Tag Archives: masjid minimalis

Masjid Al Ma’Arif Sulawesi Selatan

Luas bangunan : 327 m2
Lokasi : Sulawesi Selatan
Tahun 2021

1. Filosofi Warna: Earthly Devotion
Penggunaan warna terakota/cokelat bumi yang dominan menciptakan kesan hangat, membumi, dan kokoh. Warna ini melambangkan kerendahan hati manusia di hadapan Sang Pencipta, sekaligus memberikan kontras yang elegan dengan aksen putih bersih yang melambangkan kesucian.
2. Fasad Grand Entrance: Pintu Menuju Cahaya
Elemen utama bangunan ini adalah portal raksasa di bagian tengah yang menonjol ke depan:
– Lengkung Multi-Layer: Bentuk lengkungan khas bangunan Timur Tengah yang dimodifikasi menjadi lebih kaku dan modern, memberikan kesan berlapis (layering) yang dinamis.
– Panel GRC: Penggunaan Kerawang GRC bermotif islami memberikan tekstur pada bangunan sekaligus berfungsi sebagai lubang cahaya dan ventilasi alami.
3. Simbolisme Kaligrafi Fokus
Penempatan lafaz “Allah” tepat di tengah fasad bukan sekadar estetika, melainkan sebagai pengingat utama (reminder) bagi setiap orang yang datang bahwa pusat dari segala aktivitas di rumah Tahfidz ini adalah untuk mengabdi kepada-Nya.

Tampak Depan

4. Mahkota Bangunan: Kubah Geometris
Berbeda dengan kubah polos pada umumnya, desain ini menggunakan tiga kubah dengan pola mozaik geometris.
– Kubah Utama & Pendamping: Menciptakan hierarki visual yang seimbang.
– Pola Mozaik: Memberikan sentuhan artistik yang kuat tanpa terlihat berlebihan, mencerminkan kerumitan sekaligus keindahan ayat-ayat Al-Qur’an yang dipelajari di dalamnya.

Tampak Depan
Tampak Mata Burung

MULTIDESAIN_ARSITEK CP/WA : 0811-3057-880

Masjid Samsul Huda Kota Madiun

Luas bangunan : 797 m2
Lokasi : Kota Madiun
Tahun 2020

1. Filosofi Fasad: The Rhythm of Worship
Elemen paling menonjol pada bangunan ini adalah deretan archway (lengkungan) tinggi yang berulang.
– Simbolisme: Repetisi lengkungan ini melambangkan keteraturan dalam ibadah dan barisan shaf yang rapi.
– Estetika: Bentuk lengkung yang ramping memberikan kesan bangunan yang “tumbuh” ke atas (vertikalitas), menciptakan kemegahan visual meskipun berdiri di lahan yang terbatas.
2. Ornamen Geometris Berlapis (Layered Pattern)
Bangunan ini menggunakan detail dekoratif yang kaya namun tetap terlihat bersih:
– GRC Cut-Out: Panel bermotif bintang segi delapan (Islamic star) pada area balkon berfungsi sebagai penghalau silau matahari sekaligus menciptakan permainan bayangan yang artistik di selasar.
– Aksen Emas/Kuning: Penempatan ornamen kecil berwarna emas di antara tiang memberikan sentuhan mewah dan menjadi titik perhatian (accent point) yang elegan.

Tampak Depan

3. Menara Kembar dan Kubah Simetris
Penggunaan dua menara rendah di sisi kanan dan kiri yang menyatu dengan badan bangunan menciptakan keseimbangan simetris.
– Kubah Mozaik: Kubah dengan pola garis cokelat diagonal memberikan karakter modern dan dinamis, menjauh dari kesan kubah polos tradisional.
– Hierarki Visual: Menara ini membingkai tulisan nama masjid di tengah, memastikan identitas bangunan terbaca dengan jelas dari kejauhan.
4. Palet Warna: Desert Sand & Earthy Tones
Warna-warna yang dipilih diambil dari elemen alam Timur Tengah:
– Krem dan Cokelat Muda: Memberikan kesan hangat, tenang, dan abadi (timeless).
– Batu Alam: Penggunaan tekstur batu pada pilar utama menambah kesan kokoh dan menyatu dengan lingkungan sekitar.

Tampak Depan

5. Sirkulasi Udara dan Pencahayaan Alami
Desain balkon terbuka di lantai dua dan koridor yang lebar di lantai dasar memastikan:
– Ventilasi Alami: Udara dapat mengalir bebas ke dalam ruang utama, menjaga suhu tetap sejuk tanpa ketergantungan penuh pada pendingin ruangan.
– Interaksi Sosial: Ruang selasar yang luas memungkinkan jamaah untuk berinteraksi dengan nyaman sebelum atau sesudah waktu shalat.

Tampak Mata Burung

MULTIDESAIN_ARSITEK – WA: 0811-3057-880

Masjid Baitussy Syafaah Madiun

Luas bangunan : 698 m2
Lokasi : Madiun
Tahun 2020

1. Filosofi Warna: Freshness and Spirituality
Penggunaan warna Turquoise (Hijau Toska) yang dominan memberikan kesan yang menyegarkan, modern, dan menenangkan. Warna ini melambangkan kejernihan pikiran dan kedamaian spiritual, membedakannya dari masjid tradisional namun tetap mempertahankan nilai-nilai religius.
2. Fasad Multi-Layered Arches
Elemen utama bangunan ini adalah permainan lengkungan berlapis (nested arches) yang tegas:
– Frame Putih Kontras: Bingkai putih pada setiap lengkungan memberikan garis batas yang bersih dan menonjolkan bentuk arsitektur.
– Ornamen GRC Filigree: Panel dekoratif putih dengan motif geometris yang halus memberikan tekstur yang kaya dan berfungsi sebagai elemen peneduh yang artistik.
3. Komposisi Kubah: Diamond Pattern
Bangunan ini memiliki tiga kubah (satu utama dan dua pendamping) dengan detail pola belah ketupat/mozaik:
– Aksen biru & Putih: Pola pada kubah memberikan karakter yang dinamis dan memastikan kubah tetap menjadi titik fokus bangunan.
– Menara Integrasi: Menara rendah di sisi kanan dan kiri yang menyatu dengan badan bangunan memberikan kesan kokoh dan simetris.

Tampak Depan

4. Materialitas: Modern Meets Natural
Fasad bagian tengah menggunakan pelapis batu alam (Travertine/Sandstone) berwarna krem hangat:
– Kontras Tekstur: Tekstur alami batu alam menyeimbangkan warna toska yang solid, memberikan kesan bangunan yang mewah namun tetap membumi.
– Logo Kaligrafi: Penempatan elemen kaligrafi modern tepat di tengah portal utama menegaskan fungsi bangunan sebagai rumah ibadah.
5. Konektivitas Bangunan: The Auxiliary Wing
Adanya bangunan sayap (asrama atau ruang kantor) yang terpisah namun memiliki gaya desain yang selaras (menggunakan motif lengkung dan warna yang sama) menciptakan satu kesatuan kompleks islami yang harmonis. Desain ini memungkinkan pembagian fungsi ruang yang jelas antara area ibadah utama dan area pendukung.

Tampak Samping
Tampak Mata Burung

MULTIDESAIN_ARSITEK – WA: 0811-3057-880