Perumahan Alaska Residence Jambi

Luas bangunan : 165 – 215 m2
Lokasi : Madiun
Tahun 2022

1. Filosofi Bentuk (Geometric Boldness)
– Garis Tegas: Penggunaan bingkai (frame) putih yang menonjol memberikan kesan bersih, rapi, dan modern. Bentuk atap pelana (pitched roof) yang dimodifikasi tanpa teritisan lebar memberikan tampilan futuristik namun tetap menghormati bentuk dasar rumah tinggal.
– Elemen Vertikal: Adanya aksen secondary skin berupa kisi-kisi kayu vertikal pada bagian tengah bangunan berfungsi sebagai penyeimbang visual sekaligus memberikan privasi dan kontrol cahaya matahari.

Tampak Depan

2. Materialitas dan Tekstur
– Dinding Batu Alam: Penggunaan tekstur batu alam abu-abu (seperti batu candi atau batu susun sirih) memberikan kesan kokoh, membumi, dan eksklusif. Tekstur kasar batu ini dikontraskan dengan halus dan bersihnya cat dinding putih.
– Aksen Hangat: Unsur kayu pada kisi-kisi dan detail fasad memberikan kehangatan (warmth) di tengah dominasi warna monokrom, menciptakan suasana yang lebih homey.

Tampak Depan

3. Karakter Lingkungan
– Compact Urban Living: Desain ini sangat cocok untuk lahan perkotaan yang memerlukan efisiensi ruang tanpa mengorbankan estetika. Carport yang terintegrasi dengan lantai dasar menunjukkan efisiensi tata ruang yang cerdas.

Tampak Gerbang Depan
Tampak Gerbang Depan
Tampak Mata Burung
Tampak Mata Burung

MULTIDESAIN_ARSITEK CP/WA : 0811-3057-880

Masjid Burhanuddin Madiun

Luas bangunan : 383 m2
Lokasi : Madiun
Tahun 2022

Konsep: “The Green Oasis of Nabawi”
Desain masjid ini mengambil inspirasi kuat dari arsitektur klasik Masjid Nabawi, yang kemudian diadaptasi dengan palet warna yang melambangkan identitas keislaman di Nusantara.
1. Karakteristik Fasad (Arcade Elegance)
– Lengkungan Ikonik: Penggunaan arch atau lengkungan setengah lingkaran yang berulang pada selasar masjid mengadopsi gaya arsitektur Islam klasik. Pola selang-seling warna hijau dan krem pada lengkungan memberikan ritme visual yang dinamis namun tetap menenangkan.
– Portal Utama (The Grand Entrance): Bagian tengah bangunan dibuat lebih tinggi dan menonjol sebagai fasad utama. Penggunaan panel hijau solid dengan kaligrafi memberikan penegasan bahwa ini adalah titik pusat spiritual bangunan.

Tampak Depan

2. Ornamen dan Detail (Islamic Geometry)
– Mashrabiya Modern: Penggunaan panel dekoratif dengan motif bintang segi delapan (Islamic geometric pattern) pada bagian atas lengkungan berfungsi sebagai ventilasi alami sekaligus penyaring cahaya. Hal ini menciptakan permainan bayangan yang indah di dalam ruang selasar.
– Tipografi Spiritual: Penempatan kaligrafi “Allah” dan “Muhammad” yang strategis di sisi depan portal utama memberikan pengingat visual yang kuat bagi setiap jamaah yang datang.

Tampak Depan

3. Simbolisme Warna dan Bentuk
– Palet Hijau & Krem: Warna hijau melambangkan keteduhan, kedamaian, dan surga, sementara warna krem/putih memberikan kesan bersih dan suci. Kombinasi ini menciptakan suasana yang ramah dan “sejuk” dipandang mata.
Atap Limasan Kontemporer: Meskipun fasad bernuansa Timur Tengah, penggunaan struktur atap yang cenderung limas pada bagian belakang menunjukkan adaptasi terhadap iklim tropis, memastikan pembuangan air hujan yang efektif.

Tampak Samping
Tampak Mata Burung