Tag Archives: klasik mediteran

Masjid Jami Darunnajah 2 Cipining Bogor

Luas bangunan : 4500 m2
Lokasi : Bogor
Tahun 2023

Desain masjid ini mengusung gaya arsitektur Islam Modern dengan sentuhan kontemporer. Hal ini mencerminkan sistem pendidikan modern yg diterapkan di ponpes ini. Yakni perpaduan kurikulum Kemenag, Kemendikbud, dan kurikulum lokal (pesantren).
Gerbang depan yang berbentuk seperti Ujung Pena, melambangkan ilmu pengetahuan, ketajaman berpikir, intelektualitas, dan kreativitas. Ujung pena yang tajam ke atas merepresentasikan optimisme, aspirasi tinggi, dan peran penting santri dalam menuliskan masa depan. 
Masjid ini dibuat terbuka tanpa AC, dengan menggunakan metode ventilasi silang untuk mendukung Eco Pesantren dengan menghemat energi secara signifikan. Atap yang tinggi serta pencahayaan alami, selaras dengan prinsip Green Mosque yang memaksimalkan efisiensi energi, mengurangi jejak karbon, dan menjaga kelestarian lingkungan.
Struktur nya dibuat bentang lebar tanpa kolom satupun di tengah karena fungsinya selain sebagai tempat sholat, juga digunakan sebagai ruang pertemuan dan pengajian Akbar.

Filosofi Desain: “Gerbang Ilmu dan Cahaya”
Desain masjid ini tidak hanya berdiri sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai simbol pusat peradaban dan pendidikan (Pondok Pesantren) yang kokoh namun terbuka.
1. Fasad Melengkung: Dekapan Ukhuwah
Bentuk fasad utama yang melengkung lebar (busur) melambangkan keterbukaan dan perlindungan. Ini menggambarkan bahwa
masjid adalah tempat yang inklusif, merangkul seluruh santri dan jemaah dalam satu dekapan ukhuwah islamiyah yang
hangat.
2. Menara Kembar: Keseimbangan Ilmu dan Amal
– Dua menara kokoh di sisi kanan dan kiri yang mengapit bangunan utama melambangkan keseimbangan (tawazun).
– Satu sisi merepresentasikan Ilmu Pengetahuan, dan sisi lainnya merepresentasikan Amal Ibadah.
– Kubah kecil di atas menara dengan aksen pola geometris emas menunjukkan bahwa ilmu dan amal harus selalu bermuara
pada kemuliaan nilai-nilai ketuhanan.
3. Deretan Lengkungan Geometris: Langkah Menuju Kesucian
Penggunaan pola lengkungan lancip yang repetitif pada dinding bangunan melambangkan konsistensi dan istiqomah. Pola ini membimbing mata menuju pintu utama, filosofinya adalah setiap langkah yang diambil di lingkungan pesantren merupakan proses pembersihan jiwa menuju kedekatan dengan Sang Pencipta.
4. Warna Terakota dan Krem: Keteduhan Bumi
Pemilihan warna-warna tanah (earthy tones) seperti krem dan cokelat terakota melambangkan kerendahhatian (tawadhu). Meskipun bangunan tampil megah secara visual, penggunaan warna ini mengingatkan bahwa manusia berasal dari tanah dan harus selalu berpijak pada nilai-nilai kemanusiaan yang rendah hati.
5. Ornamen Mashrabiya: Transparansi Spiritual
Detail pola bintang dan geometri pada bagian menara berfungsi sebagai jalur cahaya dan udara. Secara filosofis, ini menggambarkan transparansi dan kejujuran intelektual yang menjadi dasar pendidikan di Darunnajah; di mana cahaya kebenaran harus dibiarkan masuk dan menyinari setiap relung hati manusia.

Tampak Depan 1
Tampak Samping
Perspektif Mata Burung
Tampak Depan 1
Tampak Depan 2
Tampak Samping
Interior Mihrab Masjid 1
Interior Mihrab Masjid 2
Interior Mihrab Masjid 3
Interior Mihrab Masjid 3
Perspektif Mata Burung
Interior Tempat Wudhu 2
Interior Tempat Wudhu 3
Tampak Depan Tempat Wudhu VIP
Tampak Samping Tempat Wudhu VIP
Perspektif Mata Burung Tempat Wudhu VIP

MULTIDESAIN ARSITEK. WA: 0811-3057-880

Gedung Maryam PP Walisongo Ngabar

Luas bangunan : 845 m2
Lokasi : Pondok Pesantren Walisongo Ngabar Putri Ponorogo
Tahun 2022

Bangunan ini menampilkan desain arsitektur yang simetris dan monumental, memadukan estetika modern yang bersih dengan elemen dekoratif Islam tradisional. Fokus utamanya adalah pada pengulangan pola dan harmoni antara bentuk geometris dan warna yang cerah, menciptakan identitas visual yang unik.

Poin-Poin Utama Konsep:
1. Simetri dan Pengulangan yang Monumental: Desain fasad mengutamakan simetri yang sempurna dengan tujuh modul arsitektur yang berulang. Pengulangan ini menciptakan kesan teratur, stabil, dan agung. Pilar-pilar vertikal yang kokoh membingkai setiap modul, menekankan ketinggian dan karakter bangunan.
2. Arsitektur Islam Neo-Klasik: Bangunan ini menggabungkan bentuk lengkungan lancip (pointed arches) yang ikonik pada lantai atas dengan struktur geometris yang lebih modern pada lantai-lantai di bawahnya. Lengkungan ini tidak hanya dekoratif tetapi juga berfungsi untuk memberikan pandangan yang luas dan mengundang cahaya alami ke dalam.
3. Identitas Warna yang Berani: Penggunaan warna hijau limau (lime green) yang cerah dan menonjol pada elemen-elemen struktur utama memberikan karakter yang kuat dan menyegarkan. Warna ini kontras dengan warna putih bersih pada dinding dan pilar, serta warna cokelat alami pada pintu-pintu kayu, menciptakan komposisi visual yang dinamis dan seimbang.

Tampak Depan

4. Cahaya dan Zikir sebagai Elemen Fungsional dan Estetik:
– Cahaya Alami: Penggunaan jendela-jendela besar berbentuk lengkungan lancip di lantai atas dan panel kisi-kisi pada lantai-lantai di bawahnya memastikan masuknya cahaya alami yang maksimal ke dalam bangunan. Ini tidak hanya hemat energi tetapi juga menciptakan suasana yang terang, lapang, dan nyaman bagi pengguna.
– Panel Kisi-Kisi Mashrabiya: Panel kisi-kisi geometris yang rumit (terinspirasi dari mashrabiya) pada balkon dan lantai dasar memberikan privasi, menyaring cahaya matahari yang terik, serta memungkinkan sirkulasi udara alami.
– Pagar dengan Tulisan Zikir: Pagar balkon pada lantai tengah menampilkan detail yang sangat istimewa: bentuk tulisan zikir atau kaligrafi Arab yang dieksekusi dengan font modern yang bersih. Ini bukan sekadar dekorasi, melainkan pengingat spiritual yang menyatu dalam desain.
5. Identitas dan Penamaan yang Jelas: Penulisan nama bangunan “AL – DZIKRA” dengan huruf kapital di bagian paling atas fasad memastikan identitas bangunan dapat dikenali dengan jelas dan monumental dari kejauhan.

Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Samping
Tampak Mata Burung

MULTIDESAIN_ARSITEK CP/WA : 0811-3057-880

Masjid Al-Lathif Muaro Bungo Jambi

Luas bangunan : 940 m2
Lokasi : Pondok Pesantren Ittihadul Ummah Muaro Bungo, Jambi
Tahun 2020

1. Filosofi Fasad: The Softness of Faith
Sesuai namanya, Al-Lathif (Yang Maha Lembut), fasad bangunan ini menonjolkan komposisi warna krem lembut dan putih. Penggunaan material pelapis batu alam memberikan kesan kokoh namun tetap hangat, menciptakan atmosfer ibadah yang tenang dan inklusif.
2. Aksen Lengkung Striped-Ablaq
Salah satu elemen paling ikonik adalah penggunaan lengkungan berpola garis (belang) pada area selasar lantai dua.
– Inspirasi: Merujuk pada teknik Ablaq klasik, pola ini memberikan karakter kuat dan dinamis pada bangunan.
– Visual: Garis-garis tersebut membingkai area balkon, menciptakan kedalaman visual (depth) yang menarik bagi siapa pun yang memandangnya.

Tampak Depan

3. Simbolisme Bintang Segi Delapan (Rub el Hizb)
Pada kedua menara samping, terdapat jendela besar berbentuk bintang segi delapan.
– Identitas: Simbol ini adalah penanda universal arsitektur Islam yang melambangkan kesempurnaan dan keseimbangan.
– Fungsi: Selain nilai estetika, lubang ini berfungsi sebagai sirkulasi udara alami dan pencahayaan artistik bagi area tangga menara.

4. Komposisi Menara dan Kubah Turquoise
Bangunan ini menggunakan menara kembar yang terintegrasi dengan badan bangunan untuk menciptakan siluet yang stabil dan megah.
– Kubah Belah Ketupat: Pola geometris pada kubah berwarna hijau toska memberikan sentuhan warna yang segar di tengah dominasi warna bumi (earth tones).
– Linearitas: Bentuk menara yang kotak memberikan kesan modern yang kontras namun harmonis dengan bentuk kubah yang melengkung.

Scene Malam Tampak Depan
Tampak Mata Burung
Interior Mihrab

MULTIDESAIN_ARSITEK – WA: 0811-3057-880

Rumah Mewah Gaya Klasik di Jayapura Papua

Lokasi : Kota Jayapura – Irian Jaya
Tahun Pekerjaan : 2016
Luas Bangunan : 600 m2
Luas Lahan : 1.200 m2

A. Filosofi utama dari bangunan ini adalah perayaan atas pencapaian hidup, kemapanan, dan kehormatan keluarga. Arsitektur klasik dipilih bukan sekadar tren sesaat, melainkan simbol nilai-nilai kemewahan yang tak lekang oleh waktu (timeless).
1. Pilar-Pilar Kolosal (The Giant Order): Barisan tiang tinggi tegak lurus melambangkan pilar kehidupan yang kokoh, integritas, perlindungan, dan kestabilan kepemimpinan sang pemilik rumah.
2. Pedimen Segitiga (Fronton/Tympanum): Melambangkan atap peradaban yang tinggi, cita-cita yang mulia, dan mahkota kejayaan.
3. Pencahayaan Hangat (Cinematic Warm Lighting): Pencahayaan lampu sorot dari bawah ke atas (up-lighting) melambangkan kehangatan batiniah rumah sebagai pelabuhan pulang yang damai dan agung.

B. Konsep Desain: Classical Mediterranean & Neo-Palladian Estate
Konsep ini menitikberatkan pada kemewahan simetri proporsional dan adaptasi bangunan masif di kontur lahan perbukitan tropis.
1. Simetri Sempurna dan Proporsi Klasik (Classical Symmetry)
Mengadopsi prinsip arsitektur Palladian, fasad rumah ini ditarik secara simetris dari poros tengah (pedimen dan pintu utama). Desain simetris ini secara psikologis memberikan kesan visual yang stabil, tenang, dan berwibawa.
2. Kolom Dorik-Tuscan Kolosal
Penggunaan tiang-tiang bulat dengan kepala profil bertingkat (bergaya ordo klasik) yang menjulang langsung dari lantai dasar hingga menopang atap lantai dua. Ini memberikan ilusi bangunan yang jauh lebih tinggi dan megah.
3. Ornamen Besi Tempa Artistik (Wrought Iron Balustrade)
Untuk mengimbangi dinding dan tiang putih yang masif, pagar balkon menggunakan besi tempa bermotif floral lengkung yang rumit. Ini memberikan sentuhan keanggunan (softness) di antara struktur beton yang kaku.
4. Pondasi Batu Alam Topografi (Stone Bastion Foundation)
Karena dibangun di wilayah Jayapura yang cenderung berbukit, bangunan ini menggunakan dinding penahan tanah (retaining wall) dari susunan batu kali yang diekspos kasar. Ini sangat cerdas secara arsitektural untuk memberikan dasar yang kokoh, maskulin, dan menyatu dengan alam perbukitan Papua.

Lahan eksisting memiliki view yang memukau. Berada di atas bukit dengan pemandangan ke laut lepas Samudera Pasific
Lahan eksisting memiliki view yang memukau. Berada di atas bukit dengan pemandangan ke laut lepas Samudera Pasific
Bentuk kontur lahan sangat curam namun menjadi sangat potensial karena memungkinkan lantai basement dan lantai utama mendapat view yang optimal
Bentuk kontur lahan sangat curam namun menjadi sangat potensial karena memungkinkan lantai basement dan lantai utama mendapat view yang optimal

FINAL DESIGN :

Entrance Masuk. Ruang tamu dan kamar tamu dibuat terpisah untuk membedakan Zona Publik dan Zona Privat
View Mata Burung. Kondisi lahan yang menurun dimanfaatkan untuk membuat ruang basement sekaligus lantai bertingkat
Fasade Belakang yang malah menjadi Fasade utama dari jalan raya. Konsep mediteran klasik dengan semua ruangan menghadap laut
View dari Carport sekaligus Ruang Santai Terbuka, langsung menghadap Samudera Pasific

MULTIDESAIN_ARSITEK – WA: 0811-3057-880

Rumah Mewah Gaya Klasik di Ponorogo

Lokasi : Ponorogo
Tahun Pekerjaan : 2016
Luas Bangunan : 600 m2
Luas Lahan : 1.800 m2

A. Filosofi Bangunan
1. Keabadian dan Warisan (Timelessness & Heritage): Penggunaan pilar-pilar besar (order Korintus) dan pedimen (segitiga di atas pilar) adalah simbol kuat dari arsitektur klasik (seperti di Roma dan Yunani kuno). Hal ini menunjukkan keinginan agar bangunan ini tidak lekang dimakan waktu, memancarkan aura keabadian, dan menghargai nilai-nilai warisan sejarah yang agung.
2. Keberhasilan dan Prestise (Success & Prestige): Skala bangunan yang masif, tinggi, dan ornamen yang rumit melambangkan pencapaian dan status sosial pemiliknya. Pencahayaan emas yang hangat mempertegas kesan kemewahan dan kesuksesan yang ingin ditampilkan kepada publik.
3. Cahaya dan Pencerahan (Light & Enlightenment): Kubah kuning menyala di puncaknya bukan sekadar penutup atap, tetapi simbol ‘Mahkota’ atau ‘Puncak Pencerahan’. Ini menunjukkan aspirasi pemilik untuk mencapai tingkat pemahaman atau pencapaian tertinggi, baik secara spiritual maupun material.

Tampak Depan dengan 4 pilar Corinthian
Tampak Samping

B. Konsep Bangunan
1. Neo-Klasik yang Megah (Grand Neo-Classical): Ini adalah konsep utama. Bangunan ini mengambil elemen-elemen klasik (pilar, pedimen, kubah) tetapi diterapkan pada konteks hunian atau gedung modern yang besar. Gaya ini menciptakan kesan formal, simetris, dan ‘berkuasa’.
2. Integrasi Kehidupan Mewah Modern (Integration of Modern Luxury):
– Elemen Hunian: Atap genteng merah yang terlihat di samping pilar menunjukkan bahwa ini adalah bangunan fungsional (kemungkinan hunian mewah atau kantor) dan bukan sekadar monumen atau museum.
– Kenyamanan Modern: Kehadiran mobil mewah (sedan perak) yang terparkir di depan, taman yang tertata rapi, dan pencahayaan eksterior yang canggih menunjukkan konsep kehidupan modern yang berkelas tinggi.

Tampak Belakan dengan Drop Off Mobil
Tampak Samping. Di tengah terdapat void dengan Kolam Renang
Disini desain semua Ruangan menghadap kolam renang yang berupa void di tengah bangunan. Kolam renang terdiri dari kolam untuk anak-anak yang berupa lingkaran dan kolam air dalam
Desain rumah dan kolam mencerminkan gaya klasik Timur Tengah
Kolam renang dilengkapi dengan water slide yang meluncur dari lantai 2 menembus melewati tirai air terjun yang berbentuk setengah lingkaran
Desain Interior Ruang Tamu
Desain Interior Ruang Tamu
Desain Interior Ruang Makan
Desain Interior Ruang Keluarga
Progress Pembangunan Rumah Klasik di Jl. MT Haryono Ponorogo

MULTIDESAIN_ARSITEK – WA: 0811-3057-880

Rumah Klasik Mediteran 1 Lantai di Nabire Papua

Lokasi : Kabupaten Nabire – Papua
Tahun Pekerjaan : 2017
Luas Bangunan : 229 m2

A. Filosofi Bangunan
1. Keabadian dan Warisan (Timelessness & Heritage): Penggunaan pilar-pilar masif, ukiran (frieze) yang rumit di atas pintu masuk, dan bentuk lengkungan (arch) pada jendela dan pintu adalah simbol kuat dari arsitektur Klasik. Hal ini menunjukkan aspirasi akan keabadian, stabilitas, dan penghargaan terhadap warisan estetika yang agung, seolah bangunan ini memiliki sejarah panjang yang terus hidup.
2. Keseimbangan dan Harmoni (Balance & Harmony): Meskipun tidak sepenuhnya simetris secara sempurna (karena garasi di satu sisi), bangunan ini memancarkan kesan keseimbangan yang kuat. Pintu masuk utama yang megah menjadi pusat perhatian, dan proporsi antara elemen bangunan terlihat diatur dengan cermat. Hal ini mencerminkan pencarian keharmonisan antara estetika kuno dan kebutuhan modern.
3. Pencapaian dan Prestise (Success & Prestige): Skala bangunan yang besar, ornamen yang detail, dan warna putih yang mendominasi (simbol kemurnian dan status) memberikan aura kemewahan. Kehadiran dua mobil mewah (Ferarri dan Range Rover) semakin memperkuat filosofi tentang pencapaian material dan status sosial yang mapan.

B. Konsep Bangunan
1. Neoklasik Modern (Modern Neoclassical): Ini adalah konsep utama. Bangunan ini mengambil elemen-elemen kunci dari arsitektur Yunani dan Romawi kuno (seperti pilar, frieze, dan pedimen yang disederhanakan) tetapi diterapkan dengan pendekatan modern yang lebih bersih dan fungsional.
2. Integrasi Tekstur (Textural Integration): Penggunaan batu alam (cladding) pada dinding luar memberikan tekstur dan kehangatan yang kontras dengan kehalusan pilar dan ornamen putih. Ini menciptakan kedalaman visual dan kesan ‘membumi’ yang menyeimbangkan formalitas gaya klasik.
3. Konsep ‘Tropical-Neoclassical’ (Neoklasik Tropis): Ini adalah sentuhan penting untuk konteks tropis. Meskipun gayanya klasik Eropa, atap genteng merah bergaya ‘hip’ (perisai) yang curam, tanaman hijau (palem, semak) di halaman depan, dan jendela-jendela besar (casement windows) menunjukkan adaptasi terhadap iklim tropis yang membutuhkan pencahayaan alami dan sirkulasi udara yang baik.

MULTIDESAIN_ARSITEK – WA: 0811-3057-880

Rumah Mewah bergaya Mediteran

Client : CEO of NGK Group
Lokasi : Kompleks Liverpool Estate Blok G1-2 Jambi
Tahun Pekerjaan : 2010
Luas Bangunan : 1.280 m2
Luas Lahan : 2.500 m2

3 Dimensi Konsep Awal. Penggunaan tiang-tiang setinggi 11 m mengelilingi rumah untuk memberikan kesan mewah. Drop off di bagian depan rumah untuk menurunkan penumpang.
3 Dimensi Konsep Awal. Penggunaan tiang-tiang setinggi 11 m mengelilingi rumah untuk memberikan kesan mewah. Drop off di bagian depan rumah untuk menurunkan penumpang.
Posisi rumah di sudut/ hook disikapi dengan penggunaan kaca lengkung raksasa. Bagian samping adalah ruang garasi untuk 4 mobil
Posisi rumah di sudut/ hook disikapi dengan penggunaan kaca lengkung raksasa. Bagian samping adalah ruang garasi untuk 4 mobil
Dari depan rumah terlihat simetris dan kokoh dengan pemakaian tiang bulat berdiameter lebih dari 1 meter. Lantai rumah ditinggikan 1,5 m dari jalan untuk memberikan kesan gagah.
Dari depan rumah terlihat simetris dan kokoh dengan pemakaian tiang bulat berdiameter lebih dari 1 meter. Lantai rumah ditinggikan 1,5 m dari jalan untuk memberikan kesan gagah.
Denah Lantai 1
Denah Lantai 1
Denah Lantai 2
Denah Lantai 2

Rumah mewah ini milik pengusaha property di Jambi. Dengan luas bangunan 1280 m2, rumah ini memiliki 5 kamar tidur dan 5 kamar mandi. Berdiri di atas tanah seluas 2500 m2 dengan lebar depan 40 m. Konsep mediteran diaplikasikan melalui banyaknya profil dan tiang bercat marmer di sekeliling rumah, hingga pemakaian pohon serut sebagai tanaman depan rumah. Posisinya sebagai rumah Hook, disikapi dengan penggunaan kaca melengkung besar di sudut tangga.

Tiang utama di depan rumah memiliki diameter 1,2 m, membuat rumah ini berkesan megah dan gagah. Drop off untuk menurunkan penumpang memiliki lebar 6 m, cukup untuk 2 mobil. Bagian dalam rumah dengan teras pun terpisah oleh foyer berupa dinding yang diprofil dan diberi hiasan guci dari cina. Setiap anak tangga dalam rumah ini dihitung berdasarkan Feng Shui, yakni angka terakhir harus sisa 1 atau 2 yang melambangkan lahir dan hidup. Misalnya seperti anak tangga utama yang berjumlah 27 step. 27 jika dibagi 5 tersisa 2. Demikian juga step teras depan ada 2 dan step teras belakang ada 6. Tangga melingkar selebar 2 meter ini sepenuhnya terbuat dari granit impor. Sedangkan lantai rumah termasuk kamar mandi menggunakan Niro granite 80×80 agar mudah dalam perawatan.

Progress Pekerjaan 50%
Progress Pekerjaan 50%
Proses pembuatan Tangga Melingkar
Proses pembuatan Tangga Melingkar
Pemasangan Drop Ceiling di atas Tangga Melingkar
Pemasangan Drop Ceiling di atas Tangga Melingkar
Finishing Handrail Marmer
Finishing Handrail Marmer
Detail Finishing Tangga
Detail Finishing Tangga
Sudut melengkung untuk merespons posisi tanah Hook. Siap dipasang kaca
Sudut melengkung untuk merespons posisi tanah Hook. Siap dipasang kaca
Tangga Melingkar progress 100%
Tangga Melingkar progress 100%
Progress 100%. Rumah Mewah Desain Klasik Mediteran
Progress 100%. Rumah Mewah Desain Klasik Mediteran
Setting tata lampu, proses terakhir pembangunan
Setting tata lampu, proses terakhir pembangunan
Posisi kavling sudut yang disikapi dengan kaca bulat dan halaman yang luas
Rumah finish 100%. Rumah didesain, diawasi dan dikerjakan oleh arsitek Multi Desain
Taman depan menggunakan serut, sejenis tanaman kurma untuk menambah kesan Mediteran
Taman depan menggunakan serut, sejenis tanaman kurma untuk menambah kesan Mediteran
Si Arsitek ikut selfie
Arsitek Multi Desain
Entrance Masuk
Entrance Masuk
Profil dan Jendela Sudut
Profil dan Jendela Sudut
Tangga putar dengan finishing marmer dan railing besi tempa
Tangga putar dengan finishing marmer dan railing besi tempa
View void dengan lampu gantung yang artistik
View void dengan lampu gantung yang artistik
Dapur dan Kitchen Set
Dapur dan Kitchen Set
Progress 100%. Rumah Mewah Desain Klasik Mediteran
Progress 100%. Rumah Mewah Desain Klasik Mediteran

This luxury home owned by businessman properties in Jambi. With a building area of 1280 m2, this house has 5 bedrooms and 5 bathrooms. Standing on 2500 m2 of land with a front width of 40 m. Mediterranean concept is applied through the many profiles and painted marble pillars around the house, to the use of trees as a crop drawstring front of the house. Its position as home Hook, addressed with the use of a large curved glass in the corner of the stairs.

The main pole in front of the house has a diameter of 1.2 m, making it memorable stately homes and dashing. Drop off to disembark passengers have a width of 6 m, enough for two cars. The inside of the house with a porch was separated by a wall. Each dimentions scale in this house are calculated based on Feng Shui, the last digit must be a remainder of 1 or 2 which symbolizes birth and life. For example, as the main stairs totaling 27 steps. If the remaining 27 divided by 5 step 2. Likewise, there are two front porch and back porch step No 6. A circular staircase width of 2 meters is entirely made of granite imported. While the floor of the house including the bathroom using granite 80×80 to be easy to maintain.

MULTIDESAIN_ARSITEK – WA: 0811-3057-880