GOR Badminton & Gedung Serbaguna

Luas bangunan : 1672 m2
Lokasi : Palembang – Sumatera Selatan
Tahun 2020

1. Filosofi: “Energy in Motion” (Energi dalam Gerak)
Sesuai fungsinya sebagai fasilitas olahraga, bangunan ini merepresentasikan pergerakan dan vitalitas.
– Pola Segitiga (Parametrik) : Penggunaan elemen segitiga pada fasad melambangkan kekuatan, arah, dan progresivitas. Dalam psikologi bentuk, segitiga yang mengarah ke berbagai sisi menciptakan kesan energi yang tidak diam, mewakili semangat sportivitas dan kompetisi.
– Aksen Warna Kuning / Oranye : Warna ini dipilih untuk memicu antusiasme, kegembiraan, dan optimisme. Ditengah panel abu-abu dan hitam yang maskulin ada warna kuning yang memberikan “ledakan” visual yang menarik perhatian pengunjung dari kejauhan.
– Dualitas Fungsi (Work Play Balance): Kehadiran “d’smart” (retail) di lantai bawah dan “d’sport” (area olahraga) di atas menunjukkan filosofi gaya hidup modern yang seimbang antara kebutuhan harian dan kesehatan fisik.

2. Konsep Arsitektur: “Geometric Shell”
Bangunan ini menggunakan pendekatan fasad sebagai “kulit” kedua yang fungsional dan estetis. Sebuah kotak dinamis yang membungkus aktivitas produktif dan sehat di dalamnya. Desain ini mengubah tipologi GOR yang biasanya kaku menjadi sebuah landmark urban yang artistik dan penuh energi.
A. Fasad Parametrik 3D
– Secondary Skin: Panel segitiga tersebut bukan sekadar tempelan, melainkan secondary skin yang memiliki kedalaman
(3D). Beberapa panel dibuat berlubang (perforated) untuk memberikan sirkulasi udara alami ke dalam area GOR tanpa
membiarkan tampias hujan masuk secara langsung.
– Permainan Gradasi: Penggabungan panel solid dan berlubang dengan warna yang kontras menciptakan gradasi visual yang
rumit namun teratur, memberikan identitas ikonik pada kawasan tersebut.

Tampak Samping

B. Aksesibilitas dan Aliran (Flow)
– Tangga Ikonik: Adanya tangga luar yang tertutup dengan elemen kaca dan warna oranye terang berfungsi sebagai jalur
sirkulasi utama yang ekspresif. Ini memisahkan alur pengunjung retail di lantai dasar dengan pengunjung olahraga di
lantai atas secara jelas dan efisien.
– Transparansi Lantai Dasar: Berbeda dengan lantai atas yang tertutup panel, lantai dasar menggunakan dinding kaca luas
(curtain wall) untuk menciptakan kesan mengundang (welcoming) bagi area komersial/supermarket.

Tampak Depan

C. Struktur dan Material
– Bentuk Kotak (Massive Block): Bentuk dasar bangunan tetap kotak sederhana untuk memaksimalkan volume ruang internal
yang luas (diperlukan untuk lapangan badminton/olahraga tanpa sekat kolom tengah).
– Material Modern: Penggunaan panel metal (ACP) dan kaca memberikan kesan bangunan yang higienis, profesional, dan
mudah dalam perawatan jangka panjang.

Tampak Mata Burung

Kontak (WA) Desain & Bangun Hub. 0811-3057-880

Desain Kos-kosan bergaya Tropis Natural Kontemporer

Luas bangunan : 511 m2
Lokasi : Surakarta / Solo
Tahun 2023

1. Filosofi: “The Breathing Red Box”
Desain ini tidak hanya menonjolkan estetika, tetapi juga keberlanjutan dan kenyamanan penghuninya.
– Bata Merah (Kehangatan & Membumi): Penggunaan bata merah tanpa plester melambangkan kejujuran material dan sifat yang
membumi. Warna terakota memberikan kesan hangat dan homey, sangat cocok untuk fungsi kos agar penghuni merasa seperti
rumah sendiri.
– Soliditas dan Privasi : Bentuk kotak yang masif memberikan rasa aman dan terlindungi. Di tengah lingkungan perkotaan
yang bising, bangunan ini berdiri sebagai benteng pribadi yang tenang bagi para penghuninya.
– Kehidupan dalam Keteraturan: Susunan bata yang repetitif melambangkan keteraturan dan kedisiplinan, namun hadirnya
tanaman hijau yang merambat memberikan sentuhan kehidupan dan fleksibilitas.

2. Konsep Arsitektur: “Contemporary Tropical Brick”
Secara teknis, bangunan ini mengadopsi prinsip arsitektur tropis modern yang cerdas. Sebuah bangunan yang menggunakan material lokal tradisional (bata merah) namun dikemas dengan teknik konstruksi dan estetika modern yang fungsional untuk memenuhi kebutuhan hunian vertikal yang sehat dan estetik.
A. Fasad Berpori
– Roster Bata Custom: Bagian tengah fasad menggunakan teknik susun bata berongga atau roster. Konsep ini berfungsi
sebagai ventilasi alami raksasa, memungkinkan udara mengalir masuk ke selasar dalam gedung sehingga area kos tetap
sejuk tanpa ketergantungan penuh pada AC.
– Permainan Cahaya: Pada siang hari, rongga bata menciptakan pola bayangan artistik di dalam ruangan. Pada malam hari,
cahaya lampu dari dalam yang menembus celah bata membuat bangunan tampak seperti lentera raksasa yang cantik.

Tampak Depan 1

B. Integrasi Alam
– Softscape pada Fasad: Penempatan tanaman menjuntai pada jendela-jendela kecil berfungsi sebagai filter udara alami
dan penyejuk visual. Warna hijau tanaman memberikan kontras yang sempurna terhadap warna merah bata.

Tampak Depan 2

C. Efisiensi Lahan dan Fungsi
– Konsep Stilt House (Rumah Panggung Modern): Lantai dasar dibiarkan terbuka sebagai area parkir yang luas dan
sirkulasi masuk kendaraan. Ini adalah solusi cerdas untuk memaksimalkan lahan terbatas di area perkotaan seperti
Solo.
– Privasi Jendela: Jendela dibuat tidak terlalu besar dan menjorok ke dalam (recessed window) untuk menjaga privasi
penghuni kamar agar tidak langsung terlihat dari jalan raya, sekaligus mengurangi panas matahari langsung.

Perspektif Mata Burung
Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Depan