Lokasi : Kota Madiun – Jawa Timur
Tahun Pekerjaan : 2018
Luas Bangunan : 99 m2
Luas Lahan : 99 m2
1. Filosofi Bangunan: The Modern Sanctuary (Tempat Bernaung yang Modern)
Filosofi utama dari bangunan ini adalah menciptakan ketenangan di tengah dinamika perkotaan melalui kesederhanaan bentuk dan kejujuran material. Rumah ini dirancang sebagai tempat pulang yang menenangkan, stabil, dan melindungi.
– Bentuk Kubisme (Kotak Geometris): Melambangkan keteraturan, kejujuran berpikir, dan stabilitas hidup penghuninya.
– Elemen Batu Alam (Cokelat dan Hitam): Melambangkan kekuatan yang membumi (grounded), ketahanan terhadap waktu, dan koneksi dengan alam.
– Palet Warna Netral (Putih, Abu-abu, Krem): Melambangkan kejernihan pikiran, kesederhanaan, dan kelapangan jiwa.

2. Konsep Desain: Geometric Tropical Modernism
Konsep ini meleburkan kepraktisan gaya hidup modern yang fungsional dengan adaptasi lingkungan tropis yang nyaman.
a. Komposisi Massa dan Bingkai Geometris (Framing)
Desain ini menggunakan teknik framing (pembingkaian) kotak putih tebal pada lantai dua dan area pintu masuk (entrance). Pembingkaian ini memberikan kedalaman visual (depth) dan bayangan peneduh yang estetik.
b. Kolase Tekstur Material (Material Collage)
Fasad ini adalah permainan tekstur yang kaya:
– Halus: Dinding plester putih dan abu-abu yang bersih.
– Kasar Ringan: Batu alam susun sirih cokelat hangat pada pilar kiri.
– Kasar Berat: Tempelan batu alam tekstur tebal (batu palimanan/karang) di sisi kanan yang menjulang tinggi, serta aksen batu hitam di tengah.
Kombinasi ini mencegah bangunan terlihat monoton meski bentuk dasarnya adalah kotak minimalis.
c. Bukaan Vertikal Maksimal (Light & Air)
Penggunaan jendela kaca sudut (corner window) dan jendela vertikal tinggi memastikan cahaya alami masuk secara melimpah ke dalam rumah, menciptakan kesan interior yang luas dan sehat.
d. Lanskap yang Menyatu (Integrated Greenery)
Keberadaan taman mungil di depan dan pohon palem di sudut memberikan kontras warna hijau yang menyegarkan, melembutkan ketegasan garis-garis arsitektur bangunan.

Rumah ini berada di lahan dengan ukuran terbatas, yakni 9 x 11 m dengan sisi kanan kiri dan belakang diapit oleh bangunan tetangga. Tantangan yang dihadapi adalah bagaimana agar rumah ini tetap nyaman, tidak terasa sempit ketika dihuni serta tetap mendapatkan sirkulasi udara dan pencahayaan.
Rumah ini berkonsep minimalis modern, menggunakan genteng beton flat minimalis dengan atap limas dan tonjolan dinding yang vertikal dan horizontal. Aplikasi cat dinding ekseterior warna putih, abu–abu, coklat muda yang dikombinasikan dengan batu alam menjadikan rumah terlihat natural dan modern. Untuk sirkulasi dan pencahayaan dibuatkan taman indoor di bagian belakang.

MULTIDESAIN_ARSITEK – WA: 0811-3057-880



























































