Lokasi : Kota Madiun – Jawa Timur
Tahun Pekerjaan : 2018
Luas Bangunan : 325 m2
Perspektif Depan
Rumah berukuran 9,5×26 m ini terbagi 2 bagian yakni depan dan belakang dengan void yang sangat besar di bagian tengah. Tangga sebagai penghubung antara bagian depan dan belakang. Pada void ini terdapat taman indoor yang terbuka hingga ke atas seolah seperti cerobong udara sedangkan di atas void terdapat skylight yakni atap terbuat dari kaca tempered dan filter UV Film, alhasil bangunan ini akan menjadi sangat terang pada siang hari namun tidak terlalu panas panas karena disaring melalui filter UV Film.
Wajah depan bangunan 2 lantai ini di desain dengan trend perkembangan zaman yakni modern minimalis. Hal itu tercermin dari penggunaan garis vertikal, horisontal pada tiang dan topi – topi. Penggunaan warna yang lembut pada rumah ini mengimbangi keserasian terhadap warna batu alam. Penggunaan garis vertikal, horisontal pada tiang dan topi–topi dibuat cukup ekstrim agar bisa memancarkan kesan mewah dan elegan.
Luas bangunan : 309 m2
Lokasi : Rungkut Mejoyo Selatan, Surabaya
Tahun 2023
1. Konsep Arsitektur & Fungsional
Bangunan ini mengoptimalkan lahan dengan pembagian massa yang efisien dan pemilihan material yang kaya akan tekstur.
A. Komposisi Fasad & Materialitas
– Perpaduan Tekstur: Bangunan menggabungkan tekstur alami dari bata ekspos, panel kayu vertikal, dan batu alam berwarna
cream. Kombinasi ini memberikan karakter yang kuat dan tidak membosankan secara visual.
– Aksen Industrial Kontemporer: Penggunaan balkon dengan railing besi minimalis dan kanopi putih bersih memberikan
sentuhan industrial yang modern dan rapi.
B. Optimalisasi Area Dasar (Open Ground Floor)
– Carport Komunal yang Luas: Lantai dasar dirancang terbuka tanpa sekat masif untuk menampung kendaraan penghuni secara
maksimal. Hal ini juga berfungsi untuk sirkulasi udara yang lebih lancar di area bawah.
– Pencahayaan Dramatis: Penggunaan lampu dinding (wall lamp) yang menyorot ke atas dan ke bawah pada panel kayu dan
bata memberikan efek dramatis, meningkatkan keamanan, dan mempercantik bangunan di malam hari.
Tampak Depan 1
C. Elemen Tropis & Bukaan
– Roster Ventilasi: Di sisi kanan bangunan terdapat susunan roster semen yang memungkinkan udara masuk ke area tangga
atau selasar tengah tanpa mengorbankan privasi dari pandangan luar.
– Balkon Luar: Kehadiran balkon di lantai atas memberikan ruang bagi penghuni untuk berinteraksi dengan lingkungan luar
dan mendapatkan udara segar langsung dari dalam kamar.
Tampak Depan 2Perspektif Mata BurungTampak DepanTampak Depan
Luas bangunan : 150 m2, 161 m2 & 171 m2
Lokasi : Perumahan Puri Permata Hijau The Hok Kota Jambi
Tahun 2020
1. Konsep Arsitektur & Lansekap
Gedung ini menggunakan tipologi rumah deret modern yang memaksimalkan lebar lahan untuk sirkulasi cahaya dan udara.
A. Estetika Fasad Berlapis
– Bingkai Putih Masif: Setiap unit dibatasi oleh bingkai beton putih yang tegas, memberikan kesan kokoh dan memisahkan
area privasi antar tetangga secara visual.
– Aksen Bata Merah & Batu Alam: Penggunaan bata ekspos di bagian atas dan batu alam di pilar lantai dasar memberikan
tekstur alami yang mewah, menyeimbangkan kesan dingin dari beton putih.
B. Konsep Terbuka & Pencahayaan
– Jendela Kaca Lebar: Lantai dua didominasi oleh jendela dan pintu kaca besar menuju balkon, memastikan ruangan di
dalam mendapatkan pencahayaan alami maksimal dan sirkulasi udara yang baik.
– Balkon Transparan: Penggunaan railing kaca pada balkon memberikan kesan modern yang ringan dan tidak menghalangi
pandangan ke arah lingkungan perumahan.
C. Zonasi Fungsional
– Carport Tanpa Pagar: Mengusung konsep open gate atau minimalis tanpa pagar depan yang masif untuk menciptakan kesan
lingkungan yang luas, lapang, dan memudahkan interaksi sosial.
– Aksen Vertikal Kuning: Penambahan panel berwarna kuning cerah di antara unit berfungsi sebagai pemecah kemonotonan
warna netral dan memberikan energi visual pada fasad perumahan.
Tampak DepanTampak DepanTampak GerbangTampak Mata Burung
Luas bangunan : 165 m2
Lokasi : Kota Madiun
Tahun 2020
1. Filosofi utama dari area ini adalah keseimbangan hidup. Desain ini dirancang sebagai tempat untuk memulihkan energi fisik dan mental tanpa harus meninggalkan privasi rumah.
– Elemen Terapi: Perpaduan antara suara air (kolam), pandangan hijau (tanaman), dan kehangatan kayu menciptakan suasana
terapi yang menenangkan.
– Kebebasan & Kebugaran: Area terbuka tanpa sekat yang masif melambangkan kebebasan bergerak dan semangat hidup sehat.
2. Konsep Arsitektur & Interior
Area ini menggunakan pendekatan Contemporary Resort yang memadukan kenyamanan hotel bintang lima dengan fungsi gym pribadi.
A. Integrasi Area Gym & Kolam (Poolside Gym)
– Koneksi Tanpa Batas: Area gym diletakkan tepat di pinggir kolam renang dengan lantai kayu (decking) yang hangat. Ini
memberikan pemandangan langsung ke air saat berolahraga, menciptakan motivasi dan kesegaran visual.
– Sirkulasi Udara Terbuka: Desain tanpa dinding permanen (semi-outdoor) di lantai bawah memastikan udara segar terus
mengalir, sangat ideal untuk area olahraga.
Ambiance Warm White: Pencahayaan pada area langit-langit menciptakan atmosfer yang intim dan rileks untuk bersantai di bar kecil atau area gym setelah matahari terbenam. Tampak Depan
B. Materialitas & Tekstur
– Ceiling Kayu dengan Pencahayaan Hangat: Plafon PVC dengan lampu downlight kuning memberikan kesan mewah dan “teduh”,
kontras dengan dinding bata merah yang memberikan kesan industrial-tradisional.
– Bata Ekspos & Batu Alam: Dinding bata merah di area gym memberikan tekstur yang kaya, sementara dinding batu alam
hitam di sisi lain memberikan kesan kokoh dan elegan.
– Railing Kaca (Frameless Glass): Di lantai atas, penggunaan balkon dengan railing kaca memastikan pandangan ke arah
kolam tetap bersih dan tidak terhalang, memberikan kesan luas.
Tampak Dapur
C. Desain Pencahayaan (Lighting Design)
– Underwater Lighting: Lampu biru di dalam kolam renang memberikan efek dramatis dan futuristik pada malam hari.
– Ambiance Warm White: Pencahayaan pada area langit-langit menciptakan atmosfer yang intim dan rileks untuk bersantai
di bar kecil atau area gym setelah matahari terbenam.
Tampak Mata BurungTampak Mata BurungTampak Kolam RenangTampak Pagar
Luas bangunan : 227 m2
Lokasi : Trenggalek
Tahun 2020
1. Konsep Arsitektur
Bangunan ini menggunakan pendekatan Tropis Minimalis dengan penekanan pada detail ornamen yang mendalam.
A. Ikonografi Atap “Meru” Modern
– Struktur Bertumpuk: Bentuk atap yang memiliki struktur bertingkat (mirip atap Meru di Bali) memberikan karakter megah
dan ikonik. Detail ukiran pada ujung atap menambah nilai seni dan spiritual pada bangunan.
– Ventilasi Alami: Desain atap ini juga berfungsi fungsional untuk mengalirkan panas ke atas, menjaga interior tetap
sejuk meski di cuaca tropis yang terik.
B. Fasad Dekoratif (The Focal Point)
– Patterned Screen (Laser Cut): Di atas pintu masuk, terdapat panel dekoratif dengan pola floral/geometris yang rumit. – Selain sebagai penambah estetika, panel ini berfungsi sebagai penyaring cahaya matahari yang menciptakan bayangan
artistik di dalam ruangan.
– Material Alami: Penggunaan batu alam berpola acak pada sisi kanan bangunan memberikan tekstur yang “mentah” dan
organik, kontras dengan dinding putih yang mulus dan bersih.
3. Detail Elemen Desain
Tampak Depan
C. Komposisi Cahaya dan Warna
– Warm Illumination: Pencahayaan kuning hangat (warm white) pada pilar dan area masuk menciptakan atmosfer yang mewah
dan menenangkan pada malam hari.
– Palet Warna Tanah: Kombinasi warna putih, cokelat kayu, dan warna batu alam menciptakan keharmonisan warna yang
elegan dan tidak lekang oleh waktu (timeless).
Luas bangunan : 105 m2
Lokasi : Ds Budug Kwadungan – Ngawi
Tahun 2021
Konsep Arsitektur
1. Fasad Roster Geometris sebagai Point of Interest
Inti dari estetika bangunan ini terletak pada skrin roster abu-abu yang memenuhi area segitiga atap. Konsep ini berfungsi untuk:
– Penyaring Cahaya (Light Filter): Mengubah sinar matahari yang terik menjadi pola bayangan artistik di dalam ruangan.
– Privasi Visual: Memberikan pembatas pandangan dari arah jalan namun tetap mempertahankan sirkulasi udara alami.
2. Modern-Minimalis Monokromatik
Bangunan ini mengusung gaya minimalis yang sangat bersih dengan dominasi warna putih dan abu-abu.
– Permainan Tekstur: Meskipun warnanya simpel, desain ini kaya akan tekstur, mulai dari dinding halus, roster berpola,
hingga aksen batu alam gelap yang disusun secara vertikal pada area pilar.
– Pencahayaan Dramatis: Penggunaan lampu sorot (up-and-down light) pada dinding batu alam menciptakan dimensi dan
kemewahan visual pada malam hari.
Tampak DepanTampak Depan
3. Integrasi Elemen Alam & Tropis
Rumah ini dirancang dengan kesadaran akan iklim tropis:
– Atap Pelana Modern: Memastikan pembuangan air hujan yang cepat sekaligus memberikan volume ruang dalam yang tinggi
(high ceiling).
– Area Hijau Mini: Keberadaan taman kecil di depan memberikan kesegaran visual yang kontras dengan dinding semen,
menciptakan keseimbangan antara elemen buatan manusia dan alam.
Tampak Depan
4. Fungsionalitas Lahan Terbatas
Konsep ini menunjukkan efisiensi ruang yang cerdas. Area carport menggunakan pola keramik/batu yang menarik, sementara akses pintu masuk diletakkan sedikit menjorok ke dalam untuk menciptakan area transisi yang nyaman bagi tamu.
Konsep Arsitektur
1. Modern-Pop Art Facade
Bangunan ini mengadopsi gaya modern minimalis yang diberi sentuhan Pop Art.
– Geometri Warna: Fasad depan menampilkan aksen grafis berupa pola geometris dengan kombinasi warna hijau dan kuning.
Hal ini memberikan identitas visual yang unik dan menonjol di lingkungan perumahan.
– Kontras yang Berani: Atap berwarna merah menyala memberikan kontras tajam terhadap dinding putih yang bersih,
menciptakan tampilan yang eye-catching dan ikonik.
2. Efisiensi Kompak (Compact Living)
Desain ini mengedepankan fungsionalitas di atas lahan yang terbatas:
– Simetri Fungsional: Penempatan jendela vertikal dan pintu yang
proporsional memastikan pencahayaan alami tetap
maksimal masuk ke dalam ruang tamu yang terbatas.
– Optimalisasi Eksterior: Meskipun lahan terbatas, konsep ini tetap
menyediakan area carport yang memadai dan taman depan sebagai area
resapan sekaligus penyejuk visual.
Tampak Depan 1
3. Keselarasan Tropis yang Segar
Untuk mengimbangi warna-warna artifisial yang berani, rumah ini mengintegrasikan elemen alam:
– Vegetasi Tropis: Penanaman pohon palem dan tanaman berdaun lebar (seperti Calathea) di depan fasad memberikan nuansa
tropis yang menyegarkan dan melembutkan garis-garis tegas bangunan.
– Atap Pelana Curam: Bentuk atap pelana yang sederhana namun curam sangat efektif untuk mengalirkan air hujan di iklim
tropis Indonesia, sekaligus meminimalisir risiko kebocoran.
Luas bangunan : 48 m2
Lokasi : Perumahan Bagan Pete, Jambi
Tahun 2023
1. Konsep “Tropical Scandinavian Comfort”
“Adaptasi gaya Skandinavia untuk iklim tropis. Dengan jendela besar yang mengoptimalkan sirkulasi udara dan cahaya matahari, rumah ini dirancang untuk kesehatan dan kenyamanan keluarga modern. Aksen material alami pada fasad menegaskan karakter hunian yang elegan namun tetap fungsional.”
2. Konsep “Compact Luxury Living”
“Siapa bilang tipe 48 tidak bisa terlihat mewah? Dengan permainan geometri yang berani dan fasad yang dinamis, rumah ini membuktikan bahwa efisiensi ruang bisa berjalan beriringan dengan gaya. Hunian ideal bagi mereka yang menghargai privasi dalam balutan arsitektur kontemporer.”
Luas bangunan : 40 m2
Lokasi : Perumahan Bagan Pete, Jambi
Tahun 2023
1. Konsep “Tropical Scandinavian Comfort”
“Adaptasi gaya Skandinavia untuk iklim tropis. Dengan jendela besar yang mengoptimalkan sirkulasi udara dan cahaya matahari, rumah ini dirancang untuk kesehatan dan kenyamanan keluarga modern. Aksen material alami pada fasad menegaskan karakter hunian yang elegan namun tetap fungsional.”
2. Konsep “Compact Luxury Living”
“Siapa bilang tipe 40 tidak bisa terlihat mewah? Dengan permainan geometri yang berani dan fasad yang dinamis, rumah ini membuktikan bahwa efisiensi ruang bisa berjalan beriringan dengan gaya. Hunian ideal bagi mereka yang menghargai privasi dalam balutan arsitektur kontemporer.”