Luas bangunan : 267 m2
Lokasi : SMPN 1 Karangploso Malang
Tahun 2022
Konsep Arsitektur: “Harmoni Tradisi dan Modernitas dalam Cahaya Kebajikan”
Desain masjid ini mengusung pendekatan modern-kontemporer yang dipadukan dengan elemen ornamen Islam klasik, menciptakan tampilan yang elegan, bersih, dan mengundang. Konsep utamanya berfokus pada keseimbangan antara bentuk geometris yang tegas dan detail dekoratif yang rumit.
Poin-Poin Utama Konsep:
1. Fasad Simetris yang Ikonik: Masjid ini memiliki struktur fasad yang sangat simetris, memberikan kesan stabil, agung, dan formal. Bagian tengah yang menonjol (portal utama) menjadi fokus visual, dipertegas oleh pola geometris segi delapan (bintang) yang besar dengan kaligrafi “Allah” di pusatnya, melambangkan keesaan dan pusat keimanan.
2. Harmoni Material dan Warna: Penggunaan skema warna netral dan hangat—seperti warna krem/putih tulang pada dinding utama yang kontras dengan warna cokelat tanah/terakota pada menara dan bingkai portal—memberikan kesan tenang, bersahabat, namun tetap berwibawa. Tekstur dinding dibuat halus untuk menonjolkan detail mashrabiya.

3. Filosofi “Cahaya Menembus Ruang”: Bagian paling menonjol dari desain ini adalah penggunaan panel kisi-kisi ukiran laser (mashrabiya) yang luas di sisi kiri dan kanan portal utama, serta pada dinding pagar samping. Panel-panel ini bukan hanya dekoratif, tetapi memiliki fungsi:
4. Pencahayaan Alami (Siang): Di siang hari, panel ini memungkinkan cahaya matahari masuk ke area selasar, menciptakan pola bayangan yang artistik dan dinamis di lantai dan dinding, sekaligus memberikan penghawaan alami.
5. Pencahayaan Estetik (Malam/Senja): Seperti terlihat dalam visual, di senja hari, pencahayaan dari dalam menembus keluar melalui panel kisi-kisi ini, menciptakan efek “lentera” yang hangat dan mengundang. Ini menyimbolkan bahwa masjid adalah sumber cahaya spiritual bagi lingkungan sekitarnya.

6. Menara Kembar yang Proporsional: Dua menara ramping di bagian atas dirancang dengan elemen tradisional seperti pilar-pilar kecil (arcades) dan kubah kerucut kecil yang serasi dengan skema warna cokelat. Menara ini tidak hanya berfungsi sebagai penanda visual masjid dari kejauhan, tetapi juga secara estetika membingkai portal utama di tengah.
7. Gerbang Terbuka dan Ramah: Pintu masuk utama yang terang benderang dan terbuka lebar mencerminkan konsep masjid yang inklusif dan ramah bagi siapa saja yang ingin beribadah. Kehadiran figur manusia dalam visual menekankan skala bangunan yang monumental namun tetap dalam jangkauan manusiawi.

