Tag Archives: desain aula

Gedung Maryam PP Walisongo Ngabar

Luas bangunan : 845 m2
Lokasi : Pondok Pesantren Walisongo Ngabar Putri Ponorogo
Tahun 2022

Bangunan ini menampilkan desain arsitektur yang simetris dan monumental, memadukan estetika modern yang bersih dengan elemen dekoratif Islam tradisional. Fokus utamanya adalah pada pengulangan pola dan harmoni antara bentuk geometris dan warna yang cerah, menciptakan identitas visual yang unik.

Poin-Poin Utama Konsep:
1. Simetri dan Pengulangan yang Monumental: Desain fasad mengutamakan simetri yang sempurna dengan tujuh modul arsitektur yang berulang. Pengulangan ini menciptakan kesan teratur, stabil, dan agung. Pilar-pilar vertikal yang kokoh membingkai setiap modul, menekankan ketinggian dan karakter bangunan.
2. Arsitektur Islam Neo-Klasik: Bangunan ini menggabungkan bentuk lengkungan lancip (pointed arches) yang ikonik pada lantai atas dengan struktur geometris yang lebih modern pada lantai-lantai di bawahnya. Lengkungan ini tidak hanya dekoratif tetapi juga berfungsi untuk memberikan pandangan yang luas dan mengundang cahaya alami ke dalam.
3. Identitas Warna yang Berani: Penggunaan warna hijau limau (lime green) yang cerah dan menonjol pada elemen-elemen struktur utama memberikan karakter yang kuat dan menyegarkan. Warna ini kontras dengan warna putih bersih pada dinding dan pilar, serta warna cokelat alami pada pintu-pintu kayu, menciptakan komposisi visual yang dinamis dan seimbang.

Tampak Depan

4. Cahaya dan Zikir sebagai Elemen Fungsional dan Estetik:
– Cahaya Alami: Penggunaan jendela-jendela besar berbentuk lengkungan lancip di lantai atas dan panel kisi-kisi pada lantai-lantai di bawahnya memastikan masuknya cahaya alami yang maksimal ke dalam bangunan. Ini tidak hanya hemat energi tetapi juga menciptakan suasana yang terang, lapang, dan nyaman bagi pengguna.
– Panel Kisi-Kisi Mashrabiya: Panel kisi-kisi geometris yang rumit (terinspirasi dari mashrabiya) pada balkon dan lantai dasar memberikan privasi, menyaring cahaya matahari yang terik, serta memungkinkan sirkulasi udara alami.
– Pagar dengan Tulisan Zikir: Pagar balkon pada lantai tengah menampilkan detail yang sangat istimewa: bentuk tulisan zikir atau kaligrafi Arab yang dieksekusi dengan font modern yang bersih. Ini bukan sekadar dekorasi, melainkan pengingat spiritual yang menyatu dalam desain.
5. Identitas dan Penamaan yang Jelas: Penulisan nama bangunan “AL – DZIKRA” dengan huruf kapital di bagian paling atas fasad memastikan identitas bangunan dapat dikenali dengan jelas dan monumental dari kejauhan.

Tampak Depan
Tampak Depan
Tampak Samping
Tampak Mata Burung

MULTIDESAIN_ARSITEK CP/WA : 0811-3057-880

smpit al manar jambi

Lokasi : Kota Jambi
Tahun 2018

1. Filosofi Desain
“Pilar Pengetahuan, Cahaya Peradaban”
Gedung ini dirancang dengan filosofi bahwa sekolah bukan sekadar tempat belajar, melainkan sebuah institusi yang membangun peradaban.
-Lengkungan Berulang (Rhythmic Arches): Melambangkan kesinambungan ilmu pengetahuan yang diajarkan secara turun-temurun dan konsistensi dalam menuntut ilmu.
– Arah Vertikal yang Tegas: Menyimbolkan hubungan manusia dengan Sang Pencipta (Hablum Minallah) sebagai fondasi utama pendidikan karakter Islam.

2. Konsep Arsitektur
a. Neo-Islamic Classic & Modern Fusion
Gedung ini menggabungkan kemegahan arsitektur Islam klasik dengan efisiensi bangunan modern bertingkat.
-Fasad Lengkungan (Pointed & Horseshoe Arches): Menjadi identitas visual yang sangat kuat, memberikan karakter sekolah Islam yang autentik dan anggun.
– Ornamen Krawangan (Mashrabiya): Panel ukiran geometri Islam pada pilar utama berfungsi sebagai elemen estetika sekaligus penegas identitas bangunan religius.

View Mata Burung

b. Arsitektur Tropis dan Fungsional
Desain ini sangat adaptif terhadap iklim tropis Indonesia.
– Koridor Terbuka (Veranda & Shaded Walkways): Setiap lantai dilengkapi dengan koridor lebar yang berfungsi sebagai penahan radiasi matahari langsung ke ruang kelas, sekaligus ruang interaksi sosial antar siswa.
– Ventilasi dan Pencahayaan Alami: Bukaan lengkungan yang masif memastikan udara mengalir bebas dan cahaya matahari masuk secara tidak langsung, menciptakan ruang kelas yang sejuk dan hemat energi.
c. Psikologi Warna yang Hangat dan Mengundang
Palet Warna Earth Tone (Kuning Mustard, Krem, Putih): Memancarkan energi positif, keceriaan khas dunia pendidikan, serta kehangatan yang membuat siswa merasa nyaman layaknya di rumah sendiri.

Desain Gedung Kelas
Desain Gedung Kelas
Masjid dan Aula
Masjid dan Aula
Selasar Kelas
Ruang Kelas
Mihrab Masjid

MULTIDESAIN_ARSITEK – WA: 0811-3057-880

Gedung Aula Putri PP Walisongo Ponorogo

Lokasi : Pondok Pesantren Walisongo Ngabar Ponorogo
Luas Bangunan : 600 m2
Tahun Pekerjaan : 2016

A. Filosofi Bangunan
1. Keabadian dan Warisan (Timelessness & Heritage): Penggunaan pilar-pilar masif (order Korintus) dan pedimen (segitiga di atas pilar) adalah simbol kuat dari arsitektur klasik (seperti di Roma dan Yunani kuno). Hal ini menunjukkan keinginan agar bangunan ini tidak lekang dimakan waktu, memancarkan aura keabadian, dan menghargai nilai-nilai warisan sejarah yang agung.
2. Keberhasilan dan Prestise (Success & Prestige): Skala bangunan yang masif, tinggi, dan ornamen yang rumit melambangkan pencapaian dan status sosial pemiliknya. Pencahayaan emas yang hangat mempertegas kesan kemewahan dan kesuksesan yang ingin ditampilkan kepada publik.
3. Cahaya dan Pencerahan (Light & Enlightenment): Kubah kuning menyala di puncaknya bukan sekadar penutup atap, tetapi simbol ‘Mahkota’ atau ‘Puncak Pencerahan’. Ini menunjukkan aspirasi pemilik untuk mencapai tingkat pemahaman atau pencapaian tertinggi, baik secara spiritual maupun material.

Kaca Jendela yang menerus ke atas dan menghadap Timur ini berfungsi memaksimalkan pencahayaan siang hari

B. Konsep Bangunan
1. Neo-Klasik yang Megah (Grand Neo-Classical): Ini adalah konsep utama. Bangunan ini mengambil elemen-elemen klasik (pilar, pedimen, kubah) tetapi diterapkan pada konteks hunian atau gedung modern yang besar. Gaya ini menciptakan kesan formal, simetris, dan ‘berkuasa’.
2. Integrasi Kehidupan Mewah Modern (Integration of Modern Luxury):
– Elemen Hunian: Atap genteng merah yang terlihat di samping pilar menunjukkan bahwa ini adalah bangunan fungsional (kemungkinan hunian mewah atau kantor) dan bukan sekadar monumen atau museum.
– Kenyamanan Modern: Kehadiran mobil mewah (sedan perak) yang terparkir di depan, taman yang tertata rapi, dan pencahayaan eksterior yang canggih menunjukkan konsep kehidupan modern yang berkelas tinggi.
3. Konsep ‘Sintesis Langit dan Bumi’ (Celestial-Terrestrial Synthesis):
– Langit: Latar belakang langit malam berbintang yang sangat dramatis dan luas adalah elemen konsep yang kuat. Ini menghubungkan kemegahan buatan manusia (bangunan) dengan kemegahan alam semesta (kosmos).
– Bumi: Taman di bagian depan dengan tanaman hijau dan bunga-bunga berwarna-warni menjaga bangunan agar tetap membumi, memberikan sentuhan kehangatan alam yang kontras dengan formalitas batu bangunan.

Perspektif Tampak Depan. Aula dengan Gaya Klasik Timur Tengah
View Mata Burung

MULTIDESAIN_ARSITEK – WA: 0811-3057-880