEK CP/WA : 0811-3057-880

Masjid Miftahus Salam Bandung

Luas bangunan : 197 m2
Lokasi : Bandung
Tahun 2021

Masjid Miftahul Falah ini mengusung gaya Mediteran Modern Kontemporer. Desainnya menonjolkan keberanian dalam permainan warna dan eksplorasi bentuk menara yang unik, menciptakan sebuah rumah ibadah yang ikonik, segar, dan relevan dengan gaya hidup masyarakat modern tanpa meninggalkan esensi spiritualnya.
Poin-Poin Utama Konsep:
1. Palet Warna “Aquatic Zen”:
Penggunaan gradasi warna Tosca (Turquoise) dan Hijau Teal memberikan nuansa yang sangat menyejukkan, tenang, dan jernih. Warna ini melambangkan kedalaman spiritual dan ketenangan hati, yang sangat kontras namun harmonis dengan elemen putih bersih dan aksen krem pada batu alam.
2. Menara Kontemporer “Lighthouse of Faith”:
Bentuk menara masjid ini sangat tidak konvensional. Menggunakan struktur kotak masif yang dikombinasikan dengan panel GRC Cutting Laser yang tinggi di bagian atas. Saat malam hari, menara ini berfungsi seperti mercusuar (lentera) cahaya, menyebarkan pola geometris ke sekelilingnya, menyimbolkan petunjuk jalan menuju kebaikan (kemenangan).
3.Aksen Kubah Geometris:
Kubah utama tidak dibiarkan polos, melainkan diberi pola zigzag/chevron dengan perpaduan warna hijau tua dan muda. Pola ini memberikan kesan dinamis dan modern, sekaligus memperkuat identitas visual bangunan dari kejauhan.

Tampak Depan

4. Portal Utama yang Tegas (The Entrance):
Pintu masuk utama dibingkai dengan struktur kotak berwarna tosca gelap yang menonjol keluar. Di dalamnya terdapat lengkungan lancip (arch) dengan panel ornamen mashrabiya yang rumit. Desain ini menciptakan transisi yang dramatis antara dunia luar dengan kekhusyukan ruang dalam masjid.
5. Irama Lengkungan Mediteran:
Sisi samping bangunan dihiasi dengan deretan lengkungan tinggi berwarna putih yang menjadi ciri khas arsitektur Mediteran. Ini memberikan kesan bangunan yang kokoh, berwibawa, namun tetap estetis.
6. Simbolisme Bulan Sabit dan Bintang:
Penempatan ornamen bulan sabit dan bintang yang berwarna kuning emas di puncak menara memberikan sentuhan klasik sebagai penanda identitas Islam, yang dipertegas dengan pencahayaan (lampu neon box) pada nama masjid.

Tampak Samping
Tampak Mata Burung

MULTIDESAIN_ARSITEK CP/WA : 0811-3057-880